STEPHEN BOSCHMAN ( I )
   
  Seorang lelaki muda termenung pasrah, 
  meraba angin tiada berjarak untuk hatinya.
  Membara! Terbakar sudah harapan romansa…
   
  “Stephen Boschman! Kau hanyalah seorang prajurit
  di tanah jajahan ini. Namun, di tanah inilah cintamu bermula.
  Cinta tulusmu kepada keindahan seorang gadis pribumi.”
  Kata-kataku merayap perlahan di jurang benaknya.
   
  Dan ia hanya berdiam, berdiri kaku dengan mata menegang.
  Melukai mimpinya di pinggir jalan Mesteer Cornelis.
  Di jalan inilah ia memahami sebuah cinta.
   
  “Terlarangkah mencintai seorang gadis pribumi?
  Oh, ketakutanku untuk cinta… Hadir bermula sudah!”
  Stephen Boschman mengukir kecewa pada belaian angin.
   
  Ia berharap pada angin untuk membawa hatinya yang terkoyak. 
   
  2006, Leonowens SP
   

 __________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke