Saham BUMI Sudah di Harga Dasar


INILAH.COM, Jakarta – Saham sejuta umat PT Bumi Resources (BUMI),
kembali mendapat sorotan. Terutama setelah harganya sempat terperosok
di bawah Rp1.000. Tepatnya, Jumat (15/6/2012) pekan lalu, ketika BUMI
diperdagangkan di level Rp970.
Tapi, kejadian itu hanya berlangsung beberapa saat. Sebab, di hari itu
juga, BUMI akhirnya ditutup di harga Rp1.080 atau naik 4,85% dibanding
penutupan di hari sebelumnya. Jika dilihat tren-nya, sejak awal April
saham ini memang mengalami penurunan yang sangat tajam, dari Rp2.400
(2/2/2012) ke level Rp 1.000-an.
Tapi, menurut pandangan sejumlah analis, Rp1.000 adalah merupakan
harga yang paling dasar. “Makanya, jika sudah berada di level itu,
jangan ragu untuk mengoleksi,” kata seorang kepala riset. Sebab, ia
yakin, demi menjaga kepentingan emiten harga saham ini akan tetap
‘dijaga’.
“Jangan sebut identitas saya, nanti disangka promosi. Kalau perlu
bukti, lihat saja historical price, harga yang tercipta saat ini
merupakan yang terendah dalam tiga tahun terakhir,” ujarnya.
Ia begitu yakin, kendati harga batubara sedang tertekan, harga BUMI
masih akan terus mengeliat. Paling tidak, menurut perhitungannya,
dalam jangka menenagah saham ini bisa mencapai Rp1.540. Dana akan
semakin menguat setelah emitennya merealisasikan percepatan pembayaran
utang kepada China Investment Corp (CIC) sebesar US$600 juta.
Memang, banyak pihak yang menganggap rencana itu hanya sebagai pemanis
yang belum tentu direalisasikan. Namun, tak sedikit yang percaya bahwa
rencana manajemen akan direalisasikan pada waktunya yakni Oktober
2012.
Pertimbangannya, dana yang dibutuhkan sangat mungkin terpenuhi. Sesuai
rencana, BUMI akan menjual 20% saham miliknya di Bumi Resources
Mineral (BRMS) dengan harga antara US$400–500 juta.
Lantas perusahaan ini juga masih memiliki tagihan yang bisa dicairkan
di dua debitur. Di PT Bukit Mutiara misalnya, BUMI memiliki tagihan
US$200 juta dan di Recapital Asset Management US$350 juta. Jadi,
rencana percepatan pembayaran utang kepada CIC itu bukan omong kosong.
[mdr]


------------------------------------

Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.

SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. 
SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. 
SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU 
PEMILIK MODAL.

[email protected] untuk berhenti dari milis saham
[email protected] untuk bergabung ke milis saham
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke