Kalau delisting jadi maka SMCB bakal buy back di harga premium, tentu perlu 
modal besar, sebagai contoh BRAU yang sukses diakuisisi Vallar, mungkin ADRO 
tinggal menunggu waktu. Apalagi kata Corporate Communications Manager Budi 
Primawan "pada saat ini" tidak ada rencana bagi Holcim Indonesia untuk go 
private, entah minggu depan kah? siapa tahu..  

Sebagai masukan untuk Kim Eng;
"Aksi beli yang melanda BJBR terjadi setelah Kim Eng Securities kembali 
memberikan rating "buy" untuk saham ini. Adapun target harganya adalah Rp 
1.450. 
Alasan Kim Eng memberikan rating buy tersebut adalah BJBR merupakan salah satu 
emiten yang aktif membayarkan dividen kepada pemegang sahamnya." KONTAN.CO.ID 
13/5/11
Nyatanya hari ini Kim Eng menempati urutan teratas dalam menjual BJBR.




________________________________
From: Jesse Livermore <[email protected]>
To: [email protected]; [email protected]; 
[email protected]
Sent: Fri, May 13, 2011 3:42:33 PM
Subject: [saham] SMCB timing pas buy

  
Tidak banyak yang mengulasi SMCB dan prospek trading-nya nih.
 
Pull back sudah memadai, harga kompetitif untuk trading dan isu delisting sudah 
dibantah manajemen. TP Kim Eng Securities 20 April lalu di 2425 dengan rating 
buy.
 
PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) membantah kabar soal rencana keluar dari lantai 
bursa (delisting) alias go private. Saham perseroan masih akan terus 
diperdagangkan 

di pasar modal. Perlu kami jelaskan bahwa pada saat ini tidak ada rencana bagi 
Holcim 

Indonesia untuk go private," kata Corporate Communications Manager Budi 
Primawan. (detik/nlt)  

 

Kirim email ke