Info bagi teman-teman milis.

Judul email ini "Mgr I. Suharyo: Ziarah Bukan Cari Pesugihan" diambil dari 
judul Majalah HIDUP edisi 20/Minggu 17 Mei 2009.  Judul ini merupakan gambaran 
dari Sajian Utama yang diangkat oleh HIDUP tentang kondisi acara ziarah di 
Tanah Air.

RIngkasanya sebagai berikut:

F.X. Tri Suranto menceritakan, doa-doanya di Gua Maria Kerep Ambarawa terkabul. 
Studi anaknya berhasil dan langsung dapat pekerjaan, usaha kateringnya pun 
lancar. Cicilia Sri Lestari menceritakan, baru lima hari berdoa Koronka di Gua 
Kerep, ia mulai memperoleh titik terang untuk mengatasi belitan utang. Angka 
pengunjung Gua Maria Kerep berkisar 5.000 sampai 7.000 pengunjung, pada 
bulan-bulan biasa. Pada bulan Mei mencapai dua kali lipat. Dosen Mariologi STF 
Driyarkara Jakarta B.A. Rukiyanto SJ mengatakan, "Di Indonesia gua Maria 
menjamur di mana-mana. Pada bulan Mei dan Oktober, tempat ziarah Maria dipenuhi 
umat. Ini sangat menggembirakan. Namun, kita perlu melihat adanya kecenderungan 
bisnis di sekitar ziarah Maria." Apa pendapat Mgr I. Suharyo soal ini, juga 
soal mencari "pesugihan" ke tempat ziarah?


Demikian ringkasan Sajian Utamanya.

Wasalam.


      

Kirim email ke