INILAH.COM, Jakarta - Penetapan harga saham perdana PT Krakatau Steel (KS) di level Rp850 per saham menuai pro-kontra. Ada yang menilai wajar tapi ada juga yang mengkritiknya obral saham pemerintah.
Usman Hidayat, pengamat pasar modal dari Indef mengatakan, jika Initial Public Offering (IPO) PT Krakatau Steel (KS) mengikuti prosedur Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) tidak bisa serampangan menilai apakah harga saham tersebut terlalu murah (undervalue) atau mahal (overvalue). Apalagi, jika menggunakan underwriter (perusahaan penjamin pelaksana emisi) yang kredibel, independen dan tidak terafiliasi dengan emiten atau pihak-pihak tertentu yang memiliki kekuasaan. http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/924852/harga-ipo-krakatau-steel-terlalu-murah
