Gk bakalan dijawab ama dia

Sent from my lovely iPhone 3gs 16gb

Sponsored by:
Hotelbagus.com

On May 14, 2012, at 6:52 PM, Donald Trump <[email protected]> wrote:

Bang Ian, sebagai komandan disini boleh gak kita tanya sedikit, selama sepuluh tahun bermain saham berapa persen return nya terhadap modal dari 10 tahun yang lalu. Apakah lebih tinggi persentasenya daripada buy n hold saham ASII selama 10 tahun?

Plis yah buat newbie infonya biar makin semangat menekuni saham seperti Bang Ian.
Muliate Bang Ian.

2012/5/14 Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>

Secara grafik memang lagi pada minta turun, ya ngga perlu dicari2
alasannya kenapa. Ikuti trend sajalah. :)
Soal alasan kenapa2nya, tinggal dicari2 saja beritanya kira2 apa yg
cocok untuk membenarkan penurunan ini.

Kalau main grafik, ngga perlu pusingin berita dan laporan keuangan.
Ngga pusingin juga nama perusahaan, siapa direksinya, dst. Hanya
pantau grafiknya saja. Kalau memang sinyalnya turun, ya jual saja.
Kalau ada harapan naik, ya beli saja. Kalau ternyata masih turun lagi,
cut loss saja. Ngga perlu rumit, ngga perlu pusing. Trading tanpa
emosi/perasaan. :)
Hari ini merugi, mudah2an besok2 hari bisa profit. Begitu saja koq
kalau orang trading saham. Tanpa beban tanpa mikirin yg muluk2. :)



jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu

2012/5/14 kangduren <[email protected]>:

> bung IAN, gimana prospek saham komoditas? koq saham sekaliber ITMG juga ikut tertekan jauh?
>
> --- In [email protected], Irwan Ariston Napitupulu <irwanariston@...> wrote:
>>
>> Apa yg saya tuliskan di bawah, level bagus untuk beli secara chart
>> untuk ITMG di 36000-36800, sudah masuk dalam range nya karena saat ini
>> saya cek harga ITMG di 36200. Cut loss di 35900.
>>
>> jabat erat,
>> Irwan Ariston Napitupulu
>>
>> 2012/5/6 Irwan Ariston Napitupulu <irwanariston@...>:
>> > Kalau beli di 43 ribu, berarti sudah dapat dividen 2506 perak ya.
>> > Jadi modalnya sekitar 40750 saja setelah potong pajak dividen 10%.
>> >
>> > Dulu beli awalnya niat invest atau trading?
>> > Kalau niat invest, selama perusahaan tidak ada perubahaan secara
>> > fundamental, investor tidak mengenal istilah cut loss.
>> >
>> > Kalau niatan awalnya untuk trading, saya tidak melihat level 43 adalah
>> > level untuk buy.
>> > Kalau secara chart, buy nya saat ini bagusnya di area 36000-36800. >> > Ini jangan diartikan kalau begitu jualan saja sekarang, nanti beli >> > lagi di 36000-36800 ya. Ini berbeda. Karena level 36000-36800 belum >> > tentu muncul. Kalau muncul, itu artinya level bagus untuk buy, dengan
>> > cut loss nya di 35900.
>> >
>> > Untuk di level sekarang, saya tidak rekomendasikan buy juga tidak
>> > rekomendasikan sell. Silakan mengambil keputusan yg tepat  sesuai
>> > dengan kriteria dan kemampuan masing2 dalam menerima resiko serta
>> > rewardnya.
>> >
>> > jabat erat,
>> > Irwan Ariston Napitupulu
>> >
>> > 2012/5/6 aryo <aryopurbo@...>:
>> >> Bang IAN, saya nyangkut di itmg 20 lot 43000.....kira-kira bisa balik tidak ya...hiks3x....di-CL atau ditungguin ya. Mohon pencerahan. Terima kasih.
>> >> Powered by Telkomsel BlackBerry®
>> >>
>> >> -----Original Message-----
>> >> From: "Irwan Ariston Napitupulu" <irwanariston@...>
>> >> Sender: [email protected]
>> >> Date: Sun, 6 May 2012 12:26:20
>> >> To: <[email protected]>
>> >> Reply-To: [email protected]
>> >> Subject: Re: [saham] BUMI Niat Jual 20% Saham Bumi Recources Mineral
>> >>
>> >>
>> >> ITMG sih ok, tapi bukan untuk trading. Soalnya sering orang walau ditulis untuk invest karena harganya murah secara valuasi, tapi kalau harga sahamnya turun, lalu cemas dan sering nanya, gimana2nya apa hold atau sell. Masih banyak orang yang belum bisa bedakan antara invest vs trading. Padahal dua hal ini memiliki perbedaan mendasar.
>> >>
>> >> Kalau untuk trading alias mau main pendek2, pakai chart saja. Ngga perlu lihat valuasi, ngga perlu perhatikan PER, ngga perlu tahu perusahaannya bergerak dibidang apa atau siapa pemiliknya. Cukup perhatikan chartnya saja.
>> >>
>> >> Kalau ada tanda2 harganya mau turun, tinggal jual. Ngga peduli cut loss atau take profit. Sebaliknya kalau tanda2 mau naik, ya beli saja, ngga peduli baru jual di harga lebih rendah atau harganya sdh tinggi.
>> >>
>> >> Trading tanpa pakai perasaan, kalau invest baru boleh pakai perasaan. :)
>> >>
>> >> Sayangnya saya perhatikan, orang lebih sering trading pakai perasaan, melibatkan emosi, akhirnya emosinya terkocok2 opleh psikologis pasar.
>> >>
>> >> Tapi memang harus seperti itu kali ya supaya ada perpindahan uang dari yang kurang paham ke yang lebih paham. Kalau semua pelaku pasar pada paham, khan tradingnya makin susah. Begitu kata salah seorang petinggi salah satu sekuritas ke saya beberapa bulan yang lalu :)
>> >>
>> >> jabat erat,
>> >> Irwan Ariston Napitupulu
>> >>
>> >> Sent from my BlackBerry®
>> >>
>> >>
>
>
>
>
> ------------------------------------

>
> Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.
>
> SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL.
>
> [email protected] untuk berhenti dari milis saham
> [email protected] untuk bergabung ke milis saham
> Yahoo! Groups Links
>
>
>


Kirim email ke