Dari yang saya amati waktu LKH menyampaikan hal tersebut, dia tidak sedang 
bercanda dalam artian dia tidak serius dengan poinnya tersebut. LKH serius 
dengan ucapannya tersebut. LKH tidak menyinggung soal nasionalis atau tidak 
nasionalis, melainkan soal perbedaan doa/harapan antara spekulan mata uang 
dengan investor saham.

Berikut kutipan ucapan LKH yg transkripnya sudah saya kirimkan di topik 
terpisah.

=====awal kutipan ucapan LKH=====
Tidak seperti orang yang membeli dolar, mereka adalah penghancur
bangsa. Karena mereka akan selalu berharap negeri ini krisis, ekonomi
tidak stabil, rusuh di mana-mana agar dolar mereka menguat. Seseorang
yang memegang dolar harapannya menjadi tidak baik. Namun tidak
demikian dengan seorang pemilik perusahaan publik. Mereka akan selalu
berharap negeri ini aman, stabil, ekonomi tumbuh, supaya daya beli
masyarakat ikut meningkat.
=====akhir kutipan ucapan LKH=====

Terkait soal nilai rupiah, bagi saya terlalu menguat tidak baik, terlalu 
melemah tidak baik. Itu sebabnya kalau terlalu melemah (dolar terlalu menguat), 
maka bank sentral Indonesia akan melakukan intervensi. Bentuk intervensinya 
bisa macam2, misalkan dengan membeli rupiah dan menjual dolar secara langsung 
di pasar, atau membatas transaksi dolar yg tanpa underlying, atau membuat 
spread yg lebar, bisa juga bekerja sama dengan pihak pakaj, akan mengenakan 
pajak yg lumauan atas perdagangan rupiah, bisa juga dengan menaikkan suku 
bunga, dan masih banyak lagi cara2 lain yg akan digunakan bank sentral 
Indonesia demi menjaga stabilitas ekonomi nasional dari sisi moneter yg memang 
menjadi tanggung jawab mereka. 

Demikian juga bila terjadi sebaliknya, rupiahnya yg terlalu menguat terhadap 
dolar, akan diintervensi juga. Ini sudah dilakukan waktu rupiah berada 
disekitar 8500 per USD, BI menjual rupiah membeli USD di pasar.

Rupiah yg terlalu menguat tidak baik, terlalu melemah juga tidak. Level mana yg 
dianggap dalam batas toleransi BI agar ekonomi kita tetap terjaga, bagi saya 
merekalah yg lebih paham karena mereka yg lebih punya hitungan dan lebih punya 
data ketimbang kita disini, setidaknya ketimbang saya. :) Tapi tentunya kita 
tidak dilarang untuk beropini disini :)



jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu


Sent from my iPad2

On Dec 7, 2012, at 11:02 PM, [email protected] wrote:

> 
> 
> Buat saya dolar yg semakin mahal ga selalu berakibat buruk untuk negara, dan 
> investor pemegang USD bisa aja jadi pahlawan bangsa juga:
> 
> 
> dolar naik -> barang-barang produksi indonesia jadi lebih murah untuk 
> masyarakat luar -> expor indonesia naik -> devisa bertambah -> ekonomi 
> indonesia bertumbuh
> 
> 
> malah kalau USD turun terlalu dalam, negara kita tidak jadi menarik untuk 
> investor-investor asing dan kalau sampai kejadian, pertumbuhan ekonomi pun 
> bisa terhambat.
> 
> 
> buat saya point LKH mengenai dolar itu hanya untuk bercanda dan memperkuat 
> argumen kenapa dia memilih jadi investor saham, bukan semata-mata menyerang 
> orang yg invest di USD atau currency lainnya
> 
> 
> *disclaimer saya ga pegang USD, hanya saja kalau argumennya nasionalis vs 
> non-nasionalis untuk investor saham vs investor currencies - ini bisa 
> diperdebatkan lebih lanjut. :)
> Sent from my BlackBerry®
> powered by Sinyal Kuat INDOSAT
> From: Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
> Sender: [email protected]
> Date: Fri, 7 Dec 2012 17:48:35 +0700
> To: <[email protected]>
> ReplyTo: [email protected]
> Subject: Re: [saham] dolar kenape tuh :D
> 
> Bagi saya pribadi, sebenarnya masih oke2 saja orang pegang dolar untuk 
> kepentingan tertentu. Punya view negatif terhadap rupiah juga bagi saya masih 
> oke2 saja. Tapi ketika lalu bergembira karena rupiah melemah dengan berkata 
> hore, rasanya jadi gimana gitu. Masa sih kita berteriak hore di atas 
> kesusahaan banyak orang/negara? :)
> 
> Ini hanya kritikan konstruktif dari saya saja semoga [email protected] bisa 
> sedikit meredam kegembiraannya, setidaknya cukuplah untuk diri sendiri saja, 
> tidak perlu diungkapkan ke umum kegembiraan yg sifatnya di atas 
> penderitaan/kesusahan bangsa/masyarakat.
> 
> Kita sama2 belajar saja ya, saya pun juga masih belajar dan suka melakukan 
> kesalahan juga. :)
> 
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
> 
> 
> 2012/12/7 <[email protected]>
>> 
>> 
>> Emang kok malah ngarepin yg jelek2 terjadi di republik ini demi keuntungan 
>> dia seorang...yg mungkin juga ga seberapa....
>> Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
>> From: Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
>> Sender: [email protected]
>> Date: Fri, 7 Dec 2012 17:04:39 +0700
>> To: <[email protected]>
>> ReplyTo: [email protected]
>> Subject: Re: [saham] dolar kenape tuh :D
>> 
>>  
>> Kalau katanya Lo Kheng Hong (LKH) di seminar awal Oktober 2012 lalu yg
>> 
>> 
>> diselenggarakan harian Kontan, LKH tidak mau beli/simpan dolar karena
>> orang yang simpan dolar baginya seperti penghianat bangsa. Kenapa LKH
>> mengkategorikan demikian?
>> Jawabnya lagi karena kalau orang pegang dolar, biasanya doanya atau
>> harapannya jelek2. Orang tersebut akan senang kalau terjadi hal2 yang
>> buruk di Indonesia. Misalkan terjadi kerusuhan, terjadi
>> ketidakstabilan politik, terjadi kekacauan, ekonomi Indonesia merosot,
>> dst. Jadi, orang pegang dolar biasanya doanya atau harapannya jelek2
>> yg kalau kejadian mereka akan senang.
>> 
>> LKH memilih menjadi investor saham. Hal ini karena kalau membeli
>> saham, maka dia memberikan pekerjaan ke banyak orang, membuka lapangan
>> pekerjaan ke banyak orang. Perusahaan untung, bayar pajak, maka
>> baginya investor turut andil menjadi pembayar pajak. LKH merasa
>> menjadi pembayar pajak yang besar dari saham2/perusahaan yang dia
>> miliki lewat kepemilikan saham di portonya. Sehingga LKH bilang,
>> investor saham itu adalah pahlawan bangsa.
>> 
>> Tadinya saya tertawa saja mendengar penjelasan Lo Kheng Hong soal
>> pemegang dolar, tapi melihat komentar di bawah, koq ada benarnya juga
>> ya komentarnya LKH. :)
>> 
>> jabat erat,
>> Irwan Ariston Napitupulu
>> 
>> 2012/12/7 kangduren <[email protected]>:
>> > padahal dolar sempet jebol support loh 959xx, skr melonjak jebol resitance 
>> > 97xx, horeee.......
>> > :D
>> >
>> >
>> >
>> > ------------------------------------
>> >
>> > Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.
>> >
>> > SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN 
>> > MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU 
>> > MENJUAL EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK 
>> > PEMILIK INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL.
>> >
>> > [email protected] untuk berhenti dari milis saham
>> > [email protected] untuk bergabung ke milis saham
>> > Yahoo! Groups Links
>> >
> 
> 
> 
> 

Kirim email ke