Harga saham bisa naik atau turun karena ekspektasi
Investor yang berekspektasi suatu perushaan akan bagus performanya, akan 
membeli 
sahamnya karena menganggap murah
Investor yang berekspektasi suatu perushaan akan jelek performanya, akan 
menjual 
sahamnya karena menganggap mahal
Trader yang berekspektasi saham akan naik harganya akan cenderung hajar kanan
Trader yang berekspektasi saham akan turun harganya akan cenderung hajar kiri


regards
DW




________________________________
From: "[email protected]" <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Tue, April 12, 2011 9:11:13 AM
Subject: Re: [saham] Berapa Uang Yang Ada Di Bursa Saham Indonesia?

  
"Pertanyaan lanjutan yg mungkin bisa dikembangkan adalah, Kalau ternyata 
capital 
inflow = capital outflow, lalu apa dong yang membuat suatu harga saham itu bisa 
naik dan apa yang bisa membuat suatu harga saham itu turun?"

Jawaban: Krn ada pihak yg mau membeli/menjual saham dgn harga yg lebih 
mahal/murah. :) 

Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
________________________________

From:  Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> 
Sender:  [email protected] 
Date: Tue, 12 Apr 2011 08:33:41 +0700
To: <[email protected]>
ReplyTo:  [email protected] 
Subject: Re: [saham] Berapa Uang Yang Ada Di Bursa Saham Indonesia?
  
Sedikit koreksi saja, Pak Eko, nilai kapitalisasi pasar bursa saham Indonesia 
itu adalah nilai perusahaan yang ada di bursa saham dengan cara menghitung 
jumlah saham dikali harga pasar saham.

Pertanyaan lanjutan yg mungkin bisa dikembangkan adalah, 
Kalau ternyata capital inflow = capital outflow, lalu apa dong yang membuat 
suatu harga saham itu bisa naik dan apa yang bisa membuat suatu harga saham itu 
turun?  :)

Ada yg mau nebak?

Selama ini khan sebelum paham bahwa di bursa itu capital inflow akan selalu 
sama 
dengan capital outflow, berpikiran bahwa harga saham naik karena ada capital 
inflow ke saham, dan harga saham turun karena ada capital outflow. Nah, setelah 
tahu bahwa capital inflow = capital outflow, lalu apa dong yg bikin saham itu 
bisa naik ataupun turun?

Pertanyaan ini untuk PR  saja ya. Untuk direnungkan sendiri, sehingga jawaban 
yg 
ada nantinya bisa membantu mencerahkan  trading dan investasi sahabat2 di saham 
karena mendapatkan paradigma yang baru :)


jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu


2011/4/12 eko hendarto <[email protected]>


>
>Betul Bang Ian, sederhananya prinsip jual beli... ada yang jual dan ada yag 
>beli.. angka diatas hanyalah besarnya transaksi yang terjadi di bursa pada 
>hari 
>itu bukan uang yang masuk ke bursa.
>
>
>harga saham bisa naik bukan berarti ada uang yang masuk, melainkan emang ada 
>yang bersedia membeli di harga yang lebih tinggi, demikian sebaliknya.. CMIIW
>
>
>
>2011/4/12 Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
>
>  
>>Berdasarkan penutupan perdagangan hari Senin 11 April 2011, kapitalisasi 
>>pasar 
>>bursa saham Indonesia sebesar Rp 3,344,334,330,289,285 atau 3.344 triliun 
>>rupiah 
>>(lebih dari tiga ribu triliun rupiah).
>>
>>Pertanyaannya adalah berapa uang yang ada di bursa saham Indonesia?
>>
>>a. Rp 3,344,334,330,289,285
>>b. NOL
>>c. Jumlah lain selain jumlah di atas
>>
>>
>>Jawaban yang benar adalah: b. NOL
>>
>>Apakah anda surprise mengetahui kenyataan ini, bahwa sebenarnya tidak ada 
>>uang 
>>sepeser pun di bursa saham Indonesia maupun di bursa saham dunia lainnya :)
>>
>>Tidak banyak orang yg mengetahui dan memahami hal ini, juga para dosen 
>>finance 
>>sekalipun, karena mereka terjebak oleh angka kapitalisasi pasar. Jadi, bagi 
>>yang 
>>masih statusnya mahasiswa di finance (moga2 dosennya ngga ikutan milis ini), 
>>iseng2 saja tanya ke dosen kira2 ada berapa banyak uang yg ada di bursa saham 
>>Indonesia. :)
>>
>>jabat erat,
>>Irwan Ariston Napitupulu
>>
>
>
>

 

Kirim email ke