oOoOoOoOOooo seram 

Guys, yg namanya dr.munandar marthawardaya itu tmn  gw 
di atmajaya golf club dan gw jenguk dia di rs mgg  kmrn. 
penembaknya bener2 profesional, pke senjata api yg  canggih jg, 
makanya smua pegawai spbu takut dan ga brani  nolong. 
beware y  ;) 

Hati2 dan waspada……… 
Lagi2 berita ini benar  adanya......Di muat di kompas, tgl. 1 Agustus 2007. 
Hati2  ah.......    

Karyawan Bank Ditembak Dua Bantit di Pom  Bensin Senin 30 Juli 2007, Jam:
9:40:00

JAKARTA (Pos Kota) - Bandit  bersenjata api merampas mobil di areal SPBU
kembali terjadi di Jakarta Barat.  Kali ini menimpa karyawan Development
Bank Singapura (DBS) di Jalan  Kemanggisan Utama Raya.
Korban yang mempertahankan Toyota Avanza, ambruk  diterjang pelor yang
dilepaskan dua penjahat jalanan, Minggu (29/7)  dinihari.

Tiga hari sebelumnya, tepatnya pada Kamis (26/7) dinihari,  kasus
perampasan mobil terjadi di SPBU Shell Jalan Kyai Tapa, Tomang,  Jakarta
Barat. Dr Munandar Martawardaya, 63, gagal mempertahankan Honda Jazz  B
1375 IN yang dikendarainya. Korban yang dikenal sebagai dokter  bedah
ini, luka perah ditembak seorang pelaku bersenjata api  yang
menghadangnya ketika mengisi bensin. Dua kasus yang mengerikan ini  belum
berhasil diungkap.

Sedangkan aksi kejahatan di SPBU Jalan  Kemanggisan Utama Raya itu
menimpa Michael Wisan, 23, karyawan DSB. Saat  kejadian, Michael
mengendarai mobil bersama Reenilda, 22, pacarnya. Dua  bandit yang gagal
merampas Toyota Avanza B 8679 IR, menembak paha kiri  Michael.
Korban kini terbaring lemah di Siloam Hospital, Jalan Kebon  Jeruk,
Jakarta Barat.

Dua pelaku yang beraksi di tengah malam itu  tidak hanya menembak
Michael, tapi juga berhasil merampas motor Yamaha  Crypton B 3566 MO,
milik Basuki Rahmat, 32, pedagang jus buah warga  Tangerang. Kedua bandit
ini nekat merampas motor karena ketakutan dikejar  massa.

ANTAR PACAR
Keterangan yang didapat, malam itu pukul 02:00,  Michael berniat
mengantar pulang Reenilda di Grend Garden, Jakarta Barat.  Pasangan yang
bulan depan berniat nikah ini habis noton film di Plaza  Senayan, Jakarta
Pusat. Dalam perjalanan pulang, kedua mampir ke SPBU untuk  mengisi bahan
bakar di pom bensin tersebut.

Pemuda tampan itu pun  turun. Ia dilayani Ferry, 26, sang operator pom
bensin. Namun, saat Ferry  memori angka di boks pom bensin, tiba-tiba
muncul dua lelaki berbadan tegap  dan berambut cepak. "Kunci mobil saya
dirampas pelaku. Tapi ketika  tarik-tarikan kunci, alarm terpencet tangan
pelaku hingga berbunyi kencang, "  kata Michael.

"Ketika alarmnya berbunyi, pelaku yang gagal merampas kunci  dengan
beringasnya menembak paha kiri saya," cerita korban, yang  menyebutkan
dia ditembak dalam jarak dekat.

Melihat kekasihnya  ditembak, Reenilda spontan menjerit. Teman pelaku
yang menembak Michael  mengira kunci mobil sudah dirampas. Ia menghampiri
Reenilda dan mencoba  menarik tubuh gadis itu keluar dari mobil. Tapi,
massa berdatangan mengepung  kedua penjahat itu.

Bersama warga lainnya, Marsad, 49, keamanan pom  bensin mencoba menangkap
perampok. "Tapi saya kabur setelah ditodong senjata  api dan diancam mau
ditembak," kata ayah tiga anak, yang sudah dua tahun  bekerja di SPBU.

RAMPAS MOTOR
Berhadapan dengan massa yang mengepung,  dua bandit jalanan itu panik.
Sambil melepaskan tembakan, keduanya  menghampiri Basuki Rahmat,
pengendara motor yang mengisi bensin. Pedagang jus  di Pasar Slipin ini
ditodong pistol. Takut ditembak, Rahmat merelakan  motornya dirampas.
Dengan motor rampasan, kedua pelaku berhasil meloloskan  diri dari
kepungan massa. Michel yang tergolek lemah di jok mobil, dilarikan  warga
ke Siloam Hospital. Dalam waktu singkat, puluhan petugas Polsek  Palmerah
dan Polres Jakarta Barat, berdatangan ke lokasi. Kasat Reskrim  Polres
Jakbar, Kompol Andri Wibowo Sik, mengatakan, selongsong peluru  yang
ditemukan di tempat kejadian kaliber 22. "Kami sudah membentuk  tim
khusus untuk mengungkap dua kasus ini," ujarnya.

Pom bensin di  Jalan Kemanggisan Utama Raya, sebenarnya sejak beberapa
bulan lalu pernah  ditawarkan Kapolsek Palmerah Kompol Arbain A Saleh,
untuk dijaga anggotanya.  "Tapi tawaran kami ditolak. Padahal pelayanan
itu memang sudah tugas kami,"  ujar Arbain A Saleh.

Sementara itu Basuki Rahmat yang dimintai keterangan  sebagai saksi,
mengatakan, malam itu dirinya bermaksud mau berbelanja buah di  Pasar
Palmerah. Tapi ketika akan mengisi bensin untuk sepeda  motornya,
disergap dua perampok yang sempat meletuskan dua kali  tembakan.

"Dari dua kali letusan, ternyata satu letusan diarahkan ke  pengendara
Toyota Avanza," tutur Basuki Rahmat, yang ditermui Pos Kota di  rumah di
kawasan Tajur, Tangerang, Minggu (29/7)  siang. 
  


                  - ShiNtA -
 
     "...everything comes with a reason..."  

   









       
---------------------------------
Choose the right car based on your needs.  Check out Yahoo! Autos new Car 
Finder tool.

Kirim email ke