Tingkat inflasi datanya dari BPS, Pak. Tidak terkait dengan SBI.
Mengenai patokan tingkat suku bunga, ada BI Rate. Selain itu, pemerintah
khan ada nerbitin obligasi pemerintah seperti SUN, ORI, dll.

SBI itu hanya bikin perbankan nasional jadi malas nyalurkan kredit ke sektor
riil. Belum lagi kalau institusi asing yg beli SBI, maka BI kasih makan duit
orang asing, sementara duit yg ditanamkan ke SBI itu bukan duit mutar
seperti kalau ditaruh di SUN atau ORI. Duit di SBI itu duit mati yg tidak
produktif yg hanya ditaruh di BI saja, ngga ada fungsinya.

Tujuan SBI itu awalnya adalah untuk mengurangi jumlah uang beredar untuk
temporer. Tapi bertahun2 belakangan ini malah jadi permanen. Dampaknya, duit
beredar M0 jadi nambah terus karena bunga SBI harus dibayar oleh BI.

Sudah lebih dari 5 tahun saya komplain terus dengan kebijakan SBI ini.
Tahun2 belakangan ini mulai ada yang bersuara sama dengan saya terkait SBI.

jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu

2010/9/6 RonaLd. W <[email protected]>

>
>
> Kalo SBI dihapuskan. Yang menjadi patokan tingkat inflasi suatu negara. dan
> interest orang menyimpang uang jadi tidak ada dongk ya??!
>
> Sent from BlackBerry® on 3
> ------------------------------
> *From: * Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Mon, 6 Sep 2010 10:57:15 +0700
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *Re: [saham] Fw: [StockForex] BI Naikkan Rasio Cadangan
> Perbankan
>
>
>
> Saya termasuk salah satu yg sering teriak agar SBI dihapuskan saja karena
> hanya membuat inflasi makin tinggi akibat duit beredar makin banyak karena
> BI harus bayarin bunga.
>
> Sebagai alternatif solusinya, saya sering ngomong dan kasih saran untuk
> menekan laju inflasi, gunakanlah cara lain yaitu dengan menaikkan reserve
> requirement atau bahasa Indonesianya GWM (Giro Wajib Minimum).
>
> Syukurlah, akhirnya BI mau mendengarkan saran ini dengan menaikkan GWM dan
> bukan BI Rate.
> Mengenai SBI, saya tetap menyarankan BI untuk menghapuskan SBI saja.
> Instrumen ini hanya cocok untuk hal2 yg sifatnya butuh penanganan jangka
> pendek dan tidak cocok untuk jadi kebijakan permanen dengan terus
> menerbitkan SBI yang bagi saya justru malah menjadi salah satu faktor
> penyebab inflasi yang belakangan sulit terkendali (sehingga BI sempat
> berwacana untuk mengeluarkan kebijakan redenominasi rupiah).
>
> catatan:
> Beberapa waktu yang lalu, disalah satu milis saya sempat ngobrol panjang
> lebar terkait pemikiran ini selain saya terus bicara hal yang sama selama
> beberapa tahun belakangan ini.
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>
> 2010/9/5 ari alex ari <[email protected]>
>
>>
>>
>> Ibarat  orang disuruh lari (salurin kredit) tapi kakinya diikat (sebagian
>> dananya dialokasikan ke Cadangan/GWM)...
>>
>> --- On *Sun, 5/9/10, RonaLd. W <[email protected]>* wrote:
>>
>>
>> From: RonaLd. W <[email protected]>
>> Subject: [saham] Fw: [StockForex] BI Naikkan Rasio Cadangan Perbankan
>> To: [email protected]
>> Date: Sunday, 5 September, 2010, 10:38 PM
>>
>>
>> ...
>> .
>>
>> Sent from BlackBerry® on 3
>>
>> -----Original Message-----
>> From: MeLinda MeLisa 
>> <[email protected]<http://sg.mc760.mail.yahoo.com/mc/[email protected]>
>> >
>> Sender: 
>> [email protected]<http://sg.mc760.mail.yahoo.com/mc/[email protected]>
>> Date: Sun, 5 Sep 2010 23:25:46
>> To: 
>> StockForex<[email protected]<http://sg.mc760.mail.yahoo.com/mc/[email protected]>
>> >
>> Reply-To: 
>> [email protected]<http://sg.mc760.mail.yahoo.com/mc/[email protected]>
>> Subject: [StockForex] BI Naikkan Rasio Cadangan Perbankan
>>
>> BI Naikkan Rasio Cadangan Perbankan
>>
>> Bank Indonesia perintahkan bank untuk menyisihkan dana lebih banyak
>> sebagai cadangan seiring naiknya inflasi ke level tinggi 16 bulan.
>>
>> Perbankan harus menaikkan alokasi dana cadangannya menjadi 8% dari
>> total tabungan; ini lebih tinggi dari persyaratan sebelumnya yang
>> hanya sebesar 5%.
>>
>> Kebijakan ini diharapkan dapat menyerap kelebihan likuiditas sebanyak
>> 50 triliun rupiah, menurut pernyataan Bank Indonesia. Gubernur BI
>> Darmin Nasution dan koleganya juga kembali menahan suku bunga di level
>> 6.5%.
>>
>> “Bank sentral cukup khawatir dengan kelebihan likuiditas yang dimiliki
>> perbankan komersil; yang jika dibiarkan dapat menambah tekanan
>> inflasi,” papar Robert Prior-Wandesforde, ekonom Credit Suisse. “Bank
>> Indonesia sepertinya mengambil sikap wait and see untuk melihat reaksi
>> perbankan dahulu sebelum memutuskan untuk menaikkan suku bunga.”
>>
>> Sumber: http://intermoney.org
>>
>>
>> ------------------------------------
>>
>> ## StockForex ##
>> _________________
>> ::Forum:: All about Forex and Stock Trading ; all currency pairs.
>> All Major World Indices, Asian Stock Index. and Individual/single stock.
>> We're not goin' anywhere
>> Well, it's all right here. Enjoy it !! :)
>> _________________
>> http://finance.groups.yahoo.com/group/StockForex
>> Yahoo! Groups Links
>>
>>
>>
>>
>>
>> ------------------------------------
>>
>> Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.
>>
>> SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN
>> MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL
>> EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK
>> INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL.
>>
>> [email protected]<http://sg.mc760.mail.yahoo.com/mc/[email protected]>untuk
>>  berhenti dari milis saham
>> [email protected]<http://sg.mc760.mail.yahoo.com/mc/[email protected]>untuk
>>  bergabung ke milis saham
>> Yahoo! Groups Links
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>
>
> 
>

Kirim email ke