--- Pada Kam, 20/11/08, Mary Widjaja <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
Dari: Mary Widjaja <[EMAIL PROTECTED]>
Topik: Fw: Trs: Gusti Allah Tidak nDeso
Kepada: "Yovita Anastasia" <[EMAIL PROTECTED]>, "annisa" <[EMAIL PROTECTED]>,
"dedi" <[EMAIL PROTECTED]>, "dipati" <[EMAIL PROTECTED]>, "Edi Prabowo" <[EMAIL
PROTECTED]>, "hanny" <[EMAIL PROTECTED]>, "juliani" <[EMAIL PROTECTED]>,
"neneng" <[EMAIL PROTECTED]>, "Edy Sutanto" <[EMAIL PROTECTED]>, "gunawan
suwandy" <[EMAIL PROTECTED]>, "tini" <[EMAIL PROTECTED]>, "wawan" <[EMAIL
PROTECTED]>
Tanggal: Kamis, 20 November, 2008, 2:21 PM
--- On Thu, 11/20/08, mita setiawati <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: mita setiawati <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Trs: Gusti Allah Tidak nDeso
To: [EMAIL PROTECTED], "lia zulfah" <[EMAIL PROTECTED]>, "Dewi" <[EMAIL
PROTECTED]>, "ari travel" <[EMAIL PROTECTED]>, "arif" <[EMAIL PROTECTED]>,
"daniel daniel" <[EMAIL PROTECTED]>, "haris" <[EMAIL PROTECTED]>, "taka"
<[EMAIL PROTECTED]>, "ninik" <[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED], "cahaya"
<[EMAIL PROTECTED]>, "Arie Widodo" <[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED],
"inge lulur" <[EMAIL PROTECTED]>, "yuli" <[EMAIL PROTECTED]>, "dian" <[EMAIL
PROTECTED]>, "putut mi" <[EMAIL PROTECTED]>, "irwan SSP" <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Thursday, November 20, 2008, 1:57 AM
Regards,
Mita S.
Merbaujaya Indahraya Group
Grand Wijaya Center Blok D 2
Jl. Wijaya II, Kebayoran Baru, Jakarta 12160
Telp.7237124, Fax. 7237125
----- Pesan Diteruskan ----
Dari: Nurgolang Siregar <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: Wenny <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; fanni harahap <[EMAIL
PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; mita setiawati <[EMAIL PROTECTED]>; mimin st
<[EMAIL PROTECTED]>; ade vidiyanti <[EMAIL PROTECTED]>; Diyah Fridayanti
<[EMAIL PROTECTED]>; Dedeh Asih <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL
PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; Lita Rifah Haida Perlambang
<[EMAIL PROTECTED]>; "Alatas, Susana (ID - jakarta)" <[EMAIL PROTECTED]>;
"Femilia,Fianti,JAKARTA,Legal" <[EMAIL PROTECTED]>
Terkirim: Kamis, 20 November, 2008 13:48:11
Topik: FW: Gusti Allah Tidak nDeso
From: Henni Madyawati
Sent: Thursday, November 20, 2008 9:48 AM
To: Iin Wahyurini; Dewi Retnowati; Dwina Kartinidewi; Siti Nurhayati;
Priscilla; Febriani Dahlan ; Nurgolang Siregar; Salviriyanti ; HARY HARYONO;
'heriansyah'; Herawati Dewi; [EMAIL PROTECTED]
Subject: Gusti Allah Tidak nDeso
Gusti Allah Tidak "nDeso"
Oleh: Emha Ainun Nadjib
------------------------------
Suatu kali Emha Ainun Nadjib ditodong pertanyaan beruntun. "Cak Nun," kata sang
penanya, "misalnya pada waktu bersamaan tiba-tiba sampeyan menghadapi tiga
pilihan, yang harus dipilih salah satu :
pergi ke masjid untuk shalat Jumat, mengantar pacar berenang, atau mengantar
tukang becak miskin ke rumah sakit akibat tabrak lari, mana yang sampeyan
pilih?"
Cak Nun menjawab lantang, "Ya nolong orang kecelakaan."
"Tapi sampeyan kan dosa karena tidak sembahyang?" kejar si penanya.
"Ah, mosok Allah ndeso gitu," jawab Cak Nun. "Kalau saya memilih shalat Jumat,
itu namanya mau masuk surga tidak ngajak-ngajak, " katanya lagi. "Dan lagi
belum tentu Tuhan memasukkan ke surga orang yang memperlakukan sembahyang
sebagai credit point pribadi.
Bagi kita yang menjumpai orang yang saat itu juga harus ditolong, Tuhan tidak
berada di mesjid, melainkan pada diri orang yang kecelakaan itu.
Tuhan mengidentifikasikan dirinya pada sejumlah orang.
Kata Tuhan : kalau engkau menolong orang sakit, Akulah yang sakit itu.
Kalau engkau menegur orang yang kesepian, Akulah yang kesepian itu.
Kalau engkau memberi makan orang kelaparan, Akulah yang kelaparan itu.
Seraya bertanya balik, Emha berujar, "Kira-kira Tuhan suka yang mana dari tiga
orang ini.
Pertama, orang yang shalat lima waktu, membaca al-quran, membangun masjid, tapi
korupsi uang negara.
Kedua, orang yang tiap hari berdakwah, shalat, hapal al-quran, menganjurkan
hidup sederhana, tapi dia sendiri kaya-raya, pelit, dan mengobarkan semangat
permusuhan.
Ketiga, orang yang tidak shalat, tidak membaca al-quran, tapi suka beramal,
tidak korupsi, dan penuh kasih sayang?"
Kalau saya, ucap Cak Nun, memilih orang yang ketiga. Kalau korupsi uang negara,
itu namanya membangun neraka, bukan membangun masjid. Kalau korupsi uang
rakyat, itu namanya bukan membaca al-quran, tapi menginjak-injaknya.
Kalau korupsi uang rakyat, itu namanya tidak sembahyang, tapi menginjak Tuhan.
Sedang orang yang suka beramal, tidak korupsi, dan penuh kasih sayang, itulah
orang yang sesungguhnya sembahyang dan membaca Al-Quran.
Kriteria kesalehan seseorang tidak hanya diukur lewat shalatnya. Standar
kesalehan seseorang tidak melulu dilihat dari banyaknya dia hadir di kebaktian
atau misa. Tolok ukur kesalehan hakikatnya adalah output sosialnya : kasih
sayang sosial, sikap demokratis, cinta kasih, kemesraan dengan orang lain,
memberi, membantu sesama.
Idealnya, orang beragama itu seharusnya memang mesti shalat, ikut misa, atau
ikut kebaktian, tetapi juga tidak korupsi dan memiliki perilaku yang santun dan
berkasih sayang.
Agama adalah akhlak. Agama adalah perilaku. Agama adalah sikap. Semua agama
tentu mengajarkan kesantunan, belas kasih, dan cinta kasih sesama. Bila kita
cuma puasa, shalat, baca al-quran, pergi ke kebaktian, ikut misa, datang ke
pura, menurut saya, kita belum layak disebut orang yang beragama. Tetapi, bila
saat bersamaan kita tidak mencuri uang negara, meyantuni fakir miskin,
memberi makan anak-anak terlantar, hidup bersih, maka itulah orang beragama..
Ukuran keberagamaan seseorang sesungguhnya bukan dari kesalehan personalnya,
melainkan diukur dari kesalehan sosialnya. Bukan kesalehan pribadi, tapi
kesalehan sosial. Orang beragama adalah orang yang bisa menggembirakan
tetangganya. Orang beragama ialah orang yang menghormati orang lain, meski beda
agama. Orang yang punya solidaritas dan keprihatinan sosial pada kaum
mustadh'afin (kaum tertindas). Juga tidak korupsi dan tidak mengambil yang
bukan haknya.
Karena itu, orang beragama mestinya memunculkan sikap dan jiwa sosial tinggi.
Bukan orang-orang yang meratakan dahinya ke lantai masjid, sementara beberapa
meter darinya, orang-orang miskin meronta kelaparan.
Nama baru untuk Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
Cepat sebelum diambil orang lain!
___________________________________________________________________________
Dapatkan alamat Email baru Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/