Temans,

Memang dosa dan kejahatan banyak terjadi di semua benua
yang mengakibatkan kesengsaraan bagi umat manusia.
Dalam masa APP ini kita perlu banyak berdoa untuk
kebaikan kita sendiri dan orang lain (dunia).
Pertobatan menjadi penting, karena tanpa bertobat kita
semua akan hancur, kalau tidak nanti di akhirat mungkin
di dunia saat ini juga (manusia saling membunuh).

Mungkinkah kabar dari Lima Malaikat ini senada dengan
apa yang dikatakan Bunda Maria dalam penampakannya di
Lourdes dan Fatima (dan di lain tempat)?

Bagaimana dampak (positif / negatif) dari penyebaran
nubuat seperti ini pada kehidupan iman kita?

Siapa Rev. Samuel Doctorian? Perlukah kita mengetahui
lebih detil tentang beliau untuk menimbang-nimbang
sejauh apa kita bisa meyakini nubuatnya?



Salam damai,

Leo Rijadi

--- [email protected] wrote:
From: Sasgia Na-70
Sent: Thursday, March 08, 2007 9:13 AM
To: PD SPI; Adi Cahyanto [Inspectorat]; Yuda Tristanto; Yenmey
Subject: FW: [elia-stories] [KS] Pesan Lima Malaikat Dari Lima
Benua



PESAN LIMA MALAIKAT DARI LIMA BENUA
(Penglihatan Rev. Samuel Doctorian. 20 Juni 1998)

Waktu itu, saya berada sendirian di sebuah rumah, di Pulau Patmos
selama
berminggu-minggu berdoa dan mencari Tuhan. Saya telah menemukan
kapel
kecil yang bernama Kapel ST. Nicolas. Belum pernah ada orang yang
pergi
ke sana. Saya pergi ke tempat itu dan mencurahkan isi hati saya
kepada
Allah.

Saya juga menemukan satu batu karang di sisi sebuah bukit, dimana
saya
dapat duduk, berdoa, merenungkan dan membaca Alkitab. Saya makan
sedikit
sekali pada waktu itu. Dalam waktu-waktu tertentu saya pergi
mengunjungi
'Gua Yohanes', tempat dimana ia melihat 'Wahyu yang besar'.
Sementara
bermeditasi selama satu bulan di tempat terpencil ini, saya
berpikir,
"Saya bertanya-tanya, apakah Tuhan akan mengutus malaikat-Nya
yang
kesepuluh?"

Saya telah melihat sembilan malaikat sebelumnya - di Inggris, di
Beograde Yugoslavia..., di Aman, Yordan... di Yerusalem satu
malaikat
telah melepaskan seorang wanita dari penggantungan di atas
Mesir... Saya
melihat malaikat ke sembilan di Beirut, ditengah-tengah
peperangan.
Malaikat tersebut secara fisik membangunkan saya pada pk 03.00
dini hari
dan memberitahu saya supaya segera keluar dari negara itu.

Saya sangat bersyukur kepada Tuhan akan hal ini. Saya tidak tahu
apa
yang akan terjadi jika malaikat itu tidak datang. Sorga akan
memberitahukan hal itu nanti. Jadi, saya tidak yakin, apakah saya
akan
melihat malaikat Tuhan untuk yang kesepuluh kali. Suatu saat
ketika saya
sedang berdoa, saya merasakan kehadiran-Nya. Lalu saya bertanya,
"Tuhan,
apakah malaikat itu datang sekarang?" Tetapi tidak demikian.

Satu malam saya juga pernah bermimpi tentang malaikat. Malaikat
itu
memberitahu saya untuk terbang dalam mimpi. Dan saya
melakukannya.
Tetapi hal itu hanya mimpi belaka. Saya mau melihat malaikat yang
sesungguhnya, seperti yang pernah saya lihat, sembilan kali
sebelumnya.
Pada tanggal 20 Juni jam 03.50 dini hari, di sini, di Pulau
Patmos,
tiba-tiba ruangan saya menjadi terang, ...dan tidak ada
penerangan di
sekitar sini. Hanya ada rumah kecil ini, yang terletak di ujung
jalan,
dekat biara. Namun lihatlah, saya benar-benar sadar waktu itu,
dan saya
melihat lima malaikat yang indah. Saya melihat wajahnya, sempurna
dan
seperti manusia, tetapi penuh dengan cahaya. Saya melihat mata
mereka,
rambut dan tangan mereka. Di sebelah kanan saya hadir dua
malaikat, dan
ketika saya melihat ke sebelah kiri, saya melihat tiga malaikat
lainnya
dengan sayap. Mereka memakai jubah putih panjang yang indah,
sampai
menyentuh lantai. Sesuatu yang tidak dapat saya ungkapkan dengan
kata-kata manusia. Saya heran, mengapa lima malaikat itu datang?
Saya
menjadi gemetar dan terguncang, saya ingin berteriak, tetapi
tidak
dapat.

Sebelum saya melihat malaikat-malaikat ini di dalam roh, saya
telah
melihat diri saya berada dalam sebuah kelompok pertemuan besar.
Dan saya
sedang berkotbah dalam bahasa Inggris. Seorang penterjemah
berdiri di
sebelah kiri saya, berambut hitam dan berjas abu-abu. Tetapi saya
tidak
dapat mengingat bahasa apa yang dia pakai.

Saya sedang menubuatkan hal ini: "Gereja-Ku, engkau mengkotbahkan
kasih,
engkau mengajarkan kasih, tetapi engkau harus mempraktekkan kasih
(memperlihatkan kasih) itu. Diperlukan kesatuan didalam tubuh-Ku.
Ada
banyak perpecahan diantaramu: Roh-Ku tidak akan bergerak dan
bekerja
kalau tidak ada kesatuan. Ada kedagingan di dalam gereja-Ku;
terlalu
banyak kenajisan di dalam gereja-Ku. Aku merindukan dan
menginginkan
umat yang kudus. Aku mati untuk menjadikan engkau kudus".

Sementara saya bernubuat di dalam roh, saya menjadi gemetar. Mata
saya
terbuka dan saya memandang pada kelompok orang banyak itu.
Tiba-tiba di
tengah nubuatan itu, lima malaikat yang perkasa ini muncul. Saya
meninggalkan mimbar dan saya pikir saya akan jatuh. Tapi ternyata
saya
terbangun. Ini semua terjadi di dalam roh. Ada kuasa yang
menolong saya
untuk tidak jatuh, dan saya heran dengan apa yang sedang terjadi
ini.

Lalu secara tiba-tiba, malaikat pertama di sisi kanan saya
berkata "Kami
adalah lima malaikat dari lima benua. Kami berada di sini untuk
memberikan kepadamu pesan-pesan dari lima benua di dunia". Pada
saat
saya mendengar suara itu, saya juga mendengar orang banyak itu
berteriak, 'Ohhh, Ohhh, Ohhh...' Saya percaya kelompok orang
banyak ini
juga melihat malaikat-malaikat itu. Kadang-kadang Tuhan
menyatakan
kepada saya, bahwa di masa-masa yang akan datang, di banyak
tempat di
dunia ini, Ia akan menyatakan diri-Nya melalui pelayanan para
malaikat.
Hal ini akan terjadi secara terbuka; Hal ini akan terjadi di
dalam
gereja-gereja. Beribu-ribu orang akan melihat malaikat pada saat
yang
bersamaan. Malaikat ini akan melayani tubuh Kristus pada akhir
zaman.

Lalu malaikat itu berkata, "Apa yang kau lihat dan dengar,
beritakan
kepada bangsa-bangsa". Jadi hal ini bukan untuk saya simpan
sendiri.
Diterima atau tidak, saya harus memberitakannya kepada
bangsa-bangsa.

MALAIKAT PERTAMA:
Malaikat pertama berkata: "Aku mempunyai berita untuk seluruh
Asia".
Ketika dia mengatakan itu, hanya dalam beberapa detik saja, saya
dapat
melihat seluruh Cina, India, dan negara-negara Asia seperti
Vietnam,
Laos.

Saya belum pernah mengunjungi negara-negara ini sebelumnya, saya
melihat
Philipina, Jepang, Singapura, Malaysia dan Indonesia. Lalu
malaikat
memperlihatkan kepada saya seluruh Papua New Guinea, Irian Jaya
dan ke
selatan, ke Australia dan Selandia Baru. Berita dari malaikat ini
ditujukan untuk seluruh bagian dari benua Asia termasuk Australia
dan
Selandia Baru. "Akulah malaikat dari Asia" katanya. Di tangannya
saya
melihat sangkakala yang hebat. Sangkakala ini akan ditiupnya
melintasi
seluruh Asia. Apa yang dikatakan oleh malaikat ini, semua akan
terjadi
dengan sangkakala Tuhan ke seluruh Asia. Jutaan orang akan
mendengar
suara yang dahsyat dari Tuhan. Lalu malaikat itu berkata, "Akan
ada
bencana, kelaparan, banyak orang yang akan mati karena kelaparan.
Angin
yang dahsyat akan dilepaskan seperti belum pernah terjadi
sebelumnya.
Banyak tempat akan digoncang dan dihancurkan. Gempa bumi akan
terjadi di
seluruh Asia dan laut akan menutupi bumi".

Saya melihat ini pada tanggal 20 Juni 1998. Sekarang adalah
tanggal 16
Agustus 1998, beberapa minggu yang lalu saya telah mendengar
berita
tentang desa-desa yang disapu bersih dan diseret ke dalam laut di
daerah
Papua New Guinea. Beribu-ribu orang ada dalam bahaya besar. Hal
itu
telah terjadi dalam beberapa minggu yang lalu, dan malaikat ini
mengatakan kepada saya bahwa 'hal ini akan terjadi di seluruh
Asia'.
"Bumi akan tenggelam ke dalam laut," saya mendengar malaikat itu
berkata. "Sebagian dari Australia akan digoncangkan. Australia
akan
terbagi dan bagian terbesar akan masuk ke dalam laut." Ini sangat
menakutkan.

Saya bertanya-tanya, "Apakah saya mendengar berita ini dengan
benar?"
Tetapi malaikat itu berkata, "Berjuta-juta orang akan mati di
Cina dan
India. Bangsa akan melawan bangsa, saudara melawan saudara. Orang
Asia
akan berkelahi dengan sesamanya. Senjata nuklir akan dipakai
untuk
membunuh jutaan orang." Dua kali saya telah mendengar perkataan
ini,
"Celaka besar! Celaka besar!" Lalu malaikat itu berkata, "Krisis
keuangan akan datang di Asia. Hal ini akan menggoncangkan dunia."
Saya
menjadi gemetar sementara malaikat itu berbicara. Dia memandang
kepada
saya, tersenyum, dan berkata, "Akan terjadi kebangunan rohani
yang
besar, kuk-kuk akan dipatahkan. Rintangan-rintangan akan
diangkat.
Seluruh Asia, -Cina - India - orang-orang akan perpaling kepada
Kristus.
Di Australia akan terjadi kebangunan rohani yang luar biasa."
Saya
mendengar malaikat itu berkata, "Aku akan mempersiapkan gereja-Ku
untuk
kedatangan Kristus." Saya bergembira dengan berita baik ini
setelah
mendengar berita tentang penghukuman. Selama waktu itu, kelima
malaikat
itu hadir di dalam kamar saya.

MALAIKAT KEDUA:
Kemuadian saya melihat malaikat kedua memegang sabit di
tangannya, yang
biasa dipakai sebagai alat penuaian. Malaikat kedua berkata,
"Waktu
penuaian bagi Israel telah tiba dan semua negara-negara sampai ke
Iran."
Saya telah melihat negara-negara itu dalam beberapa detik saja.
"Seluruh
Turki dan negara-negara itu (tidak kedengaran) yang telah menolak
Aku
dan menolak berita kasih-Ku akan saling membenci dan saling
membunuh
satu sama lain." Saya melihat malaikat itu mengangkat sabitnya
dan turun
di atas seluruh negara-negara Timur Tengah. Saya melihat Iran,
Persia,
Armenia, Azerbaijan, seluruh Georgia, Irak, Siria, Libanon,
Yordania,
Israel dan seluruh Asia Kecil penuh dengan darah. Saya melihat
darah di
seluruh negara-negara ini dan saya melihat api. Senjata nuklir
banyak
dipakai oleh negara-negara ini. Asap bermunculan dimana-mana.
Penghancur
manusia ini menghancurkan satu dengan yang lainnya secara
tiba-tiba.
Saya mendengar kata-kata ini, "Israel, o Israel, penghukuman
besar telah
datang." Malaikat itu berkata, "Orang pilihan, gereja, orang yang
tersisa akan disucikan. Roh Allah akan mempersiapkan anak-anak
Allah."

Saya melihat api membumbung sampai ke sorga. Malaikat itu
berkata,
"Inilah penghukuman yang terakhir. Gerejaku akan dimurnikan,
dilindungi
dan siap sedia untuk hari akhir. Manusia akan mati kehausan. Air
akan
langka diseluruh Timur Tengah. Sungai-sungai akan mengering.
Orang akan
berkelahi karena air di negara-negara ini." Malaikat ini
menyatakan
kepada saya, bahwa Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) akan pecah
karena
krisis di Timur Tengah ini. Tidak akan ada lagi Perserikatan
Bangsa
Bangsa. Malaikat pemegang sabit akan menuai tuaian.

MALAIKAT KETIGA:
Salah satu dari malaikat bersayap itu memperlihatkan kepada saya
seluruh
Eropa. Dari satu bagian kepada yang lainnya, dari utara sampai ke
selatan, yaitu Spanyol dan Portugis. Di dalam tangannya dia
memiliki
alat pengukur.

Saya melihat dia terbang melintasi Eropa, dan saya mendengar
suaranya,
"Aku didukacitakan, aku didukacitakan, ketidakbenaran, kekotoran
(kenajisan), kejahatan di seluruh Eropa. Dosa telah naik sampai
ke
sorga. Roh Kudus didukacitakan." Saya melihat sungai-sungai di
Eropa
meluap dan membanjiri jutaan rumah. Berjuta-juta tenggelam. Saya
melihat
ini, saya membaca surat kabar beberapa minggu yang lalu,
Chekoslowakia
telah mengalami banjir yang hebat yang belum pernah terjadi. Saya
juga
telah mendengar dimana sungai besar di Cina telah membawa bencana
hebat,
ribuan rumah hancur karena banjir. Saya tidak mengetahui
berita-berita
sebelumnya, sampai sesudah saya melihat penglihatan dan mendengar
apa
yang dikatakan malaikat itu. Tiba-tiba saya mendengar gempa bumi
di
seluruh Eropa.

“Negara-negara yang belum pernah mengalami gempa bumi akan
digoncangkan", kata malaikat itu. Dan tiba-tiba di dalam rohku,
saya
melihat menara Eiffel di Paris runtuh, jatuh dan hancur. Sebagian
besar
Jerman dihancurkan. Kota-kota besar di London - kehancuran
terjadi di
mana-mana. Saya melihat banjir di seluruh Skandinavia. Saya
memandang ke
bagian selatan melihat Spanyol dan Portugal yang mengalami
kelaparan dan
kehancuran besar. Banyak yang akan mati karena kelaparan di
seluruh
Spanyol dan Portugal. Saya telah dirisaukan oleh berita-berita
ini dan
saya berkata: "Tuhan bagaimana dengan anak-anak-Mu?"

Malaikat itu berkata, "Aku akan mempersiapkan mereka. Mereka akan
menantikan kedatangan Tuhan. Banyak yang berteriak kepada-Ku pada
hari-hari itu dan Aku akan menyelamatkan mereka. Aku akan
menyatakan
mujizat yang kuat bagi mereka dan memperlihatkan kuasa-Ku". Jadi
di
tengah-tengah kehancuran besar ini, akan ada anugerah Allah atas
negara-negara ini. Saya sangat gembira, karena perlindungan Allah
ada
atas anak-anak-Nya.

MALAIKAT KEEMPAT:
Sekarang kita pergi ke Afrika. Saya melihat malaikat keempat
dengan
sayap terbang di atas Afrika. Saya dapat melihat mulai dari
Capetown di
selatan sampai ke sebelah utara, yaitu Kairo. Saya melihat semua
negara-negara di sana, lebih dari 50 negara. Malaikat dari Afrika
ini
memegang pedang di tangannya. Sebuah pedang tajam yang hebat.
Secara
tiba-tiba, saya mendengar dia berkata, "Darah orang tidak
bersalah telah
dicurahkan. Perpecahan diantara penduduk - generasi yang jauh
dari Tuhan
- mereka saling membunuh satu sama lain, ribuan penduduk. Aku
telah
melihat anak-anak-Ku yang setia di Afrika, Aku akan memberi
pahala
kepada mereka yang setia di benua Afrika. Aku akan memberkati
mereka
dengan berlimpah. Aku akan mengendalikan cuaca, matahari akan
membakar
dan menghanguskan beberapa tempat. Sungai-sungai besar akan
kering,
jutaan orang mati kelaparan. Bagian lainnya akan terjadi
kebanjiran.
Fondasi-fondasi akan digoncangkan. Pedang-Ku akan menghakimi yang
tidak
benar dan yang haus darah. Jadi banyak gempa bumi akan terjadi
sehingga
sungai-sungai akan mengalir ke arah yang terbalik di dalam benua,
membanjiri banyak desa."

Saya melihat jatuhnya pecahan-pecahan besar dari udara di atas
bagian-bagian berbeda dari Afrika. "Akan terjadi kegentaran di
atas muka
bumi seperti yang belum pernah terlihat sejak diciptakan. Tidak
ada
satupun yang dapat meluputkan diri dari pedang Tuhan." Saya
melihat
sungai Nil kering. Ini adalah dewa Mesir. Ikan-ikan mati dan
berbau
busuk di seluruh Mesir. Sebagian besar dari tengah Afrika akan
ditutupi
dengan air - jutaan mati. "Tuhan," saya berkata, "Semuanya adalah
berita
buruk. Semua kehancuran. Adakah berita baik?" Tuhan berkata,
"Hari akhir
telah datang, hari penghukuman ada di sini. Kekasih-Ku telah
menoleh
sekarang dan akhirnya telah datang." Saya jadi tergoncang dan
gemetar.
Saya berpikir, "Saya tidak dapat memikulnya."

MALAIKAT KELIMA:
Lalu aku melihat malaikat terakhir terbang di atas Amerika Utara
dan
Selatan. Mulai dari Kutub Utara sampai ke Argentina. Dari sebelah
timur
Amerika Serikat sampai California. Ditangannya terlihat sebuah
cawan.
Malaikat itu telah mengatakan bahwa ia akan mencurahkan
hukuman-hukuman
yang ada di dalam cawan itu ke atas benua-benua. Lalu aku
mendengar
malaikat itu berkata, "Tidak ada keadilan lagi, tidak ada
kebenaran,
tidak ada kesucian, perzinahan, materialisme, kemabukan, budak
dosa,
penumpahan darah orang yang tidak bersalah, jutaan bayi-bayi
dibunuh
sebelum waktunya lahir, perceraian, generasi perzinahan, praktek
sodom
gomora terjadi di sini. Hari-hari Nuh terulang lagi, guru-guru
palsu,
nabi-nabi palsu telah menolak kasih-Ku, banyak dari mereka
melakukan
imitasi agama menyangkal kuasa yang nyata."

Ketika saya mendengar hal ini, saya memohon kepada malaikat itu,
"Dapatkah engkau menunggu sedikit waktu lagi? Jangan curahkan
dulu.
Berikan kesempatan untuk bertobat." Malaikat itu berkata,
"Seringkali
Allah telah menunda dan telah mengatakannya, tetapi mereka tidak
mendengarkan Dia. Kesabaran-Nya telah sampai akhir. Sekarang ini
waktunya telah tiba. Mereka sangat mencintai uang dan kenikmatan
lebih
daripada mencintai Aku."

Sementara malaikat mulai menuangkan hukuman dari cawan yang ada
di
tangannya, saya melihat es yang mencair dengan luar biasa.
Sewaktu hal
itu terjadi, saya melihat banjir menggenangi Canada dan Amerika
Utara.
Semua sungai-sungai meluap, kehancuran terjadi di mana-mana. Saya
mendengar perdagangan dunia jatuh karena gempa bumi yang dahsyat.
Pencakar-pencakar langit di New York runtuh. Jutaan orang mati.
Saya
melihat kapal-kapal di laut tenggelam. Saya mendengar ledakan di
seluruh
negara bagian Utara.

Saya melihat malaikat itu mencurahkan cawan di atas Meksiko, dan
dua
lautan menjadi bersatu, Lautan Atlantik dan Lautan Pasifik.
Sebagian
besar Utara Brasilia di tutupi dengan air, sungai Amazon berubah
menjadi
lautan besar. Hutan-hutan hancur dan digenangi air. Kota-kota
besar di
Brasilia mengalami kehancuran. Gempa bumi terjadi di berbagai
tempat.
Sementara malaikat itu mencurahkan cawan hukuman, kehancuran
besar
terjadi di Chili dan Argentina. Yang selama ini belum pernah
terjadi.
Seluruh dunia digoncangkan. Kemudian aku mendengar malaikat itu
berkata,
"Peristiwa ini akan terjadi dalam waktu yang sangat dekat."

Saya berkata, "Dapatkah engkau menundanya? Jangan curahkan
hal-hal ini
di seluruh belahan bumi." Dan secara tiba-tiba saya melihat
kelima
malaikat itu berdiri mengelilingi bumi. Mengangkat tangan dan
sayap
mereka menghadap ke sorga, mengatakan, "Semua kemuliaan bagi
Tuhan di
bumi dan di sorga. Sekarang waktunya telah tiba, dan Dia akan
memuliakan
Anak-Nya. Bumi akan dibakar dan dihancurkan. Segala sesuatu akan
lenyap.
Langit dan Bumi yang baru akan datang. Allah akan menghancurkan
pekerjaan iblis selamanya. Aku akan memperlihatkan kuasa-Ku, Aku
akan
melindungi anak-anak-Ku di tengah-tengah semua kehancuran ini.
Bersiaplah untuk hari ini, karena Tuhan akan datang." Ruangan
saya penuh
dengan cahaya yang berasal dari terang malaikat-malaikat itu.
Lalu
secara tiba-tiba mereka terangkat ke sorga. Sewaktu saya
memandang ke
atas, saya melihat malaikat-malaikat itu pergi ke lima arah yang
berbeda.

Saya tahu sekarang mereka siap untuk memulai tugas-tugasnya.
Selama
lebih dari satu jam saya tidak dapat bergerak. Saya betul-betul
tertegun, gemetar dari waktu ke waktu.

Saya berkata, "Tuhan bolehkah saya meninggalkan pulau Patmos
sekarang?"
Dia menjawab, "Tidak, Aku membawa engkau ke sini untuk suatu
maksud."
Saya berkata, "Berita dari malaikat-malaikat itu bukanlah berita
baik.
Berita itu adalah berita hukuman, kebinasaan dan kehancuran.
Apakah yang
akan orang katakan tentang saya, sebab saya selalu berkotbah
tentang
kasih, damai dan berita baik?"
Malaikat berkata, "Ini berita kami, engkau adalah alat, saluran.
Adalah
satu penghargaan jika Allah memilih engkau untuk memberitakan
berita ini
kepada bangsa-bangsa."
Saya berkata, "Tuhan kehendak-Mu-lah yang jadi. Bagi Allah Segala
Kemuliaan."

Berita ini disalin oleh Ruthanne Garlrock dari tape yang diterima
di
Singapura pada 30 Agustus 1998 dari Wee Tiong Howe. Dia baru saja
kembali dari pulau Patmos menghadiri retreat doa dengan kelompok
kecil
dari orang-orang Singapura dimana DR. Samuel Doctorian membagikan
pengalaman ini kepada mereka. Secara pribadi kami tidak mengenal
DR.
Samuel Doctorian (memiliki kewarganegaraan Amerika), Tetapi
pelayanannya
telah terkenal di banyak teman-teman kami yang ada di Singapura.



 
____________________________________________________________________________________
Bored stiff? Loosen up... 
Download and play hundreds of games for free on Yahoo! Games.
http://games.yahoo.com/games/front

Kirim email ke