setuju dengan pak HY dan pak Andy, segala sesuatu dalam investasi itu relatif.
Menurut saya lebih baik jangan mengaitkan pahlawan/non-pahlawan bangsa dengan jenis investasi anda. karena kedua sisi investasi bisa diargue :) On Dec 8, 2012, at 4:54 AM, H Y wrote: > Yup kita sudahi saja perdebatan soal dollar ini... > > Bagi saya pendapat semuanya tidak ada yang salah dan tidak ada yang benar. > Tergantung pola berpikir kepentingan individunya. > > Saat individu ingin investasi di saham atau dollar... Individu pasti berharap > harga saham maupun dollar turun serendah-rendahnya. > > Dan pada saat individu ingin menjual saham atau dollarnya pastinya berharap > harga setinggi-tingginya. > > Jadi inti dari semuanya itu adalah harapan untuk profit atau safety bagi > individu itu sendiri. > > Jadi mau investasi saham atau dollar tidak ada yang salah... Itu relatif. > > Happy Weekend All. > > --- > Hidupmu Adalah Imajinasimu > --- > The Best Online Forex 4 Indonesian People. > http://instaforex.com/index.php?x=ESXC > Join Us ... > --- > Regards, > > H Y > ... sent from my BlackBerry® > From: [email protected] > Sender: [email protected] > Date: Fri, 7 Dec 2012 21:34:03 +0000 > To: <[email protected]> > ReplyTo: [email protected] > Subject: Re: [saham] Re: dolar kenape tuh :D > > > Sudahlah teman2 > Mengutip kalimat yg sering di ucapkan admin milis ini > > Fokus sajalah pd chart > Drpd bahas yang gak ada cuannya > > Kayaknya adminnya juga lupa nasehatnya sendiri :) > > > From: Kelinci Akol <[email protected]> > Sender: [email protected] > Date: Sat, 8 Dec 2012 04:09:25 +0700 > To: <[email protected]> > ReplyTo: [email protected] > Subject: Re: [saham] Re: dolar kenape tuh :D > > > > Setuju, > > Soal IDR, bukannya saya lebih pintar dari gubenur BI ya... cuman gak setuju > aja dengan kebijakan beliau > > Waktu usd melemah,.. rupiah diinterferensi supaya tidak menguat terhadap usd > engan cara "mecetak rupiah" untuk membeli usd. > > Sekarang waktu usd menguat, BI melepas usd tersebut lalu membeli SUN. (Ini > mungkin bisa memberi penjelasan kenapa harga SUN terus menguat) > > Nah.. kalau indonesia sedang krisis sih ok-ok aja > > Tapi kita dalam negeri tidak ada masalah, dengan aksi BI seperti itu malah > mengakibatkan "banjir rupiah" di pasaran. > > Hal ini diperburuk lagi dengan "pembiaran" suku bunga. Orang jadi malas untuk > taruh duit di bank. > > Akibatnya pada banyak uang lari ke property sampai terjadi lonjakan harga > property di beberapa kawasan yang mencapai di atas 200% dalam 2 tahun. > > Makanya banyak ekonom yang protes kenapa BBM harus naik. Memang kalau dipikir > kondisi yang sekarang, BBM memang harus naik. Tapi.. BBM bisa tidak naik > andai rupiah sekarang bertengger di bawah 8000 seperti korelasi dengan mata > uang regional lainnya. > > Question yang harus dijelaskan BI : "Kenapa rupiah terus melemah terhadap > regional padahal ekonomi kita di klaim sebagai yang terbaik ?" > > Hal ini baru dari sisi mata uang. Belum dari sisi pengambil kebijakan. Tahun > 2003 waktu saya balik dari Australia. Saya ikut seminar Bp kresnaya Yahya > (salah satu dosen statistik) ITS. Beliau waktu itu memaparkan "efek jalur > selatan Jawa" menurut hitungan beliau apabila pembanguan dipercepat dengan > efek pantura yang di-"upgrade", inflasi indonesia per tahun bisa berkurang > lebih dari separuh. Karena jalur distribusi membaik. > > Contoh simple beliau, berapa harga yang dikeluarkan untuk membawa hasil bumi > (bukan tambang) dari kantung ke kota. Lebih dari 200%, padahal seharusnya > tidak boleh lebih dari 100% > > Dah, sekian dulu, pagi-pagi buta sudah memberi pendapat asal bunyi..:-) > > Halim Mintareja > > On Dec 8, 2012 12:32 AM, "Irwan" <[email protected]> wrote: > > Di negara2 maju pun, matauangnya tidak dibiarkan terlalu bebas bergerak > keluar dari batas toleransi bank sentralnya, bukan pemerintah seperti yg anda > sebutkan. > > Kalau USD terlalu menguat ke mata uang tertentu apakah itu euro atau > poundsterlin atau yen misalkan, maka bang sentral AS akan melakukan > intervensi. Demikian juga bila terlalu melemah, akan diintervensi juga. Jadi, > kalau ada intervensi, itu bukan karena bank sentralnya terlalu munafik > apalagi pemerintahnya munafik, tapi lebih bank sentral merasa nilai mata > uangnya tersebut di pasar sudah lebay yang dapat mengganggu stabilitas > perekonomian negaranya tersebut. Di batas mana yg bisa ditoleransi, orang2 > bank sentralah yg lebih tahu dari kita2 ini yg pengetahuan kita dan data yg > kita miliki sangat minim ketimbang orang2 bank sentral. > > Kita merasa diri pintar dan lebih tahu dari orang lain, oke2 saja. Tapi > sampai memastikan bahwa orang lain ngga tahu apa2 dan hanya kita yg paling > tahu akan segalanya apalagi utk hal yg tidak begitu kita kuasai, bagi saya > rasanya gimana gitu. Mending kita sebatas beropini saja tanpa harus > menghakimi pihak lain apalagi atas hal yg kita tidak kuasai betul dan tidak > memiliki data yg cukup. > > Sekedar masukan saja untu mengajak berpikir lebih konstruktif. > > jabat erat, > Irwan Ariston Napitupulu > > Sent from my iPad2 > > On Dec 7, 2012, at 9:14 PM, "kangduren" <[email protected]> wrote: > > > tenkiu masukannya bung IAN :peace: > > maksud horee di sini, krn pemerintah terlalu munafik, dolar diintervensi > > terus biar ga keliatan ekonomi bobrok, krn pejabat2nya ga ada logika yg > > sehat, harga makanan naik melebihi kewajaran dibilng wajar dll. > > hatta radjasa misalnya : bilang dolar awal tahun bisa di bawah 9000, jg dia > > bilang ga percaya neo-liberalisme bisa berhasil di indo, nyatanya > > neo-liberalisme itu sudah ada di indo, kasus neo-liberalisme itu spt > > mortgage di amrik, perumahan di eropa/ yunani, dst. > > > > --- In [email protected], Irwan Ariston Napitupulu <irwanariston@...> > > wrote: > >> > >> Bagi saya pribadi, sebenarnya masih oke2 saja orang pegang dolar untuk > >> kepentingan tertentu. Punya view negatif terhadap rupiah juga bagi saya > >> masih oke2 saja. Tapi ketika lalu bergembira karena rupiah melemah dengan > >> berkata hore, rasanya jadi gimana gitu. Masa sih kita berteriak hore di > >> atas kesusahaan banyak orang/negara? :) > >> > >> Ini hanya kritikan konstruktif dari saya saja semoga > >> kangduren@... sedikit meredam kegembiraannya, setidaknya > >> cukuplah untuk diri sendiri > >> saja, tidak perlu diungkapkan ke umum kegembiraan yg sifatnya di atas > >> penderitaan/kesusahan bangsa/masyarakat. > >> > >> Kita sama2 belajar saja ya, saya pun juga masih belajar dan suka melakukan > >> kesalahan juga. :) > >> > >> jabat erat, > >> Irwan Ariston Napitupulu > >> > >> 2012/12/7 <dj_ohant@...> > >> > >>> ** > >>> > >>> > >>> Emang kok malah ngarepin yg jelek2 terjadi di republik ini demi keuntungan > >>> dia seorang...yg mungkin juga ga seberapa.... > >>> Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone > >>> ------------------------------ > >>> *From: * Irwan Ariston Napitupulu <irwanariston@...> > >>> *Sender: * [email protected] > >>> *Date: *Fri, 7 Dec 2012 17:04:39 +0700 > >>> *To: *<[email protected]> > >>> *ReplyTo: * [email protected] > >>> *Subject: *Re: [saham] dolar kenape tuh :D > >>> > >>> > >>> > >>> Kalau katanya Lo Kheng Hong (LKH) di seminar awal Oktober 2012 lalu yg > >>> > >>> diselenggarakan harian Kontan, LKH tidak mau beli/simpan dolar karena > >>> orang yang simpan dolar baginya seperti penghianat bangsa. Kenapa LKH > >>> mengkategorikan demikian? > >>> Jawabnya lagi karena kalau orang pegang dolar, biasanya doanya atau > >>> harapannya jelek2. Orang tersebut akan senang kalau terjadi hal2 yang > >>> buruk di Indonesia. Misalkan terjadi kerusuhan, terjadi > >>> ketidakstabilan politik, terjadi kekacauan, ekonomi Indonesia merosot, > >>> dst. Jadi, orang pegang dolar biasanya doanya atau harapannya jelek2 > >>> yg kalau kejadian mereka akan senang. > >>> > >>> LKH memilih menjadi investor saham. Hal ini karena kalau membeli > >>> saham, maka dia memberikan pekerjaan ke banyak orang, membuka lapangan > >>> pekerjaan ke banyak orang. Perusahaan untung, bayar pajak, maka > >>> baginya investor turut andil menjadi pembayar pajak. LKH merasa > >>> menjadi pembayar pajak yang besar dari saham2/perusahaan yang dia > >>> miliki lewat kepemilikan saham di portonya. Sehingga LKH bilang, > >>> investor saham itu adalah pahlawan bangsa. > >>> > >>> Tadinya saya tertawa saja mendengar penjelasan Lo Kheng Hong soal > >>> pemegang dolar, tapi melihat komentar di bawah, koq ada benarnya juga > >>> ya komentarnya LKH. :) > >>> > >>> jabat erat, > >>> Irwan Ariston Napitupulu > >>> > >>> 2012/12/7 kangduren <kangduren@...>: > >>>> padahal dolar sempet jebol support loh 959xx, skr melonjak jebol > >>> resitance 97xx, horeee....... > >>>> :D > >>>> > >>>> > >>>> > >>>> ------------------------------------ > >>>> > >>>> Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. > >>>> > >>>> SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN > >>> MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU > >>> MENJUAL > >>> EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK > >>> INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. > >>>> > >>>> [email protected] untuk berhenti dari milis saham > >>>> [email protected] untuk bergabung ke milis saham > >>>> Yahoo! Groups Links > > > > > > > > > > ------------------------------------ > > > > Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. > > > > SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN > > MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL > > EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK > > INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. > > > > [email protected] untuk berhenti dari milis saham > > [email protected] untuk bergabung ke milis saham > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > > >
