GEREJA SUNYI ( IV )
   
  Gereja itu telah memejam matanya, tenang… Setelah melalui 
  tahun-tahun berduri bersama keturunan kaum Indian. 
  Yang kini–mereka telah tiada–berlalu punah.
   
  Dimanakah suku yang hilang itu?
   
  Lenyap sudah, ditelan waktu dan masa penghabisan. 
  Mimpi kebebasan telah ditanam diatas bebatuan bersalju: 
  “kepada mereka dengan nafas-nafas yang terjajah.”
   
  Hanya bayangan lembut membisik dalam khayal,
  bergema di sisi nurani pencarian. Seakan suara itu hadir, 
  terdengar sayup membawa kidung romansa Natal .
   
  Gereja tua itu setia bertahan di punggung gunung bersalju,
  sunyi bersandar di bebatuannya...
   
  2007, Leonowens SP

 __________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke