BBNI, biarkan mengalir menuju Rp5.650 menyambut dan melepas pesta 'right issue'-nya segera awal Desember nanti, sekaligus mengejar kembali ke 'fair value'-nya yang terdiskon. Masih banyak 'upside room'.
'+' 2010/11/24 Budi Herbudi <[email protected]> > > > om +01...this kind of posting that I need .....at least as my second > opinion..:-) > Diversity in thougt/idea is always better.... > > Ma kasih ya om > > Salam :-) > Bhb > > Sent from my iPhone®3Gs > powered by Telkomsel > > On 24 Nov 2010, at 15:13, positif01 <[email protected]> wrote: > > > > Singkat kata, menindaklanjuti arah pasar dalam beberapa posting terdahulu, > yang perlu dicatat: > -Cina akan mengumumkan inflasi November pada 13 Desember; > -hampir dipastikan Cina akan segera menaikkan tingkat suku bunga ('lending > rate') sebelum akhir Desember. Kedua langkah alternatif, kenaikan GWM > ('reserve requirement') dan kebijakan anti-spekulasi sudah diterapkan; > -Indeks US$ terhadap 6 (enam) global hard currencies (ICE USD index future) > akan segera 'breakout' strong resistance di 80 yang mengisyaratkan > koreksi/konsolidasi komoditas tidak akan berlangsung secepat yang diharapkan > pelaku pasar; > -faktor Portugal dan Spanyol segera akan masuk ke arena sentimen negatif > pasar. > > Oleh karena itu, stabilitas mayoritas pergerakan harga, khususnya komoditas > tidak bisa diharapkan ajeg atau mantap di jalur 'uptrend'-nya. Waspadai > 'false breakout/reversal'. Untuk investasi, selama 'uptrend under pressure' > yang menjurus 'market in correction', tahan pembelian kecuali sangat cermat > dan selektif. Perhatikan sektor yang tidak dipengaruhi faktor eksternal di > atas. Fokus kepada momentum 'corporate action' dan valuasi. Atas dasar itu, > 'it's no brainer' atau tidak perlu njelimet: lihat, antisipasi dan > partisipasi mengingat apa yang sedang dan akan terjadi kepada dua pilihan > akumulasi di masa seret: BBNI + MPPA. Butuh 'second confirmation' cek 'chart > tool' Anda. > > '+' > > >
