Quote:
Dia merasa heran mengapa banyak orang melarang dirinya berpoligami pada saat
masyarakat seolah membenarkan perzinaan. ''Zina jelas dilarang,'' tambahnya.
*********************************************************************************************************************************
Aa Juga Manusia..
Mengejutkan, salah seorang dai yang sudah dijadikan panutan oleh sejumlah
orang sebagai sosok idola, tiba-tiba menyita perhatian jamaah luas. Sontak
hujan protes ditujukan kepada dai tersebut atas tindakannya, menikah lagi.
Tidak ada yang bisa mengira dia melakukan tindakan tersebut kendati direstui
istri pertamanya yang mengaku sangat ikhlas bila belahan hatinya itu memutuskan
untuk menikah lagi. Namun, keikhlasannya itu tidak membuat jamaahnya maklum
karenanya.
Dialah Abdullah Gymnastiar atau dikenal dengan panggilan Aa Gym yang telah
menikah atau berpoligami sejak tiga bulan lalu. Wanita yang dinikahinya adalah
janda cantik beranak satu bernama Elfarini Eridani yang tidak lain adalah salah
seorang staf di tabloid MQ. Sejak kabar pernikahan itu tersiar luas, berbagai
tanggapan berupa cacian dan simpati pun terus mengalir ke Aa Gym dan Teh Ninih
yang telah memberinya enam anak tersebut.
Kendati demikian, Aa Gym selalu menekankan dan kembali meminta masyarakat
tidak emosional. Ia juga meminta masyarakat bersikap proporsional untuk
menyikapi keputusannya menikah lagi itu. ''Mengapa Aa menikah lagi, semua itu
ada pertimbangan yang matang dan bukan semata-mata karena keputusan sesaat. Itu
melalui proses yang lama,'' ujarnya dalam jumpa pers, Sabtu lalu.
Banyak pesan-pesan singkat yang masuk ke ponselnya berisikan kecaman terhadap
keputusannya menikahi Rini. Salah satu di antara pesan itu berbunyi ''Aa Gym
harus buka soal pernikahan Aa supaya Anda tidak dibilang munafik, membohongi.
Anda jangan jual moral dengan berlindung di balik agama.''
Dari bunyi pesan singkat tersebut, sepertinya tindakan Aa Gym di mata
jamaahnya dalam memutuskan berpoligami dianggap sebagai sebuah pelanggaran.
Jelas pandangan jamaahnya itu dibantah oleh Aa Gym secara tegas. Sebab, di satu
sisi perbuatan zina semakin meningkat di masyarakat. Dia merasa heran mengapa
banyak orang, terutama kalangan ibu-ibu, melarang dirinya berpoligami pada saat
masyarakat seolah membenarkan perzinaan. ''Zina jelas dilarang,'' tambahnya.
Selama ini memang jamaah wanita selalu melarang Aa Gym berpolitik dan
berpoligami. Namun larangan berpoligami jelas sangat sulit untuk tidak
dilakukannya, sebab di satu sisi poligami itu dibenarkan sepanjang berdasarkan
syariat Islam. ''Aa kadang cemas dengan orang-orang yang menuntut Aa jadi
panutan. Seakan-akan panutan seperti Superman, harus serbasempurna. Kasihan
juga Teteh, kelihatannya harus jadi wanita yang ideal juga. Ini banyak baiknya,
tapi banyak bahayanya juga,'' tegasnya.
Kendati terpukul, Teh Ninih sudah mengikhlaskan suaminya untuk menikah lagi
kendati dia mengaku tidak mudah membayangkan untuk memutuskan. ''Saya tidak mau
terlarut dalam nafsu. Ini merupakan salah satu ujian dari Allah dan inilah yang
sedang saya rasakan saat Aa memutuskan untuk menikah lagi, sebab sesungguhnya
tidak semudah apa yang dibayangkan,'' tuturnya.
Dia mengakui, memang berat bagi wanita untuk menerima suaminya berpoligami,
sebab sesungguhnya dia sempat sakit demam saat mendengar Aa melontarkan wacana
poligami itu.
''Untunglah Aa dengan bijaksana memberikan pemahaman poligami ini sejak lima
tahun belakangan ini, sebab sejatinya saya sempat mengalami panas dingin, demam
karena wacana itu,'' ujarnya.
Bertanggung Jawab
Sejak itulah, Teteh memutuskan jika memang itu sudah kehendak Allah, maka
dirinya akan mengikutinya saja. Sebab, Aa Gym jelas merupakan orang yang
bertanggung jawab. Mendengar pengakuan itu, Aa Gym langsung menimpali, ''Saya
Abdullah Gymnastiar pantang lari dari tanggung jawab. Apa yang dikatakan Teteh
tidak ada rekayasa untuk melindungi Aa.''
Teh Ninih juga mengucapkan terima kasih terhadap kiriman SMS yang semuanya
mendoakan dan memberikan simpati secara langsung kepadanya. Baginya, itu
merupakan bukti kebesaran Allah, bahwa semua pihak sangat sayang kepadanya.
''Kalau SMS yang dikirim kepada Aa banyak yang menghujat, SMS kepada Teteh
semuanya baik. Ternyata untuk jadi istri yang ikhlas butuh perjuangan,''
tuturnya.
Kendati demikian, Aa Gym menyadarkan jamaahnya bahwa dirinya tidak layak lagi
menjadi panutan, sebab dirinya sekali lagi hanyalah seorang manusia biasa, sama
derajatnya dengan yang lain di mata Allah. Dia juga meminta maaf kepada semua
jamaahnya atas keputusannya itu. ''Moga-moga pengalaman kami menjadi hikmah,
menjadi ilmu yang bermanfaaat. Aa sulit mencari solusi sebelum menjalaninya. Aa
menghargai respons apa pun, semoga menjadi hikmah,'' ujarnya.
Keputusan berpoligami yang dilakukan oleh Aa Gym itu menjadi perhatian Ketua
Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin saat dihubungi terpisah.
Dia mengatakan, memang ada beberapa riwayat yang membolehkan seseorang untuk
menikah lagi dan berpoligami sepanjang orang tersebut mampu melakukannya dan
bukan orang yang sembarangan.
===============================================XXX
---------------------------------
Any questions? Get answers on any topic at Yahoo! Answers. Try it now.
[Non-text portions of this message have been removed]