Duh.. cek finance.yahoo.com Masa bang IAN ditanyain kaya gituan Tinggal browsing sendiri aja Kalau pake OLT juga tinggal masukin tgl ntar di chart tinggal liat harganya Sent from my BlackBerry®
-----Original Message----- From: [email protected] Sender: [email protected] Date: Fri, 1 Apr 2011 15:29:06 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] Mana Lebih Beresiko? Bang ian,minta info donk,berapa harga asii thn 1997, dan harga asii di thn 2007,sama2 1tahun sebelum krisis,jadi supaya punya gambaran yg lebih jelas •⌣˚Ʈ♓ªƞƘ ♧ ƔoƱ˚⌣• Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -----Original Message----- From: Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Fri, 1 Apr 2011 01:14:32 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] Mana Lebih Beresiko? Ok, tidak apa punya jawaban seperti itu. Hanya saja yang ingin saya tanyakan, apakah anda sudah mencoba membuka restoran saat ini? Bila ingin tahu kinerja astra, gampang saja, lihat 8 tahun kebelakang, seperti apa kinerjanya. Kalau perlu lihat sejak sebelum krisis 1998, katakan sejak tahun 1997. Jadi, perusahaannya kena hantam krisis beberapa kali. Dilihat saja, apakah perusahaannya sejak 1997 sampai sekarang menurun atau meningkat? Kalau meningkat, berapa besar meningkatnya. Kalau mau dilihat kinerja harga sahamnya untuk kira2 kinerja perusahaannya, bisa saja. Tinggal lihat harga sahamnya di tahun 1997, dan hitung total dividen yg sudah dibagikan, dan lihat harganya sekarang. Meningkatkah aset kita atau malah menurun? Kalau anda menskenariokan krisis poleksosbud sehingga bisnis astra jadi kena masalah, lalu apa kira2 pengecualian di bisnis restoran (mewah) anda tidak akan kena dampak krisis poleksosbud. Apakah anda merasa yakin akan bisa bersaing dengan restoran mewah lainnya yang setiap beberapa bulan bisa bermunculan. Bagaimana bila juru masak anda dibajak restoran lain. Bagaimana bila muncul mall baru sehingga mall tempat restoran anda berlokasi, jadi berkurang pengunjungnya. Dan berbagai macam resiko yang mungkin lepas dari pengamatan anda terkait dengan bisnis restoran seperti supply bahan baku, kualitas bahan baku, dll. :) jabat erat, Irwan Ariston Napitupulu 2011/4/1 <[email protected]> > > > Waduh kalo seperti itu sy jd bingung jwbnya ...tp sy coba jwb bang.. > > Alasan sy lbh pilih restoran krn makanan merupakan kebutuhan utama kita sbg > manusia, dlm sikon apapun org2 akan tetap butuh makanan tinggal kita > mencarinya sesuai dgn kemampuan kita. Dlm memulainya sy jg melihat SWOTnya.. > Jgn sampai kita membuka restoran mewah tp di kolong jembatan, itu dijamin > tdk laku. Dgn analisa, perhitungan dan pemilihan para pegawainya yg matang > dan terencana maka segala resiko di masa yad bisa terminimalisir dr awalnya. > Kalau toh kurang laku bisa kita analisa dan lgs lakukan hal2 yg positif utk > mengatasinya. Dgn kata lain sy bisa lgs bertindak utk mengatasinya apabila > ada mslh di restoran tsb. > > Asii terus terang memang terbukti perusahaan yg sgt kuat dan byk org yg > menikmati cuan yg lumayan krn perkembangannya yg pesat dari masa ke masa > (termasuk sy bang,waktu msh titip ke broker thn 2003 sy beli saham asii dan > br jual thn 2010 dgn keuntungan yg luar biasa). Tp siapa yg bisa duga > keadaan poleksosbud di indonesia dan dunia, hr ini saham asii 57000 tp bisa > aja bsk atau 8 thn lagi jd tinggal 30000 krn sesuatu hal dan sy cuma bisa > pasrah kalo hrg saham anjlok significant scr tiba2 dan tdk ada yg bisa sy > lakukan kecuali sell ato tetap hold berharap akan normal kembali. > > Begitu pendapat sy. > > Regards... > > ZFQ > ------------------------------ > *From: * Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> > *Sender: * [email protected] > *Date: *Fri, 1 Apr 2011 00:23:51 +0700 > *To: *<[email protected]> > *ReplyTo: * [email protected] > *Subject: *Re: [saham] Mana Lebih Beresiko? > > > > Anda memiliki uang 300-500 juta, berani buka restoran dan memulainya dari > awal ketimbang ditaruh di ASII sama2 selama 8 tahun? > > > Anda yakin anda bisa survive membuka usaha restoran dan tidak bangkrut > karena tidak laku? :) > > jabat erat, > Irwan Ariston Napitupulu > > 2011/4/1 <[email protected]> > >> >> >> Asii vs restoran >> Sy pilih restoran, krn org akan tetap butuh makanan sampai kapanpun dlm >> kondisi apapun.. Org tdk membeli produk asii msh bisa hidup :) >> >> Indf vs bakery >> Sy pilih indf krn tk bakery butuh terigu dan indf adl pemilik bogasari, >> pabrik terigu bermutu. Kalo lndf/bogasari bermasalah maka pasokan terigu >> terhambat dan tk bakery yg biasa pake terigu bogasari tdk berani pake terigu >> merk lain krn akan sgt berpengaruh ke kualitas dan rasanya dan akan sgt >> berpengaruh jg ke masa dpnnya >> >> Bmri vs salon >> Sy pilih bmri krn bank sdh merupakan salah satu tempat tujuan utama semua >> org ketika keluar rmh dan jam berapapun dan dilakukan oleh semua kalangan >> mis: ke atm. Saat ini bank sdh menjadi kebutuhan primer semua org dlm hal >> keuangan .. Salon hanya dikunjungi oleh org2 tertentu dan mengelolanya hrs >> bener2 teliti krn termasuk usaha yg sophisticated >> >> Begitu pendapat sy bang hehe >> >> Regards... >> >> ZFQ >> ------------------------------ >> *From: * Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> >> *Sender: * [email protected] >> *Date: *Fri, 1 Apr 2011 00:04:52 +0700 >> *To: *<[email protected]> >> *ReplyTo: * [email protected] >> *Subject: *[saham] Mana Lebih Beresiko? >> >> >> >> Mana yang lebih beresiko menurut anda saat ini dengan asumsi menggunakan >> modal yg sama besar untuk diinvestasikan dengan jangka waktu 8 tahun ke >> depan. Catatan, di saham hanya buy saja dan di hold terus alias tidak >> ditradingkan dan dividennya di reinvestasikan. >> >> >> >> Membeli saham ASII (Astra Internasional) >> vs >> Membuka restoran makanan >> >> >> Membeli saham INDF (Indofood) >> vs >> Membuka usaha bakery (roti) >> >> >> Membeli saham BMRI (Bank Mandiri) >> vs >> Membuka Salon Kecantikan >> >> >> Moga2 dengan memberikan pertanyaan ini bisa melihat lebih jelas >> pemetaannya terkait resiko :) >> Jawabannya saya yakin bisa berbeda2, tapi menarik untuk mengetahui jawaban >> dari para sahabat disini agar kita sama2 bisa mengetahui. >> >> jabat erat, >> Irwan Ariston Napitupulu >> >> >> >> > > > >
