There's no holy grail.... Tidak ada satu strategi yang dijamin pasti bisa sukses di saham. Sekarang ini, saya memperlakukan saham seperti bisnis. Ada yang bilang, anda bisa dikatakan pebisnis setelah terjun minimal 5 tahun. Riak gelombang, badai, keuntungan, dan kerugian yang akan menempa. Sejak saya terjun 2008 sampai sekarang, style saya mengalami pergeseran.
Buat saya, FA dan TA sama-sama bisa menguntungkan tergantung bagaimana anda memadukannya. Saya tidak percaya full TA atau full FA. Saya lebih percaya yang namanya emotional/behaviour trading dan money management. Kalau kita bisa commit dengan trading plan, niscaya pasti selamat sampai tujuan Dan saya tidak pernah percaya yang namanya sekolah/akademi/kursus yang gembar-gembor mengenai investasi yang bisa mendatangkan profit oke. Guru terbaik adalah pengalaman. Biar orang sharing pengalamannya, yang menentukan adalah masing-masing pribadi Maju terus investor/trader Indonesia. Salam, -- Agustin Eliasta ________________________________ From: tongnyangkong <[email protected]> To: [email protected] Sent: Wednesday, December 7, 2011 6:46 PM Subject: [saham] Re: Terbukti kan Trader Indonesia Bodoh... Wakakakaakak wkwkwkwkwkwkw Semua doyan duit Pak ! Tidak hitam, putih, kuning, merah atau coklat semuanya butuh duit. Tidak ada clue signifikan yang bisa meningkatkan nilai perusahaan di BEI ke depan, wajar kalau institusi sudah mulai mengurangi portofolio mereka secara bertahap. Mosok riteler boleh profit taking institusi tidak boleh, kalau regional merah meriah baru mereka cuci gudang, bisa2 mereka hanya jualan diharga sampah, mumpung regional sedikit stabil baru mereka punya kesempatan cuci gudang. Makanya jangan terlena dengan iming2 berita positif bahwa KTT Uni Eropa akan menghasilkan hasil yang baik dan seterusnya, semua sudah basi dan kalau tiada keputusan hanya akan menambah derita investor. Yang pernah dikirim Pak Andre Tjoe yang didapat dari seminar bersama Pak Nico sudah tidak salah tapi memang seringkali dibuat seolah ngaco. Menurut pandangan kaca mata saya, fenomena ini pernah terjadi pada awal penurunan harga saham pada tahun 2000 ketika booming high tech berakhir. Maka WASPADALAH ! Long term bagus tapi jangan salah pilih, jangan pilih kucing dalam karung dan jangan inkapit. Kalau dana sedikit malahan mending geser saja keluar pasar pergi usaha yang lain dulu, istirahat total. Tapi harus konsisten, jangan sudah sangat murah masih pingin gratis, wassalam dah. Tapi perkiraan saya kok sepertinya bisa sampai tahunan yah (semoga tidak terjadi). Ya nasiblah, jangan putus asa, selama matahari masih terbit dari timur, maka selama itu masih ada kesempatan. --- In [email protected], HY <h16y07@...> wrote: > > Ya sudahlah... kita ambil kesimpulan : > > Tidak aman trading harian di bursa kita sendiri ... tidak punya karakter dan > prinsip sendiri dan ada unsur negatif yang berkepentingan di dalamnya. > Bayangkan : Bursa Dunia Rata2 Hijau Tebel (>1 %), IHSG Hijau Tipis (<1 %) > tanpa didukung alasan yang kuat selain rasa takut yang berlebihan, > Kondisi Uptrend Tebel Kadang Tidak Berpengaruh ke IHSG di hari Jumat Yang ada > Malah Merah Tebel dengan alasan Profit Taking. > Begitu berharap SENIN nya IHSG Hijau Tebel... Jumat Malam sebelumnya malah di > pukul rumor dan berita2 negatif akhirnya Senin IHSG berdarah-darah. > > Bursa kita lebih cocok untuk investasi jangka menengah maupun panjang. > > Kalo mau trader harian lebih aman di bursa luar lebih rasional. > > > Ga percaya ? Tanya terhadap diri sendiri sudahkah anda "untung" (include > kebutuhan sandang, pangan, papan) > semenjak awal anda trading saham hingga sekarang ? jika tidak... berarti anda > lebih cocok jadi invesment (mid/long term) atau reksadana. > > Pembodohan Ekonomi Negara Kita oleh ... > Perlu bukti ? liat skala perbandingan nilai di email saya terdahulu. > > Belum lagi berita2 lokal yang memberi harapan segar, dikarenakan adanya > sebuah kepentingan yang sebelumnya telah memilki stock dalam jumlah besar. > > Masihkah kita mau membohongi diri kita sendiri ? > > Berbagai aplikasi TA untuk trading sudah banyak beredar.... nyatanya... ? > Tidak ada yang bisa memastikan/menjamin kepastian hasil TA tsb. > Istilahnya berobat ke orang pinter, kalo sembuh suatu kebetulan... kalo mati > ya sudah takdir. > > ANDA BERJIWA NASIONALISME ? JANGAN MENJATUHKAN PERUSAHAAN2 DALAM NEGERI YANG > SEBENARNYA BAIK > MENURUT FA UNTUK MERELAKAN DIBORONG OLEH PIHAK LUAR KEMUDIAN DIJATUHKAN. > SADARLAH ITU NAMANYA PENJAJAHAN DAN PEMBODOHAN EKONOMI KITA. > > ANDA MAU DIKATAKAN SEBAGAI BANGSA YANG BODOH ? > > > MAU AMAN DI DUNIA SAHAM ? JANGAN JADI SHORT TERM TRADER... JADILAH MID/LONG > TERM TRADER > TENTUNYA DI DUKUNG OLEH KEMAMPUAN FA & TA YANG DIPADUKAN. BAIK BUAT KITA BAIK > JUGA BUAT PERUSAHAANNYA. > > > HAPPY CUAN FOR TOMORROW... > >  > " Hidupmu adalah Imajinasimu " > > > > ________________________________ > From: masbent <bentosgpr@...> > To: [email protected] > Cc: bentosgpr@... > Sent: Wednesday, December 7, 2011 4:18 PM > Subject: Re: [saham] Terbukti kan Trader Indonesia Bodoh... Wakakakaakak > > >  > Ya kalo pasukan merah ( asing) gak menyerbu masuk ya cuma jälan ditempat > aja.... > Powered by Telkomsel BlackBerry® > ________________________________ > > From: Gun Mastercuan <gun_mastercuan@...> > Sender: [email protected] > Date: Wed, 7 Dec 2011 01:12:34 -0800 (PST) > To: [email protected]<[email protected]> > ReplyTo: [email protected] > Subject: Re: [saham] Terbukti kan Trader Indonesia Bodoh... Wakakakaakak >  > hahaha mantap brooo...traders kita dah pada miskin keadaanya...cash gak ada > portofolio jg gak ada...ketika regional reli naik, IHSG reli untuk turun >  > mantaps dah....jual,jual,jual > > From: HY <h16y07@...> > To: "[email protected]" <[email protected]> > Sent: Wednesday, December 7, 2011 3:01 PM > Subject: [saham] Terbukti kan Trader Indonesia Bodoh... Wakakakaakak > > >  > Bursa Asia rata2 Rally... eh Indonesia masih krisis.... :D >  > " Hidupmu adalah Imajinasimu " >
