Mohon info, JPRS Rp 405 - 450, apakah bisa beli di PEFINDO? Atau bisa pesan / 
beli dimana? Atau tahun / bulan kapan baru bisa beli diharga itu?


  ----- Original Message ----- 
  From: Michael Dajan 
  To: [email protected] 
  Sent: Friday, October 22, 2010 10:02 AM
  Subject: Bls: [saham] JPRS: ini dia valuasi PEFINDO-maks 450 saja (your last 
call!)


    
        Bung Positif,

        Thx ya utk berita negatifnya :)..milis tidak hanya mampu pengumpulkan 
massa tapi bisa menggerakkan massa..apalgi yg ikutx2an :). Tapi lebih gentle 
lagi jika berani menampilkan nama asli

        Mike

        --- Pada Jum, 22/10/10, positif01 <[email protected]> menulis:


          Dari: positif01 <[email protected]>
          Judul: [saham] JPRS: ini dia valuasi PEFINDO-maks 450 saja (your last 
call!)
          Kepada: 
          Tanggal: Jumat, 22 Oktober, 2010, 9:19 AM


            
          Di tengah pandangan yang bersumber pada "wahyu" dan "wangsit", 
satu-satunya valuasi resmi mengenai JPRS yang ada dan yang dikeluarkan oleh 
lembaga yang berkompeten hanyalah valuasi PEFINDO. Valuasi yang didasarkan 
kepada pendekatan dan kalkulasi yang berbasis ilmiah dan dapat 
dipertanggungjawabkan ini bersumber kepada data keuangan terakhir pada kuartal 
2. INGAT, laporan keuangan kuartal 3 belum keluar, dan indikasi atas kondisi 
emiten serta makro ekonomi tidak menunjukkan ada perubahan fundamental yang 
luar biasa. View/outlook intact, alias 100% valid.
           
          Apa kata PEFINDO pada rilis valuasi 1 Sept ? silakan download di 
(http://new.pefindo.com/files/2010-09-01-jprs-01-id.pdf)
           
          "-Dengan menggunakan metode DCF dan asumsi tingkat diskonto 16,54% 
adalah sebesar Rp 360 - Rp 400 per saham.
          -Dengan menggunakan metode GCM method (PBV 1,24x and P/E 5,52X) 
adalah sebesar Rp 515 - Rp 570 per saham.
           
          Untuk mendapatkan nilai yang mewakili kedua indikasi nilai tersebut 
dilakukan rekonsiliasi dengan dilakukan pembobotan terhadap kedua metode 
tersebut sebesar 70% untuk DCF dan 30%untuk metode GCM.
          Berdasarkan hasil perhitungan diatas maka Estimasi Target harga 
referensi saham untuk 12 bulan adalah Rp Rp 405 - Rp 450 per lembar saham"
           
          Kenapa hanya PEFINDO yang baru merilis valuasi, bagaimana dengan 
broker-broker asing misalnya? Jawabnya, TIDAK penting bagi asing. Kenapa? 
Karena YTD, dari awal tahun sampai 21 Oktober, asing hanya mengakumulasi 
sebanyak 3.149.500 lot atau dengan harga rata-rata JPRS pada MA50=Rp480 maka 
nilai akumulasi asing dari awal tahun sampai sekarang hanya Rp1.511.760.000 
atau 1,5 milyar saja. Silakan lihat bagaimana asing menyikapi euforia publik 
atas JPRS 3 hari terakhir? NONE.
           
          Anda masuk pada harga 700, 800, 900, 1000 dan keep stock chasing 
karena yakin akan ke 1.500...banyak-banyaklah berdoa....satu lagi jangan lupa 
banyak makan sayur, seperti kata Menkes kita.
           
          Be smart bull or slick bear, don't be slaughtered pig! (Gordon Gekko).
           
          "+" 
       



  

Kirim email ke