Menarik mengikuti manuver Bakrie dan Recapital group pasca-deal 'take-over'
BNBR viz-a-viz Vallar a.k.a Bumi, Plc. to be. Menyambung posting saya
sebelumnya di bawah, agar mencermati bagaimana reaksi/apresiasi
investor/trader lokal Inggris terhadap 'deal news' Vallar, per hari ini dan
as per this posting, supposedly tidak ada lagi 'suspension' (cmiiw), Vallar
dengan kode emiten VAA, tidak ada yang menyentuh alias tidak ada volume
transaksi, baik di London Stock Exchange atau di bursa lain, seperti
Frankfurt. Terakhir Vallar diperdagangkan naik 2.63% tanggal 15 November
dari closoing 12 Nov di LSE. Dan diperdagangkan di Frankfurt terakhir kali
15 November.

Mudah-mudahan salah, salah besar makin bagus demi kemaslahatan yang lain.
Tetapi kalau yang terjadi seperti perkembangan sekarang di London atau
Frankfurt, artinya, mau bursanya dipindahkan ke ujung berung atau luar
angkasa, yang berpotensi jadi 'penderita", investor/trader Indonesia?
...yang menyebabkan penderitaan, investor Indonesia juga? Judulnya kalau
pertandingan bulutangkis All England, disebut All Indonesian finals. Lokasi
pertandingan, Birmingham, UK. Bedanya ini Vallar c.q. Bakrie, di London, UK.
 Mudah-mudahan ini baru awal. Nevertheless, kita doakan saja yang terbaik
untuk semua yang berpartisipasi dan punya vested interest.

'+'

--- On *Thu, 11/18/10, positif01 <[email protected]>* wrote:


From: positif01 <[email protected]>
Subject: [saham] Memandang Vallar - BNBR, BUMI, BRAU
To:
Date: Thursday, November 18, 2010, 9:18 AM



Kesiapan grup Bakrie untuk 'go international' via bendera Vallar, Plc. perlu
diapresiasi. 'Benefit of the doubt' masih pantas diberikan untuk grup ini
terlepas dari gonjang-ganjing aksi korporasi yang menarik bak aksi spionase
dalam pementasan drama intelijen. Jika ada unit usaha Indonesia yang mencoba
bergerak maju tentu patut didukung.

Adapun terkait dengan kepentingan langsung para investor/trader dengan
prospek grup Bakrie, khususnya BNBR, BUMI dan yang terkait BRAU, dalam
hubungannya dengan rencana aksi korporasi terbaru via 'reverse takeover'
Vallar, Plc., sebaiknya asa yang ada, jika masih ada, terhadap grup ini
diprotek dengan kesabaran dan ketekunan untuk mengikuti reaksi pasar
terhadap Vallar. Tidak perlu gebyar uyah, terburu-buru. Ingat Vallar juga
punya massa tersendiri di London Stock Exchange. Akuisisi Vallar ini sendiri
dipersamakan oleh banyak pihak sebagai duplikasi aksi 'mini Xstrata' yang
melebur dengan Glencore. Aksi 'merger' Xstratata ke dalam Glencore yang
termasuk jumbo dalam ukuran pertambangan, diikuti dengan peningkatan harga
saham Xstrata pasca-rilis rencana 'merger' tersebut, dan proses akselarasi
harga ini tidak seketika tetapi bertahap. Oleh karena itu terkait dengan
prospek grup Bakrie, ada baiknya melihat bagaimana harga saham Vallar, Plc
yang diperdagangkan dengan kode VAA di LSE akan diapresiasi oleh pasar
pasca-dibukanya suspensi setelah informasi rencana 'merger' dengan grup
Bakrie.

Satu hal lain yang sudah pasti dan perlu diperhatikan adalah, apa yang
dikatakan oleh Nathaniel Rothschild sendiri, yang dalam hal ini adalah salah
satu pendiri Vallar, Plc.:

“Let’s be under no illusions. The Bakrie family and the family behind
Recapital will be the biggest shareholders of this group. It will be an
Indonesian natural resources champion right on the doorstep of China.”

"Mari kita tidak terjebak dalam ilusi. Keluarga Bakrie dan keluarga di
belakang Recapital akan menjadi pemegang saham terbesar grup ini. Perusahaan
ini akan menjadi juara Indonesia dalam bisnis berbasis sumber daya alam
dengan segmen pasar Cina."

Silakan cerna baik-baik pernyataan itu, dan bagaimana kira-kira pasar di
London Stock Exchange akan bereaksi terhadap Vallar.

"+"

Kirim email ke