Dear all.
Saya teruskan berita menarik dan bagus tentang Konser Musik Polifonis oleh 
Paduan Suara Cappella Victoria, yang diambil dari Kompas di bawah ini, kepada 
kalian semua untuk menambah wawasan dan penghargaan kita terhadap musik Sakral 
Polifonis.
Semoga harapan Bartolucci dapat segera menjadi kenyataan.
 
Salam dan doa.
 
Shirley Hadisandjaja
Milano
*Anggota Sopran dari Paduan Suara Polifonis "Communion and Liberation" di 
Pavia, Italia
*Anggota Sopran dari Paduan Suara Polifonis "Santa Croce" di Mortara, Italia


--- On Thu, 7/30/09, Cappella Victoria  wrote:


From: Cappella Victoria 
Subject: Liputan Konser di KOMPAS.com: Polifoni Sakra, Kuno tapi Menyejukkan 
Jiwa
To: "Shirley Hadisandjaja" <[email protected]>
Date: Thursday, July 30, 2009, 11:12 AM







http://oase.kompas.com/read/xml/2009/07/28/21534923/polifoni.sakra.kuno.tapi.menyejukkan.jiwa

 
Polifoni Sakra, Kuno tapi Menyejukkan Jiwa

cappellavictoriajkt.multiply.com
Anggota Paduan Capella Victoria Jakarta
/
Selasa, 28 Juli 2009 | 21:53 WIB
KOMPAS.com — Musik menjadi bagian dalam hidup segenap insan manusia. Berbegai 
jenis musik disajikan dalam berbagai genre. Genre yang populer di kalangan 
masyarakat antara lain pop, rock, klasik, R&B, dan masih banyak lagi.

Nyanyian yang satu ini memang tidak terlalu populer dan jarang diminati anak 
muda zaman sekarang karena keberadaannya yang sudah lama dan dianggap kuno. 
Namun, bila dinikmati lebih lanjut, nyanyian polifoni sakra (sacred polyphony) 
dapat membawa suasana hati pendengarnya terhanyut ke dalam suasana yang 
menyejukkan, tenang, dan damai. 

Berbeda dengan orkestra yang hanya menampilkan alunan alat musik saja, nyanyian 
polifoni sakra malah tidak menggunakan satu alat musik pun. Nyanyian tanpa 
iringan alat musik (acapella) ini hanya memperdengarkan suara-suara emas yang 
dipadukan menjadi satu harmonisasi lagu yang indah dengan komposisi beberapa 
suara.

Polifoni sakra (nyanyian suci) merupakan sebutan untuk nyanyian gereja Katolik 
yang diciptakan pada Zaman Renaissance (1450-1600). Umumnya nyanyian-nyanyian 
seperti ini digarap dalam bahasa Latin. Setiap kata-kata dalam nyanyian ini 
memiliki arti mendalam sehingga membutuhkan konsentrasi khusus untuk dapat 
lebih menikmatinya. Misalnya "ubi caritas et amor, Deus ibi est" yang berarti 
"jika ada cinta kasih, hadirlah Tuhan". Nada-nada pilihannya pun menghantarkan 
setiap pendengar untuk lebih menghayati nyanyian tersebut.

Sesuai dengan namanya, nyanyian polifoni sakra memiliki lebih dari satu suara 
(part) yang terdiri atas nyanyian pokok (cantus firmus) dan motif imitasinya. 
Mungkin kita lebih mengenalnya dengan sebutan kanon. Namun, kanon dalam 
nyanyian polifoni skara sudah melalui tahap gubahan sehingga lebih kaya nada. 
Pada nyanyian polifoni sakra sering ditambahkan pula aksen maupun variasi nada 
disonan untuk membuat pergerakan setiap suara semakin dinamis. Tekstur musik 
ini disusun lebih menyatu agar kaya harmoni.. 

" Para komponis telah sungguh-sungguh membuat lagu yang menyentuh. Mereka telah 
disiplin membuat lagu-lagu tersebut," ujar Pastur Boli Udjan, Sekretaris 
Eksekutif KWI dalam acara "Konser Musik Gereja: Nyanyian Polifoni Sakra" di 
Gereja Katolik Santa Theresia Jakarta , Sabtu (25/7). Konser Musik Gereja ini 
merupakan persembahan paduan suara Cappella Victoria yang membawakan 9 buah 
lagu.

Dalam acara tersebut diperdengarkan karya-karya komposer-komposer besar yang 
sangat berpengaruh pada perkembangan polifoni sakra. Komposer-komposer besar 
tersebut antara lain Giovanni Pierluigi da Palestrina (1525-1594), Gregorio 
Allegri (1582-1652), dan Domenico Bartolucci (*1917). Mereka telah menciptakan 
banyak nyanyian polifoni sakra, antara lain Sicut cervus desiderat (salah satu 
karya paling terkenal dari Palestrina); Miserere mei, Deus karya Allegri yang 
terkenal dengan nada C tingginya; serta Ubi caritas dan O sacrum convivium 
karya Bartolucci.

Bartolucci dalam usianya yang ke-90-an, kembali mengutarakan impian utamanya 
yaitu "kembalinya" musik polifoni sakra Palestrina dan kantus Gregorian.

M6-09 
 



      

Kirim email ke