Dibawàh ada.    No.  Rek. Nya

Powered by Shortsell

-----Original Message-----
From: [email protected]
Sender: [email protected]
Date: Thu, 21 Apr 2011 14:07:10 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [saham] Re:  Bocah 5 Tahun rawat Ibunya yang cacat



Disalurkan kemana tu klu ingin menyumbang ?

Gak tega baca kisahnya..
:(

Suka keingetan klu kita kejadian seperti itu.. 

- Tri-






SUPER MODEL INDONESIA
www.supermodeLindonesia.com

We provide the best model & artis from around the world for your Advertising 
campaign, TV commercial (TVC), Print Ad, Foto session & Model company profile 
,etc

Call our relationship officer for more info :  (021) 8640130

-----Original Message-----
From: sahamvalas <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Thu, 21 Apr 2011 04:47:10 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [saham] Bocah 5 Tahun rawat Ibunya yang cacat

numpang OOT bro momod
kali aja ada yg mau nyumbang
all the best
 
 
 
Ibunda Bocah 5 Tahun Didiagnosa Alami Gangguan Saraf di Kaki
Samsul Hadi - detikSurabaya




Your browser does not support iframes.

 


Nganjuk - Sunarti, wanita berusia 45 tahun yang menggantungkan hidup ke anaknya 
yang masih berusia 5 tahun, Muhammad Aditya, hingga kini menjalani perawatan 
intensif di RSUD Nganjuk. Dari hasil pemeriksaan, didiagnosa mengalami gangguan 
saraf di kakinya.

"Siang ini saya telp langsung Kepala RSUD dan beliau mengatakan, Ibu Sunarti 
mengalami gangguan saraf di kaki, bukan sekedar kecapekan seperti yang selama 
ini dikeluhkan," kata Kabag Humas Pemkab Nganjuk Abdul Wachid kepada 
detiksurabaya.com saat dihubungi, Kamis (21/4/2011).

Dari doagnosa tersebut, RSUD Nganjuk sudah membentuk tim penanganan. RSUD 
Nganjuk diakui akan merawat sampai Sunarti bisa kembali memfungsikan kakinya 
seperti sedia kala. "Tim dipimpin dokter specialis saraf," lanjutnya.

Hingga saat ini RSUD Nganjuk juga diakui oleh Wachid, masih sanggup melakukan 
perawatan terhadap Sunarti tanpa harus merujuknya ke rumah sakit yang lebih 
bagus, seperti RSU dr Soetomo Surabaya.

"Sejauh ini belum ada perintah (merujuk) ke Surabaya, jadi penanganannya akan 
tetap di Nganjuk," tegas Wachid.

Ditegaskan oleh Wachid, Pemkab Nganjuk siap menanggung seluruh biaya perawatan 
Sunarti. Untuk biaya perawatan, cukup menggunakan Jaminan Kesehatan Masyarakat 
(Jamkesmas).

Sebelumnya Muhammad Aditya, bocah berusia 5 tahun asal Kabupaten Nganjuk harus 
menjadi perawat ibunya di tengah kelumpuhan. Pekerjaan rumah tangga, sepeti 
mencuci piring dan baju, menanak nasi dengan peralatan sederhana, menyapu dan 
mengepel lantai serta menyiapkan air mandi untuk sang ibu sudah menjadi 
rutinitasnya.

Sementara sang ibu sejak mengalami kelumpuhan 4 tahun lalu belum sekalipun 
mendapat penanganan medis. Selama ini hanya pengobatan alternatif yang dituju 
dengan alasan keterbatasan kemampuan ekonomi.

Bagi pembaca yang ingin menyumbangkan sebagian rezekinya untuk meringankan 
keluarga Adit bisa disalurkan melalui baksos yang digalang Detik Surabaya 
Community (DSC).

Bank BCA Cab. Sidoarjo Sun City
A/C 6155006599
a/n Achmad Lutfi

Catatan: Setiap nominal wajib ditambah kode 204. Contoh bagi yg menyumbang 
Rp.100.000 menjadi Rp.100.204. Info update klik di sini!


Kirim email ke