sebensrnya sih kalau LK peetumbuhan terlalu tinggi, saya agak anti kalau 
pertumbuhan profit di atas 200% bahkan 1000% itu sangat berbahaya sebab sangat 
mungkin bukan berasal dari operasional murni yang wajar dan normal apalagi 
kontinyu 

=======================================
bei5000.com


________________________________
 From: tongnyangkong <[email protected]>
To: [email protected] 
Sent: Wednesday, December 7, 2011 11:53 AM
Subject: [saham] Re: membaca Laporan Keuangan 1. RESIKO
 

  
belum sejauh itu dulu Pak Hendrik, maksud saya soal valuasi kita abaikan dulu. 
Kita coba fokus pada sebuah laporan keuangan yang disajikan saja, 

Saya melihat ada beberapa item yang perlu dipertajam dilaporan keuangan emiten 
ini, tapi sebelumnya perlu ditegaskan adalah SAYA TIDAK MENUDUH dan TIDAK ADA 
NIATAN MENYATAKAN BURUK ATAU TIDAK BENAR PADA EMITEN YG DIBAHAS tapi murni 
hanya pertegas item dalam laporan keuangan emiten ini saja, yaitu :

1. Dalam beberapa surat sebelumnya kalau tidak salah emiten ini menunjuk 
Briskon Holding sebagai pelanggan, karena itu Briskon pun memberikan uang muka 
pada emiten. Pada akun penjualan biasanya yang mana nilai penjualan sudah 
melebihi uang muka seharusnya sudah menjadi penerimaan dan bukan lagi tetap 
menjadi uang muka kecuali uang muka tersebut hanya berupa bank garansi (tapi 
emiten tidak menyebut bank garansi, sehingga saya estimasi uang muka tersebut 
adalah dana kas). Dalam beberapa surat email sebelumnya kalau tidak salah 
Briskon adalah pembeli terbesar batu bara milik emiten ini. Sepertinya laporan 
keuangan tersebut harus mengungkap nama pembeli terbesar yang biasanya memang 
diwajibkan sebagaimana ketentuan pasar modal termasuk juga kreditur terbesar. 
Akibat uang muka tetap dicatat sebagai uang muka sementara penjualan sudah 
melebihi nilai uang muka, akibatnya terdapat peningkatan aset yang seharusnya 
tidak terjadi, aset menjadi meningkat sebesar
 nilai uang muka yang diterima.

2. Amortisasi biaya eksplorasi & pengembangan apakah sama artinya dengan 
semacam biaya pemindahan atau pengupasan tanah sebelum areal tambang siap 
"dipanen" ? Jika tidak maka mengapa tidak ada item biaya amortisasi pemindahan 
atau pengupasan tanah tersebut ? Jika tidak woow berarti pada laporan keuangan 
berikutnya emiten bisa kembali mencetak rugi karena harus lagi mempersiapkan 
lahan agar siap ditambang, jika demikian emiten harus secara tegas membuat 
catatan pada laporan keuangan mereka menyangkut hal ini.

3. Hutang pajak, meskipun biaya PPH belum dibayar bukankah hutang tersebut 
harus dibebankan pada laporan laba rugi ? Saat ini kebetulan biaya tersebut 
masih relatif kecil dan adanya kerugian emiten pada laporan keuangan sebelumnya 
tetapi tetap saja harus dibebankan atau dicatatkan agar tidak ada kebingungan 
dikemudian hari.

4. Saya tidak masuk sampai P1 dan P2 dan lainnya seperti penggunaan truk, 
konsumsi BBM dan seterusnya. Murni hanya ingin belajar cara membaca penyajian 
laporan keuangan emiten saja.

Note : Lap Keuangan emiten ini saya download tadi malam, Pak Hendrik sepertinya 
ada perbedaan pada arus kas dengan yang data yang saya download, tetapi item 
laba rugi dan neraca sama, cuma berbeda di arus kas tetapi hasil akhir kas 
tetap sama.

  
--- In [email protected], Hendrik Limbono <hendrik_lwww@...> wrote:
>
> Menurut saya ada 3 komponen yang perlu diperhatikan dalam analisa laporan 
> keuangan..
> 1. PENGEMBALIAN
> 2. RESIKO
> 3. PERTUMBUHAN...
> 
> ==================
> 1. Pengembalian..
> 
> Tujuan utama pendirian perusahaan adalah untuk menghasilkan pengembalian atau 
> keuntungan bagi pendiri atau pemegang saham. Jika perusahaan tidak dapat 
> memberikan pengembalian yang OPTIMAL kepada pemegang saham maka perusahaan 
> gagal dalam menjalankan mandat dari pemegang saham.
> 
> Optimal disini adalah jika pengembalian (ROE) bisa melebihi suku bunga bank..
> Jika pengembalian (ROE) di bawah suku bunga bank (saat ini SBI = 6%) maka 
> lebih baik perusahaan tutup dan masukan modalnya seluruhnya ke bank dan 
> tinggal mnikmati bunga bank saja..
> disini ROE = Suku bunga SBI adalah standart minimal bagi saya...
> namun pada kenyataannya saya cenderung pilih yang 2x ROE,
> sebab saat ini suku bunga obligasi ada yang mencapai 10-12%
> 
> jadi menurut sayaa perusahaan yang bagus minimal 2x SBI lah...
> kalau = SBI itu hanya syarat minimal...
> 
> Apalagi kalau bisa 3x SBI bagus banget...
> 
> ROE rumusnya adalah LABA SETAHUN dibagi dengan TOTAL EKUITAS
> atau , ROE = FULL YEAR PROFIT / TOTAL EQUITY
> 
> contoh kasus GTBO
> LK bisa dilihat di :
> http://bei5000.com/fundamental/data/GTBOQ3%2711INCOME.png
> dan
> http://bei5000.com/fundamental/data/GTBOQ3%2711BALANCE.png
> 
> untuk di LK bagian BALANCE bisa lihat bagian JUMLAH EKUITAS
> sebesar RP. 340.590.050.121 disini kita dapat EKUITAS GTBO
> 
> nah skarang lihat NET PROFIT di LK bagian INCOME 
> (http://bei5000.com/fundamental/data/GTBOQ3%2711INCOME.png)
> NET PROFIT adalah Rp. 86.893.651.001
> 
> Nah sesuai rumus di atas maka NET PROFIT harus dikalikan 4/3 dulu sebab net 
> profit yang ada di http://bei5000.com/fundamental/data/GTBOQ3%2711INCOME.png 
> adalah net profit Q3 semnetara untuk rumus ROE harus pakai net profit SETAHUN 
> sehingga menjadi .RP. 115.858.201.334
> 
> Sehingga ROE akan menjadi 34%
> untuk memudahkan saya sudah menyediakan ROE GTBO secara otomatis di :
> http://bei5000.com/chart/index.php?kode=GTBO
> atau di :
> ROE GTBO
> 
> 
> =======================================
> bei5000.com
> 
> 
> ________________________________
>  From: Hendrik Limbono hendrik_lwww@...
> To: "[email protected]" [email protected] 
> Sent: Wednesday, December 7, 2011 10:44 AM
> Subject: Re: [saham] Mencoba kemampuan membaca Laporan Keuangan
> 
> 
>   
> saya bantu link nya ya pak
> BALANCE GTBO
> INCOME
> 
> CASHFLOW 
> 
> LK yang lain sudah saya buat di
> bei5000.com/fundamental/data
> 
> isinya persis sama dengan yang di BEI namun dalam edisi yang lebih mudah 
> digunakan
> 
> 
> =======================================
> bei5000.com
> 
> 
> ________________________________
>  From: Tong Nyang Kong tongnyangkong@...
> To: "[email protected]" [email protected] 
> Sent: Wednesday, December 7, 2011 10:21 AM
> Subject: [saham] Mencoba kemampuan membaca Laporan Keuangan
> 
> 
>   
> Sebagai contoh yang diambil GTBO, silahkan di pelajari dan dibaca secara 
> seksama 
> 
> 
> Gunanya juga untuk mengetahui sejauh mana kita bisa menilai data yang 
> dipublikasikan emiten dan kalau boleh dibilang ujian bagi para investor dan 
> trader di BEI cara membaca laporan keuangan.
> 
> dan saya pun ingin belajar cara membaca laporan keuangan dari rekan2 semua, 
> soalnya ilmu saya sangat rendah.
> 
>  
> NOTE : Semua data didownload dari situs www.idx.co.id
> 
> 
> 
> 
> Salam,
> 
> 
> ttd.
> 
> 
> Tong Nyang Kong
> 
> 
> ---------- NOTE : MAAF tidak menerima pesan lewat chatting ----------
> ---- semua pesan harus diberi judul dan kenal dari mana agar
>  lebih --
> - diprioritaskan untuk dibaca, tapi itupun tidak ada jaminan dibaca -
>

 

Kirim email ke