Panjang lebar penjelasan Bang Ian, stop polemik KS,Utk kemajuan pasar modal 
kita.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: "Irwan Ariston Napitupulu" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Wed, 17 Nov 2010 04:49:47 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: Re[2]: [saham] LAGI LAGI KRAS


Menurut saya, aturan yg ada kalau dijalankan dengan baik dan benar, itu sudah 
tepat. Justru kalau bertindak diluar aturan, itu yg kurang tepat apalagi bila 
tidak memiliki otoritas untuk itu.

Bapepam tentu tidak boleh mencampuri urusan yg menjadi bagian underwritter. 
Karena resiko dari underwriter bukan bapepam yg tanggung tapi underwriter itu 
sendiri.

Menjadi underwriter itu tidak mudah Pak. Itu sebabnya mereka mendahulukan prime 
customer mereka katimbang yang petualang dalam arti sesekali saja ikutan IPO.

Para fund manager reksadana itu kalau pesan beli cenderung komit, karena mereka 
memilki dana. Juga institusi seperti dapen. Mereka2 itu sepertinya yg jadi 
prime customer bagi underwriter.

Ada yg mengatakan bahwa kalau investor berkualitas, mengapa baru satu atau dua 
hari koq take profit di pasar sekunder?

Saya tersenyum saja membaca atau mendengar di media atas pertanyaan itu. Justru 
menurut saya investor berkualitas akan menjual portonya yg baru beberapa hari 
sudah menghasilkan gain sekitar 50% ata bahkan lebih.

Mungkin justru yg perlu diselidiki, siapa yg borong di pasar sekunder untuk 
angkat harga KRAS sampai hampir dua kali AR? Apakah ada maksud2 tertentu 
memanfaatkan situasi agar permasalahan KS semakin kisruh? Ini yg perlu juga 
diperhatikan. 

Kalau mau dicek siapa yg mengangkat saham KS dua hari pertama saat listing, 
sebenarnya bisa koq. Bisa di trace sumber dananya siapa. Nanti khan akan 
ketahuan apakah ada motif politik atau tidak yg coba angkat saham KRAS. Cuma 
khan kalau sembarangan main bongkar seperti itu, malah jadi tidak bagus untuk 
pasar modal. Tapi kalau kasus ini ada yg coba dikembangkan lebih jauh, ya 
menurut saya sekalian saja dibongkar siapa yg beli dua hari pertama, dan dicek 
sumber aliran dananya oleh PPATK, toh nanti akan ketahuan aliran dananya akan 
mengarah ke siapa, dan bisa dilihat dan diduga motif politiknya apa untuk buat 
keksruhan ini.

Tapi, apa memang perlu untu sejauh itu? Saya rasa tidak. Jauh lebih baik kita 
berbenah diri saja untuk kedepannya karena kiyta tidak ingin investor jadi pada 
lari dari bursa karena kekisruhan ini. Sudah ada sinyalemen investor akan 
hengkang dari bursa bila kekisruhan ini terus disulut dan meningkat 
eskalasinya. Dan apesnya, memang ada pihak2 yg dari awal tdk suka dengan 
keberadaan pasar modal di Indonesia sehingga mereka itu terus berusaha 
memanfaatkan peluang yg ada.

Saya mencermati langkah2 pihak2 tersebut. Sayangnya beberapa kawan saya yg di 
saham mungkin tidak menyadari kalau mereka sedang dimanfaatkan oleh pihak 
tersebut. Apa boleh buat, setiap orang boleh memilih jalannya masing2. Saya 
tetap memilih jalan memajukan pasar modal Indonesia.

jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu

Sent from my BlackBerry®


-----Original Message-----
From: Oguds <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Wed, 17 Nov 2010 10:33:59 
To: Irwan Ariston Napitupulu<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re[2]: [saham] LAGI LAGI KRAS

Wednesday, November 17, 2010, 9:38:07 AM, you wrote:

IAN> Kalau di bookbuilding saja tidak terlihat minat beli, bagaimana
IAN> underwitter bisa tahu? :) Mereka, underwritter, tidak akan

Ini juga menjadi salah satu isu di acara Metro TV itu, proses
bookbuilding tidak optimal. Mengapa investor2 potensial tidak
terjaring dengan baik? Tidak hanya KRAS, juga BUMN/BUMD lain seperti
BBTN dan BJBR. Negara dan rakyat (secara umum) yg pada akhirnya
dirugikan. Perusahaan2 itu pada dasarnya aset negara.

Bapepam juga jangan lepas tangan, bahwa dari proses yg sekarang
berjalan, kenyataannya IPO tidak menjaring dana secara optimal. Bukan
melempar tangan semata2 pada underwriter. Lihat juga kesengajaan
melepas AR kanan 2x dari biasanya. Bapepam turut andil dalam merusak
harga wajar suatu saham. Harusnya ini bisa dijerat di pengadilan.

Saya pribadi melihat dari KRAS ini, tujuan (proses IPO) menjaring
pembeli berkualitas ternyata semakin tidak jelas. Spekulan2 muncul
sejak awal, parahnya investor asing juga bermain. Sebab itu, saya
pernah memberi ide proses IPO ini agar dilakukan secara elektronik.
Semua sekuritas didorong menyediakan fasilitas ini. Proses yg semakin
mudah, akan membuat transparansi kian jelas dan berkualitas.

-- 
Tertanda,
Oguds [960000031]



------------------------------------

Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.

SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. 
SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. 
SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU 
PEMILIK MODAL.

[email protected] untuk berhenti dari milis saham
[email protected] untuk bergabung ke milis saham
Yahoo! Groups Links





------------------------------------

Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.

SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. 
SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. 
SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU 
PEMILIK MODAL.

[email protected] untuk berhenti dari milis saham
[email protected] untuk bergabung ke milis saham
Yahoo! Groups Links





------------------------------------

Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.

SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. 
SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. 
SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU 
PEMILIK MODAL.

[email protected] untuk berhenti dari milis saham
[email protected] untuk bergabung ke milis saham
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke