Kemarin BLTA mengumumkan default 6 surat utangnya (obligasi dan sukuk).
Total utang berikut bunga jatuh tempo yang seharusnya dibayar:
44.132.940 USD + 17.509.375.000 IDR, sekitar 414.7 milyar rupiah

Ada 418 juta USD utangnya yang jatuh tempo pada tahun ini.

Beritanya:
http://www.reuters.com/article/2012/02/27/berlian-idUSL4E8DR7RT20120227?feedType=RSS&feedName=industrialsSector 


Surat resminya:
http://www.idx.co.id/Portals/0/StaticData/NewsAndAnnouncement/ANNOUNCEMENTSTOCK/From_EREP/201202/D15FE4D4-8948-40FD-8DE0-AABE6ABBA73E.PDF


Di beritanya sih gak disebutkan bank lokal yang kena dampaknya apa saja, bank 
asing semua kreditur terbesarnya.
Lagian sahamnya masih suspen kan, gak bisa diapa-apakan juga.
Pelajarannya: cek cashflow perusahaan, kalau lagi sekarat dan terancam default 
lebih baik jangan pegang sahamnya.

---
Fabianto

Kirim email ke