turut prihatin ... :(
nice post

thx

2011/6/10 sahamvalas . <[email protected]>

>
>
> beberapa hari ini ada berita aneh, akhirnya iseng pengen baca juga
>
>
>
> kalau nyontek stock pick boleh gak ya ?
>
>
> *SURABAYA
> Keluarga Pelapor Contek
> Massal Dievakuasi Polisi*
>
> Jumat, 10 Juni 2011
> SURABAYA (Suara Karya): Polemik kasus sontekan massal di SDN Gadel II
> Surabaya makin memanas. Keluarga pelapor kasus yang membuat sakit hati para
> wali murid itu bahkan harus dievakuasi dengan mobil polisi, sebelum akhirnya
> mengungsi ke rumah orangtuanya di Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, Kamis
> (9/6) kemarin.
>
> Kronologi kejadian itu bermula saat pasangan Ny Siami-Widodo (orangtua AL),
> yang melaporkan kasus sontek massal ke Dinas Pendidikan Kota Surabaya,
> dipertemukan dengan perwakilan orangtua murid, Kepala UPTD Dinas Pendidikan
> Kecamatan Tandes Dakkah Wahyudi, dan tim independen utusan wali kota, Daniel
> M Rosyid, di Balai RW 2 Gadel, Kelurahan Karang Poh. Tempat pertemuan itu
> sendiri sejak pagi sudah dikepung ratusan orangtua murid dan warga yang
> emosional karena nama SD dan wilayah mereka ikut tercemar.
>
> Seperti diberitakan harian ini, kasus contek massal itu menjadi perhatian
> publik menyusul laporan Ny Siami yang tidak rela anaknya diminta memberi
> sontekan kepada teman-temannya satu kelas saat ujian nasional (UN) pada
> 10-12 Mei lalu. Sang orangtua yang berupaya mengajarkan kejujuran kepada
> anaknya, yang kebetulan memiliki kemampuan akademik melebihi teman-temannya
> itu, tak pernah mengira laporan itu berbuntut panjang seperti sekarang.
>
> Suasana pertemuan di Balai RW kemarin yang awalnya berlangsung tenang
> mendadak ricuh saat Ny Siami diberi kesempatan bicara. Ibu rumah tangga yang
> sehari-hari berprofesi sebagai penjahit itu meminta maaf sambil menangis.
> Tapi ternyata, ratusan warga di luar dan di dalam balai RW justru merespons
> ungkapan Ny Siami itu dengan cara berteriak-teriak, mengusir istri seorang
> buruh tersebut.
>
> Padahal, Ny Siami sudah meminta maaf sambil menangis dan berjabat tangan
> hingga berpelukan dengan Kepala Sekolah Sukatman dan guru kelas VI,
> Fathurrochman dan Prayitno, yang terkena sanksi penurunan pangkat akibat
> pelaporannya tersebut. "Air mata buaya, usir-usir!" teriak warga kompak.
>
> Ungkapan perasaan Ny Siami melalui pengeras suara itu bahkan makin kalah
> keras dibanding teriakan dan hujatan tetangganya sendiri tersebut. Polisi,
> yang melihat situasi makin tak terkendali, memutuskan mengevakuasi Widodo,
> Ny Siami, dan kakaknya, Saki Edy Purnomo, menggunakan mobil patroli.
>
> Warga yang sempat melakukan aksi dorong saat Ny Siami dievakuasi ke atas
> mobil patroli itu ternyata masih belum puas. Mereka beramai-ramai mendatangi
> rumah keluarga malang tersebut di Jalan Gadel Sari Barat II/31, Surabaya,
> yang sudah dijaga polisi.
>
> Warga akhirnya gigit jari, karena ternyata keluarga itu dievakuasi ke
> Mapolsek Tandes. Ny Siami sendiri kepada wartawan di Mapolsek Tandes,
> mengaku sudah tidak kuat menghadapi masalah dengan para tetangganya
> tersebut. "Saya tidak kuat, mau pulang ke rumah orangtua di Gresik," ujarnya
> sambil menangis.
>
> Wanita berjilbab yang sudah merasa tidak nyaman lagi tinggal di kawasan
> Gadel itu juga berencana menjual rumah yang sudah ditinggalinya sejak 8
> tahun silam tersebut. Wanita malang itu masih belum menuturkan bagaimana
> kelanjutan nasib pendidikan anak kandungnya AL, setelah mengakhiri
> pendidikan di SDN tersebut. (Andira)
>
>
>  
>

Kirim email ke