Om Nico Omer Jonckhere, ada update?
Dihubungi terpisah, Wakil Kepala Riset Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere mengatakan, kondisi teknikal bursa saham Indonesia dan bursa saham AS jauh berbeda. IHSG berada dalam sebuah secular Bull Market sementara Dow Jones sebaliknya, sedang membentuk sebuah secular Bear Market. Kini, lanjutnya, bursa saham Indonesia telah menyelesaikan *intermediate wave* pertama (1) dari *primary wave* 3. Artinya, selanjutnya IHSG akan membentuk *intermediate wave* kedua (2) yang turun karena sifatnya korektif. Lalu, perlu juga diingat bahwa suatu *corrective wave*, yang bergerak berlawanan dengan tren utama, terdiri dari 3 gelombang. Dalam hal ini, minor wave A bergerak dari 4.195,724 hingga 3.217,951 sedangkan wave B masih berjalan pada saat ini dan sudah atau belum mencatat level tertingginya dari wave B di 3.875,112. Terakhir wave C yang turun kemungkinan baru akan mulai ketika support dari channel line tertembus ke bawah. Pada 2012, target koreksi yang wajar untuk IHSG terletak antara sekitar 2.275 dan 2.642, yang masing-masing merupakan 61,8% dan 50% dari Fibonacci retracements. Dengan kata lain bursa saham Indonesia masih bisa tertekan 30% sampai 40% dari level sekarang. “Pada dasarnya, ini merupakan suatu koreksi yang wajar pada waktu kita mengalami sebuah cyclical bear market,” imbuhnya. http://id.berita.yahoo.com/ihsg-2012-capai-4-400-atau-anjlok-ke-003100117.html cl
