Mas positif,
mau beli apa mau jualan ? Kok kayaknya dari kemaren gencar banget ngasih
berita negatif

2010/10/22 positif01 <[email protected]>

>
>
> Di tengah pandangan yang bersumber pada "wahyu" dan "wangsit", satu-satunya
> valuasi resmi mengenai yang ada dan yang dikeluarkan oleh lembaga yang
> berkompeten hanyalah valuasi PEFINDO. Valuasi yang didasarkan kepada
> pendekatan dan kalkulasi yang berbasis ilmiah dan dapat
> dipertanggungjawabkan ini bersumber kepada data keuangan terakhir pada
> kuartal 2. INGAT, laporan keuangan kuartal 3 belum keluar, dan indikasi atas
> kondisi emiten serta makro ekonomi tidak menunjukkan ada perubahan
> fundamental yang luar biasa. View/outlook intact, alias 100% valid.
>
> Apa kata PEFINDO pada rilis valuasi 1 Sept ? silakan download di (
> http://new.pefindo.com/files/2010-09-01-jprs-01-id.pdf)
>
> "-Dengan menggunakan metode DCF dan asumsi tingkat diskonto 16,54% adalah
> sebesar Rp 360 - Rp 400 per saham.
> -Dengan menggunakan metode GCM method (PBV 1,24x and P/E 5,52X) adalah
> sebesar Rp 515 - Rp 570 per saham.
>
> Untuk mendapatkan nilai yang mewakili kedua indikasi nilai tersebut
> dilakukan rekonsiliasi dengan dilakukan pembobotan terhadap kedua metode
> tersebut sebesar 70% untuk DCF dan 30%untuk metode GCM.
> Berdasarkan hasil perhitungan diatas maka Estimasi Target harga referensi
> saham untuk 12 bulan adalah Rp Rp 405 - Rp 450 per lembar saham"
>
> Kenapa hanya PEFINDO yang baru merilis valuasi, bagaimana dengan
> broker-broker asing misalnya? Jawabnya, TIDAK penting bagi asing. Kenapa?
> Karena YTD, dari awal tahun sampai 21 Oktober, asing hanya mengakumulasi
> sebanyak 3.149.500 lot atau dengan harga rata-rata JPRS pada MA50=Rp480 maka
> nilai akumulasi asing dari awal tahun sampai sekarang hanya Rp1.511.760.000
> atau 1,5 milyar saja. Silakan lihat bagaimana asing menyikapi euforia publik
> atas JPRS 3 hari terakhir? NONE.
>
> Anda masuk pada harga 700, 800, 900, 1000 dan keep stock chasing karena
> yakin akan ke 1.500...banyak-banyaklah berdoa....satu lagi jangan lupa
> banyak makan juga makan sayur, seperti kata Menkes kita.
>
> Be smart bull or slick bear, don't be slaughtered pig! (Gordon Gekko).
>
> "+"
>
>
>  
>



-- 
David N. Oktavian

Kirim email ke