Iya Pak, langsung diaplikasikan, dicerna dan diresap sampai tulang sum-sum :D
2011/7/15 Purcahyadi - <[email protected]> > ** > > > kalau dah selesai baca, di share ya pak...buat pembelajaran bersama. > > Thanks, > > > > > 2011/7/15 Mikail <[email protected]> > >> ** >> >> >> I agree. Btw, gw lagi baca-baca literatur jadul "A Random Walk Down Wall >> Street", Burton G. Malkiel. Edisi revisi 2007, pertama terbit 1973. >> Buat refresh ulang. Kadang butuh semua view dan kumpulin lagi tu >> teori-teori... >> >> Hahaha... >> >> 2011/7/15 positif01 <[email protected]> >> >>> ** >>> >>> >>> Market global kembali disuguhkan volatilitas perdagangan yang tinggi >>> sejak sebulan kemarin. Sebagian traders merasa kewalahan menghadapi >>> volatilitas dengan pendekatan 'risk on, risk off' yang demikian cepat, >>> sebagian traders yang lain justru mendapatkan kesempatan profit perdagangan >>> yang paling mudah dan konsisten dengan mengikuti irama 'fear gauge' atau >>> level kekhawatiran investor yang bergerak bak roller coster dari satu hari >>> ke hari yang lain, dari satu tempat ke tempat yang lain. >>> >>> Satu hal yang menjadi pegangan mengelola 'fear gauge' dan memanfaatkan >>> volatilitas perdagangan global/regional dan imbasnya secara lokal adalah >>> menyadari untuk persepsi pasar yang lebih panjang 1 minggu atau 1 bulan ke >>> depan, bahwa pasar disadari atau tidak telah bergerak secara psikologis >>> mengantisipasi hal-hal buruk jauh lebih dulu melampaui kejadian buruk yang >>> 'technically speaking' probabilitas terjadinya justru semakin kecil. Kenapa? >>> Alasan paling simpelnya, sebab sudah terlalu sering dibicarakan! :d Yang >>> terjadi adalah pre-kondisi untuk kondisi yang sudah bisa disaksikan jika >>> mental block volatilitas dapat dikelola lebih baik. Ekses dari phobia krisis >>> global 2008 memainkan peran yang signfikan kepada psikologis market yang >>> kini selalu mendiskon peristiwa buruk jauh lebih dahulu melampaui kejadian >>> dengan kecenderungan out-of-proportion. >>> >>> Uniknya, implikasi volatilitas yang negatif dalam satu hari perdagangan, >>> justru dihasilkan dari hal-hal yang tidak banyak dibicarakan, seperti >>> 'misleading reaction' terhadap Italia yang tiba-tiba muncul ke permukaan. >>> >>> Apapun ceritanya, yield obligasi tenor 10 tahun AS tidak sekalipun jatuh >>> ke bawah 2,5% dan 'fear gauge' indikator volatilitas option (VIX) tidak >>> pernah beranjak jauh dari angka 20, di mana level 30-40 seharusnya ditembus, >>> bahkan dengan bayangan kondisi yang menakutkan karena dowgrading credit >>> rating AS dan debt-ceiling deadlock, bukan? >>> >>> Lebih menggelitik lagi, fakta bahwa: >>> >>> Why Wall Street doesn't seem worried about default As US default nears, >>> Wall Street shrugs: What's the logic behind the response? >>> >>> http://finance.yahoo.com/news/Why-Wall-Street-doesnt-seem-apf-374691165.html?x=0&sec=topStories&pos=main&asset=&ccode= >>> >>> Satu langkah yang paling logis di tengah volatilitas semacam ini adalah, >>> men-set timing the market yang tepat, dan memanfaatkan setiap price weakness >>> sebagai buying opportunity. >>> >>> '+' >>> >>> >> > >
