Ini menteri selalu muncul di depan publik belakangan ini. Sebelumnya jarang 
terdengar


________________________________
 From: kangduren <[email protected]>
To: [email protected] 
Sent: Monday, May 28, 2012 1:52 PM
Subject: [saham] Jero Wacik: Jatah BBM Subsidi Bakal Habis di Oktober
 

  
Senin, 28/05/2012 12:52 WIB

Jakarta - Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik memprediksi 
Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang ditetapkan dalam APBN-Perubahan 2012 
sebesar 40 juta KL akan habis pada Oktober 2012. Untuk itu dirinya sedang 
mewacanakan untuk segera bertemu dengan DPR untuk meminta tambahan.

"Prediksi kita 40 juta KL tersebut akan kurang dan diperkirakan akan habis 
kira-kira Oktober 2012," kata Jero Wacik ketika ditemui di kantornya, Senin 
(28/5/2012).

Menurut Jero, untuk itu dirinya akan mewacanakan untuk segera bertemu dengan 
DPR untuk membahas penambahan kuota BBM Subsidi.

"Penambahan kuota BBM ada mekanismenya, namun kita belum proses karena ini 
masih bulan Juni walau diperkirakan akan habis 40 juta KL itu kira-kira 
Oktober. Tapi pasti sebelum itu kita akan ajukan (penambahan ke DPR), dan 
berapa yang akan kita tambah masih kita hitung," jelasnya.

Sebelumnya, Jero dibeberapa kesempatan Jero mengungkapkan permohonan penambahan 
kuota yang akan dilakukannya nanti ada alas an dan faktanya.

"Ini 4 Gubernur di Kalimantan sudah minta tambahan, mungkin bisa nanti ada 
gubernur di daerah lain juga minta, makin kuat dasar saya untuk minta tambahan 
nanti ke DPR," tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Andy 
Noorsaman Someng juga memperkirakan kuota BBM bersubsidi pasti akan jebol. Jika 
pemerintah tidak melakukan kebijakan pengendalian apapun, maka proyeksi 
realisasi BBM subsidi tahun 2012 bisa melonjak hingga 47,06 juta KL, konsumsi 
premium bisa mencapai 29,25 juta KL, solar mencapai 16,10 juta KL, dan minyak 
tanah (kerosene) sekitar 1,7 juta KL.

"Namun apabila diikuti dengan kebijakan pengendalian yang lebih intensif 
artinya pengaturan dan pengawasan Satgas BBM lebih ketat, maka proyeksi 
realisasi BBM subsidi tahun ini tetap akan jebol yakni hingga 44,165 juta KL," 
tandas Andy.


 

Kirim email ke