Fund Manager Incar UNSP, Target Rp 450 Salah satu pelaku pasar membisikkan bahwa UNSP sedang diminati oleh Fund manager besar yang cukup berpengaruh di Indonesia. Ketertarikan ini disebabkan oleh meningkatnya penjualan korporasi pada tahun 2011 lalu yang mencerminkan adanya peningkatan penjualan pada tahun 2012 ini. Meskipun pada akhir tahun lalu, UNSP mencatatkan penurunan laba bersih namun potensi peningkatan laba bersih akan tampak signifikan pada akhir kuartal pertama 2012. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya harga CPO di pasaran internasional, menyusul peningkatan harga minyak bumi yang cukup drastis.
Dengan katalisator harga komoditi yang meningkat, maka dapat disimpulkan nilai penjualan UNSP akan meningkat pula. Tentu saja ini akan berpengaruh langsung pada laba korporasi. Ditunjang pula oleh perhitungan nilai buku wajar dan PER UNSP yang masih dibilang murah, maka UNSP masuk daftar “barang buruan” para fund manager. Kabar yang beredar, UNSP akan diangkat naik sampai dengan Rp 450 per lembarnya. Pada perdagangan kemarin, UNSP ditutup terkoreksi 5 poin (-1.69%) ke level Rp 290 per lembarnya dengan volume transaksi senilai lebih dari Rp 7.85 milyar.
