Hahahahaha emang trading saham nya atau kerja di airlines nya ? :d
Emang ada stock airlines company yg bisa untung jangka panjangnya ?

Coba aja cek berapa banyak yg bisa untung kalau invest 5 tahun :d


Sent with Love....:d

-----Original Message-----
From: Trader Bei <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Fri, 25 Feb 2011 20:51:58 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Singa mau jadi singa terbang

Hehehe, anda pikir beli pesawat sama dengan beli motor , Gopekceng aja sudah 
bisa bawa pulang kendaraannya ??? :D

Siapa yg mau biayai kalau perusahaan gak jelas?
Mandala saja , akhirnya kolaps dng leasing aja gak mampu bayar.

Nah , soal kalau soal keuangannya Lion  , ane gak ngerti dah.

Trus yg bikin anda penasaran , ane bantu jawab dah...:
 Sampai puluhan tahun mendatang Low cost airline tetap akan eksis.

Permah dengar Ryan air ? kalau belum di google aja.
ini perusahaan dr tahun 1985 , skrg tahun berapa yah? .
Apakah di Eropa belum maju saat itu atau sekarang ??
http://en.wikipedia.org/wiki/Ryanair

regards

















































--- Pada Jum, 25/2/11, Mie Pangsit <[email protected]> menulis:

Dari: Mie Pangsit <[email protected]>
Judul: Re: [saham] Singa mau jadi singa terbang
Kepada: [email protected]
Tanggal: Jumat, 25 Februari, 2011, 11:05 AM







 



  


    
      
      
      Sekalian hutangnya berkurang karena hibah dari masyarakat. Kecuali kalau 
pasang tarif Jakarta-Medan Rp.150.000,-nett ini baru IPO nya pasti sukses


--- On Fri, 2/25/11, [email protected] <[email protected]> wrote:

From: [email protected] <[email protected]>
Subject: Re: [saham] Singa mau jadi singa
 terbang
To: [email protected]
Date: Friday, February 25, 2011, 10:36 AM















 
 



    
      
      
      












Paling nanti ceonya bilang
Yg penting kami sudah dapat dana utk melunasi boeing kami

Powered by ShortsellFrom:  Jin Tomang <[email protected]>
Sender:  [email protected]
Date: Fri, 25 Feb 2011 17:33:53 +0700To: <[email protected]>ReplyTo:  
[email protected]
Subject: Re: [saham] Singa mau jadi singa terbang

 



    
      
      
      Semua maskapai juga bisa beli pesawat baru mau belinya pakai kredit, cash 
atau sewa. Pilih kredit? Ada Export Credit Agency yang siap berikan kredit 
kepada maskapai dengan rate yang masih di bawah commercial rate. ECA ini juga 
berasal dari negara produsen pesawatnya yg mana juga punya kepentingan untuk 
membantu meningkatkan export produk dalam negeri negara mereka. 

Hal lain yang harus diperhatikan: bagaimana kondisi keuangan Lion ke depannya? 
Apakah penjualan tiket mampu menutupi beban operasional, beban pemeliharaan 
pesawat, dan cicilan pokok beserta bunga atas pesawat2 yang existing maupun yg 
baru dibeli tadi. 


Selain itu pesaing Lion di segmen LCC juga banyak ada maskapai domestik dan 
juga maskapai luar yang tidak bisa dianggap sepele seperti Air Asia yang 
rumornya akan IPO di Thailand dan INDONESIA (sumber: bloomberg).


Belum lagi faktor "image" keselamatan dan kenyamanan GIAA yang statusnya masih 
di atas Lion, sehingga konsumennya tidak hanya ritel, melainkan dari korporat 
dan juga PNS (PNS diwajibkan naik GIAA  untuk perjalanan dinas) :-)


Oh iya ada satu hal lagi yg bikin saya penasaran. Andaikan ekonomi Indonesia di 
masa mendatang makin moncer, bagaimana dengan konsumen maskapai LCC apakah 
masih setia naik LCC atau berpaling ke maskapai dengan pelayanan lebih baik dr 
LCC walaupun dengan tarif yg lebih premium?


JnTmg

On Fri, Feb 25, 2011 at 4:14 PM,  <[email protected]> wrote:








        


























Kalau lion ipo kemungkinan sukses gede. Manajemen bagus. Asing percaya ama 
mereka. Kalau tidak , mana mampu beli Boeing baru segitu banyak... Powered by 
Telkomsel BlackBerry®From:  sahamvalas <[email protected]>
Sender:  [email protected]
Date: Fri, 25 Feb 2011 01:07:14 -0800 (PST)To: <[email protected]>ReplyTo:  
[email protected]
Subject: [saham] Singa mau jadi singa terbang

 



    
      
      
      
akankah jadi korban berikutnya ?
siapa lagi yg MKBDnya tergerus ?
 
 
Indonesian Budget Airline Plans IPO 
 
 
 
JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesian airline Lion Air is to sell around a third of 
the company through an initial public offering in the first half of 2012 to 
raise $1 billion, the company said Friday.
 
“We plan to only sell a 30 percent stake of our company to the public,” Lion 
Air President Director Rusdi Kirana told reporters. He said the proceeds would 
be used to strengthen the company’s capital structure, but he did not elaborate.

 
Meanwhile French Economy Minister Christine Lagarde, who wrapped up a two-day 
visit to Jakarta on Friday, said Lion had exercised an option to buy 15 more 
turboprop passenger aircraft from France-Based manufacturer ATR. Flag carrier 
PT Garuda Indonesia listed earlier this month, raising around 4.7 trillion 
rupiah ($530 million) from selling 6.34 billion shares or 28% of its total 
equity, to the public.

 
 
Garuda posted a net profit of more than $100 million in 2009 and was named the 
world’s most improved carrier last year by London-based research company 
Skytrax. But analysts said its listing price of 750 rupiah was too high and the 
stock did not have a happy debut, retreating more than 17 percent on the first 
day. It closed Thursday at 520 rupiah amid concerns over rising oil prices.

 
Even so analysts expect the aviation industry to profit from sustained economic 
growth in Indonesia, a massive archipelago of 240 million people with a 
burgeoning middle class. New rules coming into effect next year that will 
require all commercial airlines to have a minimum of 10 aircraft, five of which 
must be owned, are expected to suit larger, established players like Lion and 
Garuda.

 
http://english.kompas.com/read/2011/02/25/15460398/Indonesian.Budget.Airline.Plans.IPO



      

    
     

    










    
    


















    
     

    










    
     



 








      

    
     

    
    


 



  






Kirim email ke