*INILAH.COM, Jakarta - Menteri Keuangan Jepang Yoshihiko Noda mengatakan Senin (8/8) bahwa kepercayaan pasar terhadap dolar dan obligasi AS tidak goyah.*
Hal ini menandakan kesiapan Tokyo untuk mempertahankan kepemilikan besar-besaran obligasi Pemerintah AS. Noda mengutip *Reuters*, juga mengatakan pemimpin keuangan Kelompok Tujuh melalui sambungan telepon Senin (8/8) sepakat bahwa volatilitas yang berlebih dan gerakan kacau nilai tukar tidak diinginkan. "Kami akan terus memantau pergerakan pasar. Kami juga menegaskan sikap G7 terhadap mata uang," ujat Noda kepada wartawan setelah pertemuan G7 lewat telepon secara darurat. Jepang menjelaskan kepada rekan-G7 bahwa intervensi mata uang Tokyo pekan lalu, bertujuan untuk menguji spekulatif pasar dan pergerakan pasar yang tidak teratur. Dia tidak mengomentari apakah negara G7 juga setuju terhadap aksi intervensi tersebut. Gubernur Bank of Japan Masaaki Shirakawa juga menghadiri konferensi lewat telepon tersebut. http://ekonomi.inilah.com/read/detail/1762923/g7-sepakat-pantau-pergerakan-dolar-as
