Pengalaman adalah guru terbaik. Dengan pengalaman kita bisa banyak belajar.
Mantap bang...Lanjutkan.....






2011/6/14 panda <[email protected]>

>
>
> Yang sebelumnya sudah jelas sekali maksudnya bang, yang ini lebih jelas
> lagi, sy pribadi ngucapin terima kasih buat warningnya, bukan berarti
> ikut2an, tapi memang coba ikuitin kenyamanan utk sendiri
> Utk yang ikutan njeblos 2008 harusnya memang punya sesuatu yang bikin
> semakin kuat, itu intinya, hikmahnya
> Sy malah lebih ekstrim, selalu anggap indeks selalu siap utk terjun,
> walaupun kondisi bullish sekalipun
> Ga peduli orang ngomong apa yang penting sy nyaman, dan sy paling suka
> kata2 bang ian " bisa tidur nyenyak " dimalam hari
> Mungkin yang sudah faham dan kaya pengalaman menganggap dalam sekali makna
> kata2 ini
>
> Intinya, ga penting banget hal2 yang harus diperdebatkan, just enjoy apa
> yang jadi keputusan kita sendiri
>
> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
> Teruuusss...!
> ------------------------------
> *From: * Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Tue, 14 Jun 2011 17:59:00 +0700
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *[saham] Belajar Dari Kejadian 2008 (Chart IHSG 2008)
>
>
>
> Berikut ini saya kirimkan grafik kejadian tahun 2008 supaya bisa di refresh
> lagi ingatannya.
>
> Bisa dilihat ketika suasana bearish yang muncul, bisa makan waktu sampai 7
> bulan sebelum sampai ke bottom nya.
> Penurunan yang terjadi awalnya gradual, lalu di bulan ke 6 dan ke 7 terjadi
> percepatan penurunan sehingga menimbulkan kepanikan. Jadi, bukan dalam
> hitungan hari atau minggu, tapi bulanan sifatnya. Saya kirim setelah market
> tutup, agar tidak dicurigai lagi mau mempengaruhi pergerakan pasar. Semoga
> sharing ini bisa jadi pembelajaran bersama agar tetap hati2 dan berhitung
> soal probabilita dan resiko yang mungkin terkandung dalam gerakan2 IHSG
> mendatang. Keputusan investasi tetap berada ditangan anda masing2. Jangan
> mudah terpengaruh, termasuk oleh tulisan/komentar saya sekalipun. Kenalilah
> diri anda sendiri, berinvestasilah sesuai dengan toleransi resiko yang anda
> miliki agar anda bisa tidur dengan nyenyak :)
>
> Dari periode Pebruari - Oktober 2008, bisa dilihat bila melakukan
> investasi, akan tergerus hebat nilai investasinya.
> Itu sebabnya saya me redeem reksadana yang saya miliki demi menjaga agar
> nilai aset di reksadana tidak menurun terus dari bulan ke bulan. Reksadana
> adalah salah satu alat investasi saya yang sifatnya bukan untuk
> diperjualbelikan dalam waktu singkat tapi sifatnya untuk disimpan tahunan.
> Baru dijual ketika situasi sudah tidak kondusif lagi untuk jangka menengah
> panjang.
>
> Sementara kalau kita lihat di grafik Pebruari - Oktober 2008, trading alias
> beli jual saham untuk waktu singkat tetap bisa dilakukan. Karena, dalam
> market yang bearish, harga akan bisa naik dan turun dalam periode tertentu
> sehingga harga saham juga ada yang naik dan turun dalam periode tertentu.
>
> Semoga bermanfaat bagi mereka yang mau membuka diri untuk pembelajaran.
> Bagi yang tertutup akan pembelajaran, email ini biasanya akan disebut
> sebagai email konspirasi ataupun tuduhan2 negatif lainnya. Saya hanya bisa
> mengurut dada saja memperhatikan kelakuan dan pikiran negatif seperti itu.
> :)
>
> Tahun 2008 saya bullish akibat terpengaruh ucapan analis perminyakan yang
> membuat prediksi minyak akan ke 200. Akibatnya saya jadi lengah dan tidak
> perhatikan sinyal grafik yang mengatakan market sudah bergerak bearish.
> Sikap bullish saya itu tidak menyelamatkan pergerakan IHSG, karena IHSG
> tetap bergerak bearish walaupun saya bersuara bullish. Tidak ada manfaatnya
> bersikap nasionalisme dalam dunia trading, karena hanya membuat kita
> kehilangan fokus pada grafik karena mata kita jadi kotor dan tidak jernih
> lagi melihat grafik. Indikator apapun yang digunakan akan selalu dilihat
> sebagai pertanda buy.
>
> Jadi, hilangkan pikiran2 yang menduga2 bahwa IHSG bergerak turun karena
> komentar bearish saya. Hal ini karena IHSG akan bergerak naik atau turun
> tidak bergantung komentar saya bullish atau bearish, tidak tergantung
> komentar anda bullish atau bearish, tidak tergantung komentar di milis saham
> ini bullish atau bearish. Tahun 2008 sudah membuktikan hal tersebut bahwa
> IHSG pergerakannya tidak terpengaruh oleh komentar2 di milis saham.
>
> Bursa saham Indonesia (bukan saham2 second liner maupun gorengan ya)
> terlalu besar untuk bisa dipengaruhi oleh komentar2 di milis saham ataupun
> komentar2 saya di berbagai media.
> IHSG turun karena memang mau turun, bukan karena komentar saya.
> IHSG naik bukan karena anda berkomentar bullish, tapi karena IHSG memang
> mau naik.
>
> Karenanya, hilangkanlah pemikiran2 bahwa anda atau saya bisa menggerakkan
> IHSG. Hal ini karena kekuatan pergerakan IHSG diluar kekuatan anda maupun
> kekuatan saya. Yang bisa kita lakukan hanyalah memprediksi perkiraan
> pergerakannya saja. Terkadang prediksi kita benar, terkadang prediksi kita
> salah. Itu sangat manusiawi dan sangat lazim terjadi di dunia
> analisa/prediksi. Itu sebabnya, kalau prediksi saya sesuai dengan pergerakan
> pasar, saya mengatakannya hanyalah sebagai suatu kebetulan saja, tidak lebih
> dan tidak kurang. Karena saya yakin, dikesempatan lain bisa saja prediksi
> saya meleset.
>
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>
>   
>

Kirim email ke