Setelah malamnya Eropa memukul klontengan ('kick the can down the road')
sebagaimana 'post' kami sebelumnya di bawah, pagi ini Presiden ECB Mario
Draghi memberikan sarapan pagi yang mungkin tidak terlalu sedap untuk
dihidangkan di awal perdagangan pekan ini.

Sebagaimana dilaporkan oleh Financial Times melalui interview-nya dengan
Draghi yang baru saja selesai, Draghi kembali menghempaskan harapan banyak
pelaku pasar global bahwa ECB akan terus masuk ke pasar obligasi. Draghi
menegaskan bahwa ECB tidak bisa melampaui mandatnya.

European Central Bank President Mario Draghi damped expectations that the
bank will step up bond purchases to tame the sovereign debt crisis, saying
it can’t overstep its mandate.

http://www.bloomberg.com/news/2011-12-18/draghi-tells-financial-times-bond-buying-unlikely-as-ecb-abides-by-mandate.html

'+'

2011/12/18 positif01 <[email protected]>

> Untuk kesekian kalinya, sebagaimana sudah mahfum bagi kebanyakan pelaku
> pasar global, dalam posisi terjepit setelah dihujani 'downgrade' oleh
> lembaga-lembaga pemeringkat kelas duni, baik terhadap 'sovereign'/negara
> berdaulatnya maupun korporasinya pada penutupan minggu ini, Eropa kembali
> memainkan lagu usang dengan mencoba menyetel dan menyetem nada untuk
> perdagangan minggu ini agar tidak terlalu sumbang.
>
> Pelaku pasar global menyebut aksi ini sebagai 'kick the can down the road'
> atau menendang kaleng di sepanjang jalan agar orang-orang sekitar tahu
> bahwa kalian masih hidup, meski tidak melakukan apa-apa yang berati selain
> membuat suara berisik sejenak dengan kaleng yang ditendang.
>
> Apa kaleng yang ditendang sebelum perdagangan bursa global dimulai dari
> Asia besok pagi?
>
> Berita yang dirumorkan oleh sejumlah media di Eropa bahwa para Menteri
> Keuangan Euro akan melakukan 'conference call' besok sore waktu Indonesia. (
> http://www.bloomberg.com/news/2011-12-18/euro-group-ministers-to-hold-conference-call-tomorrow-sole-says.html
> )
>
> Catatan bagi pelaku pasar global: Bertemu langsung, tatap muka saja tidak
> selesai masalahnya, apalagi cuma lewat 'telpon', untungnya bukan lewat
> wartel.:d
>
> Para 'traders' profesional di bursa AS yang begitu kesal dengan cara
> European menangani masalahnya mengatakan dengan sinis bahwa "kita susah
> payah menggerakkan pasar yang sebenarnya ditopang oleh data perekonomian AS
> yang tidak jelek, namun cukup satu kejadian maka semuanya buyar lagi. Apa
> itu?...Ketika pejabat tinggi Jerman mulai berkomentar kepada publik.":d
>
> Banyak pelaku pasar profesional di AS yang berharap Eropa bertindak gagah
> perwira seperti AS dengan segera menembakkan bazooka-nya ke pasar ketika
> pada tahun 2008 mengeluarkan UU yang menjamin integritas pelunasan
> aset-aset bermasalah (toxic asset). Ibaratnya seorang pahlawan yang segera
> tampil keluar seraya mengatakan kepada para spekulan di pasar, "ini dadaku,
> mana dadamu!". Namun, itu hanya harapan dengan Eropa setidaknya hingga saat
> ini. Alih-alih menembakkan bazooka-nya, mereka asyik hanya mempertontonkan
> saja sambil 'kick the can down the road', dan memilih melakukan pendekatan
> akademis untuk situasi yang luar biasa yang membutuhkan tindakan luar biasa
> sebagaimana Presiden ECB Mario Draghi katakan.
>
> '+'
> --
> Follow positif01indo on Twitter: https://twitter.com/#!/positif01indo
>



-- 
Follow positif01indo on Twitter: https://twitter.com/#!/positif01indo

Kirim email ke