KASTIL TERLARANG ( VI )
   
  “Segala serapah kepada kastil itu
  telah menyejarah, hingga sunyi tak lekang
  oleh kebencian turunan. Kaum bangsawan disana
  telah berakhir tanpa menyisakan nafas bagi
  penerus darahnya. Semua lenyap!
  Menjadi abu di tiang-tiang pembakaran…
  Oh, sebuah dendam dengan mimpi kebebasan.”
  Orang tua itu tersenyum, walau tiada dilalui jalan waktu.
  Baginya, sebuah kebencian telah berlari abadi.
   
  2007, Leonowens SP

 
---------------------------------
Have a burning question? Go to Yahoo! Answers and get answers from real people 
who know.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke