Miss Elaine be Bearisher is powerfull than a Bullisher. wakakakakakak
--- In [email protected], positif01 <positif01@...> wrote: > > PGAS memenuhi janji 'bear pennant atau rising wedge'-nya yang diindikasikan > oleh volatilitas pergerakan harga pada level ekstrem sebagaimana dalam > 'post' artikel ini 10 November lalu. Target pertama 2.900 relatif 'within > reach', target berikutnya 2.600 akan diuji. > > Berkebalikan dengan PGAS adalah JSMR sebagaimana 'post' artikel 'volatility > trading' 10 November sebelumnya dengan bias 'upside'. Terkendala global > sentiment dan market average movement, tetapi prioritas watch list dalam > potensi 'rebound' market berikutnya expectdly pertengahan minggu ini on or > pasca-Thanksgiving day. > > '+' > > 2011/11/10 positif01 <positif01@...> > > > Berikut 'sneak preview' (Attachment 1) blog. Salinan teks lengkap ada di > > bawah 'sneak preview'. > > Jadwal rilis harian 'regular updates' dan informasi lainnya sebelum blog > > 'fully published' akan disertakan pada 'flash update' twitter setelah > > Oktober. 'Flash update tweet' akan lebih awal daripada pemuatan pada milis, > > Indikasi waktu rilis 'flash update tweet' sebagai berikut: > > - World Daily Important Notes (08:00 AM BBWI) > > - US/Indo Markets Update (08:30 AM BBWI) > > - Indo Daily Foreign Distribution List (09:00 AM BBWI - rilis ketika > > 'market status' untuk Indonesia yang muncul pada US/Indo Markets Update: > > "Confirmed Uptrend") > > > > Follow positif01indo on Twitter: https://twitter.com/#!/positif01indo > > > > *Attachment 1*: 'sneak preview' > > > > [image: What to Expect-PGAS Penuhi Janji 'Bear Pennant'.gif] > > > > Salah satu kendala klasik yang banyak dihadapi oleh para 'market > > technicians' atau mereka yang berkecimpung dalam dunia analisis teknikal > > dalam mengelola dan mengembangkan seperangkat indikator atau kompas pandu > > teknis berbasis graifk adalah 'lagging' atau keterlambatan. Mayoritas > > indikator berbasis momentum yang mendasarkan keputusan kepada pergerakan > > harga di masa mendatang justru baru bisa mengkonfimrasi setelah pergerakan > > harga di masa mendatang tersebut menjadi fakta historikal yang sudah > > selesai. Barulah si 'market technician' terpuaskan atas konfirmasi beli > > atau jual yang ditandai dengan apa yang disebut sebagai 'cross-over'. > > > > Persoalannya adalah momentum pergerakan yang berbobot besar dalam waktu > > pendek, khususnya bagi para 'short-termers' dipastikan sudah lewat. Satu > > waktu mungkin masih ada yang tersisa, tapi di banyak waktu lebih sering > > menjadi korban umpan lambung terakhir. > > > > 'Market discounts everything' atau pasar akan selalu mendahului, begitu > > juga pelaku pasar. Aturan klasik yang mensyaratkan 'cross-over' atau > > perlintasan garis tertentu terhadap garis sinyal yang lain seperti lazim > > ditemukan dalam sejumlah indikator momentum, tidak lagi ditunggu oleh para > > pelaku pasar. Karena simpel, 'Market discounts everyhting'. Pada akhirnya > > yang menjadi kenyataan, mayoritas indikator teknikal 'lagging' seperti ini > > menjadi usang efektivitasnya, terlebih setelah indikator yang telah > > dikustomisasi sekalipun, diumumkan dan disebarluaskan. > > > > Sebagian kecil yang lain yang lebih pas dengan prinsip semakin rumit > > semakin yakin, bukan karena rumit maka lebih menjamin, mencoba mencari > > senjata pamungkas dengan menghitung-hitung 'waves' atau 'cycles' ketimbang > > menghitung-hitung proyeksi laba rugi dalam konteks 'money management'. > > Sayangnya, belum sampai kepada perdebatan subyektivitas interpretasi hasil > > akhir analisis, baru sampai kepada memulai pnerapan analisis saja sudah > > dipusingkan dengan perdebatan di mana 'wave' sekiannya harus dimulai. > > Dengan kemujaraban analisis yang jelas belum tentu, pengguna analisis sudah > > lebih dahulu dipusingkan dengan proses kerja. Dalam hal ini, indikator > > momentum yang 'lelet' sebelumnya secara pragmatis masih lebih 'worthed' > > ketimbang kerumitan indikator hitung-menghitung ini. Lebih ironisnya, jika > > ekses dari 'kerumitan' indikator teknis semacam ini meninggalkan dampak > > psikologis bagi para penggunanya, yaitu penyakit 'inkonsistensi' atau > > 'plin-plan' yang tampak dari simptom ubah-mengubah hitungan 'waves'. > > Argumen bahwa strategi teknikall harus menyesuaikan dinamika pasar lebih > > tepat diberikan kepada hasil akhir interpretasi, bukan sejak proses kerja > > analisis dilakukan. > > > > Sebenarnya apa yang banyak diterapkan secara riil dan praktis bagi para > > 'market technicians' di 'brokerage house' yang melakukan transaksi riil > > tidak hanya sebatas mengajarkan indikator? Yang jelas dari hasil > > penelusuran sejumlah jaringan kami, indiktaor teknikal yang dipergunakan > > selain mengedepankan obyektivitas dalam proses kerja juga mampu > > mengeliminasi sejumlah kelemahan 'lagging' pada mayoritas indikator teknis > > momentum. 'Volatility', 'Divergence' dan 'Chart Pattern' menjadi tiga > > serangkai utama yang dipergunakan dalam upaya menaklukan pasar. Meski > > berangkat dari data historikal yang sama dengan sang 'lelet' dan sang > > 'rumit', tetapi teknik memahami pergerakan dan pengambilan keputusan tidak > > menunggu harga bergerak berhari-hari lebih dahulu. > > > > Apakah indikator teknikal 'volatility', 'divergence' dan 'chart pattern' > > tersebut, tidak menjadi pokok bahasan dalam artikel ini, selain kami hendak > > menyampaikan indikator teknikal apa yang paling 'workable' atau bermanfaat > > dalam praktik 'trading' riil dari beberapa 'brokerage houses' besar. > > > > Sehubungan dengan judul artikel, PGAS, dari indikator teknikal volatilitas > > yang kami acu (tetapi untuk tidak dijelaskan karena 'proprietary'), tampak > > volatilitas bergerak turun mendekati level ekstrim, menandakan akan ada > > "ledakan" pergerakan harga. Salah satu indikator teknikal volatilitas yang > > beredar luas untuk para 'market technicians' baru ('newbie'), di antaranya > > Bollinger Band. Biasanya para 'newbie' mengacu kepada luas sempitnya ruang > > antara 'upper band' dan 'lower band' untuk menyimpulkan bahwa volatilitas > > sudah cukup tertekan dan siap meledak. Persoalannya, tidak ada bagian dari > > 'tool' Bolinger Band ini yang menjelaskan seberapa ekstrem level > > volatilitas tersebut. > > > > Nah, kembali ke PGAS, selain level volatilitas PGAS per penutupan 09 > > November sudah menciut pada level ekstrem yang siap meledak, rentang 'high' > > dan 'low' candle PGAS kemarin merupakan rentang tersempit dalam beberapa > > hari terakhiryang mengkonfirmasi volatilitas tersebut. Yang perlu dicatat, > > volatilias tidak menentukan akan naik atau turun, tetapi menentukan apakah > > akan ada ledakan harga dengan bobot signifikan ke depan. Dan itu yang > > dicari oleh para 'traders' untuk memaksimalkan 'reward' terhadap 'risk'. > > Strategi yang lazim digunakan para 'traders' adalah dengan mengunci posisi > > melalui 'limit order' yang otomatis mengeksekusi posisi 'long' jika > > pasa-sinyal volatilitas harga bergerak ke atas, atau 'short' jika ternyata > > bergerak turun. > > > > Untuk mengukur probabilitas sebagai acuan ekstra terhadap volatilitas, > > 'chart pattern' yang tampak dari PGAS ke depan, setidaknya 'short-term' > > menandakan pergerakan turun sebagai realisasi dari pola 'bear pennant' > > downtrend continuation dalam Chart di bawah ini. Target harga 2.900 dan > > berikutnya 2.600 menjadi pegangan dalam mengantisipasi pergerakan harga > > PGAS ke depan. > > [image: Picture] > > <http://indosmallcap01.weebly.com/uploads/8/9/4/1/8941024/8404765_orig.gif> > > Ingat, tidak ada jaminan dalam analisis apapun bahwa harga akan bergerak > > sebagaimana ekspektasi. Masih ada yang lebih penting daripada sekadar > > analisis, yaitu manajemen reaksi. Mengetahui apa yang dilakukan pada saat > > 'worst scenario' mutlak harus dikuasai oleh para 'traders' sebelum > > transaksi dilakukan. Melindungi modal adalah 'step' awal, adapun 'profit' > > hanyalah bonus dari keputusan transaksi yang tepat dari sebuah > > pertimbangan, bukan lemparan dadu. > > > > '+' > > -- > > Follow positif01indo on Twitter: https://twitter.com/#!/positif01indo > > > > > > -- > Follow positif01indo on Twitter: https://twitter.com/#!/positif01indo > ------------------------------------ Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. [email protected] untuk berhenti dari milis saham [email protected] untuk bergabung ke milis saham Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
