Setahu saya sih kalau hitungan matematikanya saham yang mempunyai waran akan tedilusi harganya setelah exercise warannya, misalkan harga tebusnya 300 dan harga sahamnya 350, setelah ex date maka jumlah saham yang berdedar menjadi jumlah saham ditambah jumlah waran yang menjadi saham sehingga harganya akan terdilusi dan ini menjadikan pemilik saham menjual sahamnya. secara umum sih begitu, kecuali saham grup bakrie yang selalu turun dibawah harga tebus warannya sehingga warannya tidak ada yang menebus, contoh terakhir adalah BIPI, yang naik tinggi menjelang exercisenya kemudian turun dan sekarang mendekati harga tebus warannya dan sebentar lagi akan berada dibawah harga tebusnya, jadi yang punya waran BIPI saat ini harusnya sudah melepas warannya kalau tidak akan menjadi 0.
CMIIW 2013/1/20 IrvanM <[email protected]> > ** > > > Knp ya sebagian bsr saham yg ada warannya rontok mendekati harga > exercisenya?apakah disengaja dihambat untuk tidak exercise bagi pemegang > warrantnya? > Apakah alasannya?utk tdk menambah saham beredarkah? > Mohon pencerahannya > > rgds, > Irvan > > >
