Dari berita di media internet ternyata harga saham Bumi Plc di bursa London 
langsung anjlok 27 % usai informasi soal manipulasi laporan keuangan 
dipublikasikan. Manipulasi (marked down) terjadi pada akuntansi di Bumi Plc 
pada laporan keuangan 2011 terkait pengembangan BUMI yang berbarengan dengan 
pengembangan PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU). 
Kalau melihat berita mengenai saham BUMI yang buruk di dalam negeri dan berita 
buruk di luar negeri, Saham BUMI dan group bakrie pasti dijauhi oleh para 
trader. Tapi buat Bandar besar ini kesempatan untuk mengumpulkan barang murah. 
Kalau melihat penurunan harga saham dari 2625 ke 1770, turun dengan volume yang 
tidak terlalu besar, setelah itu dimainkan dengan volume yang besar. 
Selanjutnya di harga 1210 sampai ke 700 turun dengan volume yang tidak terlalu 
besar, setelah itu dimainkan dengan volume yang besar. Sampai keluar berita 
hari ini tanggal 24 September 2012 makin ditekan turun dengan volume yang 
besar. Para trader makin takut pegang saham BUMI dan group Bakrie. Kalau 
melihat turunnya harga tanpa volume yang tidak terlalu besar ada skenario yang 
sedang dimainkan untuk saham BUMI dengan group Bakrie. Di tahun 2014 ada yang 
punya kepentingan dengan saham BUMI dan group Bakrie. Pendapat mengenai 
skenario pada saham BUMI dan group Bakrie hanya pendapat
 pribadi. Bisa saja pendapat ini salah.   
Kalau berandai-andai BUMI diangkat ke harga Rp. 8.500 seperti tahun 2008, hal 
ini perlu waktu yang panjang. Kalau menghitung Time Value of Money mengangkat 
saham BUMI dari 500 ke 8500 dengan asumsi kenaikan 2.5% per hari, Kenaikan 
harga saham sehari bisa mencapai 10%-25%. Tergantung harga saham. Ternyata 
untuk mencapai harga saham BUMI di Rp. 8.500 dengan kenaikan per hari 2.5% 
butuh waktu kira-kira 115 hari. Hitungannya seperti ini : 8500 = 500 (1+2.5%)n. 
Maka n didapat 115 hari artinya butuh waktu kira-kira sekitar 4 bulan. Apa ini 
mungkin terjadi? Di saham tidak ada yang tidak mungkin, dari saham sampah jadi 
saham yang bernilai. Semua ini tergantung Bandar Besar, apa Bandar Besar mau 
memainkan lagi saham BUMI atau tidak. Kalau tidak, saham BUMI jadi saham tidur. 
Bisa saja saham BUMI kembali ke Rp.50 seperti dahulu kala. Kalau Bandar 
memainkan saham BUMI, saham BUMI bisa menjadi saham spektakuler di 2013. 
Analisis ini hanya analisis iseng-iseng. Jangan diikuti. Namanya juga 
berandai-andai saham BUMI dan group Bakrie menjadi jawara kembali, 

Salam mengalun,
Mr. Gocap
 


Kirim email ke