Perlukah Uang Saku Bagi Anak? Pelajaran terbaik berasal dari pengalaman sulit. Ketika anda mulai memberikan anak uang saku, ia akan mulai mempelajari pelajaran berharga mengenai bagaimana menggunakan uang dengan bijaksana.
Sebelum mulai memberinya, jelaskan bagaimana menggunakan uang, bagaimana ia sebaiknya membelanjakan uang, dan resiko kalau terlau banyak belanja, dan berapa banyak sebaiknya ditabung. Berapa besar anda sebaiknya memberi tergantung pada pendapatan keluarga, usia anak dan apa yang anda harapkan darinya dengan uang saku tersebut. Anda dapat mulai memberinya mingguan, biarkan ia memutuskan, tentunya dengan bimbingan anda. Jika ia tidak mematuhi nasehat dan membuat kesalahan, pelajaran mengatur keuangan akin ia dapatkan. Berikut beberapa petunjuk: - Cukup untuk menabung bukan untuk foya-foya Berikan cukup uang saku untuk mendorong menabung tetapitidak terllau besar sehingga anak anda dapat membeli segala yang ia inginkan. Menabung sekalipun hanya Rp. 500 per hari akin mengajarkannya memprioritaskan dan merencanakan mesa depan. Uang saku yang terllau besar akin mendorong keinginan untuk membeli dan menciptakan harapan yang tidak real. - Berikan uang saku per hari Atur untuk memberikan uang saku harian dan tetap konsisten. Jika anda terlambat memberikan uang saku, anda akin menjelek-jelekan langkahny adalm pengaturan uang. Persiapakan setiap hari dari awal dalam setiap minggunya untuk memaksa anak anda merencanakan pengeluaran diakhir pekan. - Tentukan petunjuk Berikan aturan apa yang ia dapat beli. Barang-barang tertentu seperti junk food dan video game yang mengandung kekerasan sebaiknya dilarang. Ide baik untuk memintanya pertimbangan terlebih dahulu sebelum membeli. - Awasi pengeluaran Pertama kali anda memberinya uang saku, ini artinya uang menjadi miliknya. Tetapi sebaiknya anda mengawasi bagaimana uang tersbut digunakan. Cara terbaik mengawasi pengeluarannya tanpa terlalu mengatur adalah memberikannya buku pengeluaran sehingga anda memeriksanya secara teratur. - Maklumi bila ada kesalahan Jangan terkejut atau khawatir jika anak anda kadang-kadang kelebihan pengeluaran dan meminta kembali uang saku belum waktunya. Ini bisa terjadi karena ada sesautu yang tidak diduga atau penting muncul atau ia mungkin membuat kesalahan dan perlu bantuan untuk menyelesaikannya. Jangan memarahinya atas kesahan tersebut. Anggap saja sebagai pengalaman belajar. - Jangan hubungan uang saku dengan tugas Jelaskan bahwa pekerjaan dan tugas yang anda inginkan ia lakukan dirumah tidak ada hubunganya. Jika anda ingin memberikan penghargaan atas pekerjaan rumah, berikan terpisah dari uang saku. - Jangan gunakan uang saku untuk menghukum Jika anak melakukan kesalahan, jangan cabut hak dia mendapatkan uang saku. Cari hukuman yang sesuai dengan kesalahan yang ia lakukan. Tetapi jika ia hanya kurang hati-hati cukup beri dia pelajaran untuk lebih berhati-hati. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Life without art & music? Keep the arts alive today at Network for Good! http://us.click.yahoo.com/7zgKlB/dnQLAA/Zx0JAA/wnIolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Ditunggu selalu kontribusinya baik lewat website maupun mailing list. Cara kirim cerita di website Sarikata.com : http://www.sarikata.com/index.php?fuseaction=home.kirim_cerita Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/sarikata/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
