Orang pajak dari dolo kan gak ada beda nya dgn tukang palak, belom lagi korupsinya.
On Mon, Apr 2, 2012 at 12:00 PM, Musicallypso <[email protected]>wrote: > > > ntar mungkn fiskal 1jt keluar negeri bs kena lg neh....hehe > > > 2012/4/2 Musicallypso <[email protected]> > >> kan bbm gk jd naik jd dia cari duit dr tmpt lain..... >> >> >> 2012/4/2 kangduren <[email protected]> >> >>> ** >>> >>> >>> seharusnya ada kelas2nya mau kenain pajak, gila nyari duit makin susah >>> aja kayak gini, lapangan kerja semakin tipis, usaha sendiri kena pajak pula. >>> VAT atau PPN di indonesia itu pemerintah dpt berlipat, utk satu produk >>> dr hulu ke hilir kena PPN atau VAT berlipat2. >>> Pemerintah=lintah darat. >>> >>> >>> --- In [email protected], Nico Adhitya <nico.adhitya@...> wrote: >>> > >>> > TEMPO.CO, Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak tengah mempersiapkan >>> aturan pengenaan pajak atas kepemilikan saham dan aset finansial guna >>> mengoptimalkan penerimaan perpajakan. Direktur Jenderal Pajak Fuad Rahmany >>> mengatakan, melihat prospek pasar modal, maka potensi penerimaan pajak dari >>> kepemilikan saham dan aset finansial besar. >>> > >>> > "Selama ini penerimaan baru terbatas dari pajak atas capital gain dan >>> itu kontribusinya tak seberapa," ucap Fuad ketika berkunjung ke kantor >>> Tempo, Senin 26 Maret 2012 lalu. >>> > >>> > Ia mengatakan para pemilik perusahaan tidak menerima gaji. Mereka >>> hanya melaporkan pajak penghasilannya (PPh pasal 21), sehingga angka >>> pajaknya rendah. Sementara itu, nilai saham makin besar, sehingga profit >>> yang ia terima makin besar. >>> > >>> > "Kalau pinjam uang di bank internasional, bisa menjadi agunan. Lalu >>> dananya dipakai untuk membangun perusahaan, dan kekayaannya menjadi >>> berlipat ganda. Namun pajak yang dibayar tidak bertambah. Undang-Undang >>> Perpajakan kita tidak mengenal pajak terhadap kekayaan finansial, kecuali >>> saat dijual, yakni pajak atas capital gain," katanya. >>> > >>> > Menurut Fuad, sejumlah negara sudah menerapkan pengenaan pajak >>> terhadap kepemilikan saham. "Kita harus melihat juga benchmark di >>> negara-negara lain. Ini salah satu usul perbaikan UU Perpajakan ke depan." >>> > >>> > Namun kalangan analis menilai rencana Fuad terlalu dini. Apalagi >>> melihat masih minimnya minat masyarakat berinvestasi di pasar modal >>> Indonesia. Kepala Riset Universal Broker Indonesia Satrio Utomo mengatakan >>> saham merupakan sarana investasi bagi sebagian orang. Jika ditarik pajak, >>> ini akan menjadi hambatan untuk para pemodal. "Jika diberi hambatan seperti >>> itu, minat orang untuk ke saham jadi semakin menurun," kata Satrio kepada >>> Tempo kemarin. >>> > >>> > Ia mengatakan saat ini jumlah investor yang terdaftar di Bursa Efek >>> Indonesia tidak lebih dari 400 ribu orang. Itu berarti masih kurang dari 1 >>> persen jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 240 juta jiwa. "Kalau jumlah >>> investor sudah di atas 1 juta orang atau 1 persen dari jumlah penduduk, >>> lalu dikenakan pajak, itu tidak jadi masalah. Tapi, kalau sekarang, terlalu >>> dini untuk diberi pajak," dia menjelaskan. >>> > >>> > Kepala Riset MNC Securities Edwin Sebayang menyatakan pengenaan pajak >>> bagi para pemegang saham bisa menjadi preseden buruk untuk pasar modal >>> Indonesia. "Itu bad news. Pembelian saham itu sifatnya final," katanya. >>> > >>> > >>> > >>> http://www.tempo.co/read/news/2012/04/02/088394033/Kepemilikan-Saham-Akan-Kena-Pajak >>> >>> > >>> > >>> > Investor belum ada 1 % jumlah penduduk sudah mau dipajakin lagi. >>> > >>> >>> >> > > > > -- ~ Knight ~ http://www.associon.com/apps/google/?gadget=assoc_finance_indexes http://goo.gl/TYIQY http://www.idx.web.id/
