BENEDENSTAD ( I )
   
  Di BenedenstadÂ…
  Nyonya Bernike berdiri menyambut hujan merintik,
  tak hirau langit bergemuruh riuh petir bersahutan.  
  Angin bergerak cepat, membawa butiran hujan
  menerpa gaunnya. Menggenggam payung 
  di tangan terkepal, sang nyonya melantunkan
  kesepiannya, meratap dihadap tembok benteng kota.
   
  Di tembok itulah sebuah awal kehidupannyaÂ…
  Tentang cinta dan selaksa pengharapan.
   
  2006, Leonowens SP    

 __________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke