Nih gua copas biar loe loe ngga pada panik lagi:

*INILAH.COM, Jakarta - Para pelaku pasar diimbau agar tidak panik menyusul
penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia yang
diduga akibat sentimen negatif dari potensi krisis yang terjadi di Amerika
Serikat dan belahan Eropa.*

Demikian imbauan itu dikatakan Menteri Koordinator Perekonomian Hatta
Radjasa sebelum mengikuti rapat kabinet terbatas di kantor Presiden Jakarta,
Jumat (5/8). "Ini kan fenomena global. Saya kira tidak perlu panik, cuma yah
kita perlu mencermati perkembangan ini. Perkembangan ini suatu fenomena
global bukan hanya terjadi di Indonesia tapi pasar Asia, Eropa, semua
mengalami penurunan (indeks)," ujar Hatta tenang.

Seperti diketahui, krisis utang di zona Eropa dan Amerika Serikat memberi
sentime negatif ke pasar dalam beberapa hari terakhir. Puncaknya hari ini,
di mana Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI)
mengalami penurunan hingga ke level 3.892 pada perdagangan saham Jumat
(5/8).

Menurut Hatta, fundamental perekonomian Indonesia masih membaik sehingga tak
perlu khawatir akan berdampak signifikan. "Ekonomi kita baik, momentumnya
bagus dan bisa dilihat apa yang disampaikan BPS yang harus dicermati karena
ini benar-benar pertumbuhan yg berkualitas," kata Hatta.

Apalagi, lanjut Hatta, sektor industri terutama manufaktur domestik tumbuh
dengan 6,1 persen dan ini menunjukan isu mengenai deindustrialisasi tidak
terbukti. "Pertumbuhan ini memperkuat sektor lapangan kerja karena
serapannya banyak," tandasnya. [cms]

Kirim email ke