Bagi kalangan bawah terlebih yang baru mau mengenal "nasionalisme, demokrasi, 
dan agama di Indonesia" pengaruhnya terhadap kejiwaan adalah justru menimbulkan 
rasa sakit hati atau stress. karena setiap peristiwa didalam proses sosial, 
ekonomi, budaya dan politik adalah kutipan dari peristiwa pada sejarah yang 
pernah terjadi. 
 
aku selalu berusaha untuk tetap memperhatikan gerak - gerik, tingkah polah 
orang - orang modern dinegeri kita ini, meskipun lama kelamaan serasa neg diulu 
hati. karena orang - orang kota kehilangan jati diri, dan yang lebih 
membahayakan " mereka adalah anak bangsa". 
 
coba anda renungkan sejenak, mengenai Agama misalnya. Mungkin benar menurut 
Gunawan Muhamad bahwa Tuhan itu di bungkam. dan manusia masing - masing sibuk  
mendebatkan kebenaran dengan simbol keyakinan. kita tidak menyadari bahwa Tuhan 
bukan milik kita,Tuhan bukan milik golongan Agama tertentu, tetapi kita adalah 
milik Tuhan dan yang mengatur tentang segalanya adalah Tuhan bukan ciptaanya. 
dengan demikian Agama yang beraneka ragam didunia ini tetap bermuara pada satu 
Tuhan.  pernyataan ini bukan untuk diperdebatkan, tapi untuk disadari bukankah 
ketika Gempa Tsunami melanda aceh semua adalah atas kehendak Tuhan, dan 
korbanya tidak dipilah - pilah dari golongan apa atau agama apa? 
 
apakah kita tetap akan berpendirian pada fanatisme golongan, atau akan marah 
dan tersinggung  oleh sebab kita menguasai injil, Qur'an, weda, tripitaka ? 
 
seumpamanya antara mesjid Istiqlal diledakan, atau gereja - gereja di Bom, 
apakah kita akan percaya begitu saja bahwa pelakunya adalah orang - orang 
Islam, atau Orang - orang Kristen ? 
dan kita tetap sebodo amat dengan otak - otak dari pelaku tersebut. dan akan 
lebih percaya pada pemberitaan media massa. 
 
didalam politik, apakah kita benci PKI  yang oleh sejarah dinyatakan sebagai 
Partai yang kejam ? kemudian kita hidup di Orde Baru Aman, Nyaman dan diawasi 
gerak gerik kita. lantas setelah ORBA runtuh ada  yang bilang bahwa otak PKI 
adalah SOEHARTO. 
 
pernahkah kita mendapat kuliah tentang Imperium ? lantas apakah kita akan tetap 
bangga karena nilai skripsi kita "A" oleh karena tema yang kita sajikan 
diperkuat oleh pendapat, Socrates, Plato, Aristoteles, Paulus, Maciavelli dan 
lain-lain. bukan menurut kita sendiri. 
 
     
 
 
 
 

                
---------------------------------
Yahoo! Mail
 Stay connected, organized, and protected. Take the tour

[Non-text portions of this message have been removed]



 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/sastera/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke