SANG PENUNGGANG ( I )
   
  “Sang Penunggang!”
  Ia dijuluki oleh penduduk desa, sebagai Sang Penunggang…
  Entahlah, tiada mengetahui gerangan beliau. Ia datang tiba-tiba,
  setelah matahari berada di pucuk menara kastil yang sunyi.
  Dan ia akan lenyap dihamparan malam, setelah bulan
  menenggelamkan dirinya dibalik ranting Oak.
   
  Kastil itu terlalu sunyi untuk ditinggalkan…
  Namun, Sang Penunggang hadir dari arah kastil itu,
  dengan kuda berwarna hitam legam, bermata merah nanar,
  dan bersuara lengking, leburkan nyali penduduk desa perbukitan.
   
  Sang Penunggang itu tersenyum setelah berdiri di atas perbukitan.
  Tiada muasal arah senyumnya, dan tiada tertuju untuk siapakah disana…
   
  2006, Leonowens SP     

 __________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke