BHIT dulu ?

--- Pada Jum, 3/12/10, [email protected] <[email protected]> menulis:

Dari: [email protected] <[email protected]>
Judul: Re: [saham] MEDC: Intrik Trik Bagus untuk Buang Barang, mengapa?
Kepada: [email protected]
Tanggal: Jumat, 3 Desember, 2010, 4:36 AM







 



  


    
      
      
      














Salah satu informan terbaik di milis..

Menurut saya lho...

:)

natiajnap yobSent from my Berryberry®, powered by sinyal kuat kartu 
HORE...!From:  [email protected]
Sender:  [email protected]
Date: Fri, 3 Dec 2010 04:32:17 +0000To: <[email protected]>ReplyTo:  
[email protected]
Subject: Re: [saham] MEDC: Intrik Trik Bagus untuk Buang Barang, mengapa?

 



    
      
      
      












Senang baca analisa and info2 dari "+"

Thank you pak 

Regards
Nyobi81
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSATFrom:  positif01 <[email protected]>
Sender:  [email protected]
Date: Fri, 3 Dec 2010 11:15:22 +0700ReplyTo:  [email protected]
Subject: [saham] MEDC: Intrik Trik Bagus untuk Buang Barang, mengapa?

 



    
      
      
      Tidak bisa tidak, satu-satunya katalis kenaikan MEDC pagi ini karena 
dihembuskannya rumor akan diakuisisi oleh Emirates National Oil Company, UAE.
Well, well, well...trik yang bagus dari sebagian pemegang portofolio 'nyangkut' 
untuk membuang barang.


Let me tell you this as a private equity firm manager. There is no such a 
rumour in the market. Only fool will believe. MEDC is not a sleeping giant, not 
even a giant. It is a paralyzed ant wants to be a giraffe. Untuk apa oil and 
gas company Timur Tengah mengincar aset di lahan yang mengering atau depleted, 
sementara di kandangnya banyak yang masih explorable dan exploitable. Kalau UAE 
company mau akuisisi, mereka bisa ambil prospek diskon British Petroleum (BP) 
di Asia. Subyek akuisisi itu coal/batubara, dan usaha Timur Tengah tidak 
konsentrasi di batubara.


Don't be fooled, but stay cool!
'+'


    
     

    










    
     

    









    
     

    
    


 



  





Kirim email ke