IMHO Benang merah nya adalah trading saham IPO yang sudah ada chart nya ya bang IAN?
Coba kita lihat chart nya BUVA, MYRX, NIKL, BJBR................., lebih nyaman belanja saat chartnya sudah terbentuk. Kalau bergantung dari nama besar seperti ASII UNVR INDF rada ngeri juga lihat intraday nya. Kalau biasa berdagang mingguan ............kita bikin ratio dari range 3*(hi-lo)/ harga diperoleh hasil cukup tinggi, > 8 % yang berarti uang investasi kita akan berfluktuasi >8. Kalau berdagang bulanan maka lebih ngeri lagi karena jarak nya dengan EMA 20 cukup jauh. Jadi untuk apa terpaku pada nama besar yang agak-agak genit goyang intraday nya. Di tahun 2011 rumor nya akan ada 60 saham IPO, kalau tak dapat IPO kan lebih aman tunggu chartnya tergambar manis. IHSG juga akan terdorong naik oleh pergerakan 60 saham tersebut. Begitukah? CMIIW salam cuan murit_baru --- In [email protected], Irwan Ariston Napitupulu <irwanaris...@...> wrote: > > Ketimbang keburu heboh, saya kasih tahu saja trik nya bagaimana supaya > dipenuhi permintaan IPO saham apapun. Caranya adalah jumlah permintaan > 0 lot alias tidak usah pesan sama sekali. Maka permintaan yang seperti > itu akan dipenuhi semuanya alias ya tidak dapat saham sama sekali :) > > Saya memang sudah 20 tahun tidak pernah lagi membeli saham IPO. Saham > IPO terakhir yang pernah saya beli adalah saham INCO dengan harga IPO > 9800, dan listing tanggal 16 Mei 1990. Waktu masih masa penawaran, > hebohnya minta ampun. Karenanya saya beli banyak waktu itu. Karena > memang saat itu sering kali saham2 IPO, hari pertama listing suka naik > berpuluh persen atau bahkan lebih dari 100%. Hari pertama listing INCO > saat itu, malah turun dan bukannya naik. Saya lupa saya jual berapa, > kalau tidak salah sekitar 9400-9600. Seingat saya, langsung jual > setelah hari pertama ternyata tidak naik. > > Sejak itu, saya tidak pernah lagi main saham IPO. Dasar pemikirannya > sederhana saja. Pertama, nunggunya lama, duit mati sekian lama (karena > dulu tidak ada namanya book building). Kalau sekarang alasan tidak mau > ikutan beli IPO walau banyak ditawarin, karena alasan di atas, lalu > juga pada saat tanggal listing, belum ketahuan situasi bursa masih > akan bearish atau bullish. Selain itu, saham IPO belum ada chart nya, > sementara andalan saya trading utamanya pakai chart. Bagi saya, main > saham IPO seperti main di gelapan, tidak memiliki kontrol seperti di > saham secondary (yg sudah listing). Ditambah lagi seringnya, kalau > sahamnya mau naik, penjatahannya sedikit sekali dapatnya. Tapi kalau > dapat banyak, malah cenderung turun sahamnya pas listing. Serba repot > dan nyusahin :) > > Kira2 itu alasan saya tidak pernah mau lagi main saham IPO selama 20 > tahun ini. Sehingga setiap ada IPO saham apapun maka hal tersebut > selalu terpenuhi semuanya alias 100% terpenuhi :) > > jabat erat, > Irwan Ariston Napitupulu ------------------------------------ Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. [email protected] untuk berhenti dari milis saham [email protected] untuk bergabung ke milis saham Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
