Berani ngajak, berani anter-jemput juga enggak, Pak?
Hehehe...

Saya pengamatan di Turgo aja deh. Selasa (25/03), dari
Turgo teramati juga raptor migran. Yah, enggak jauh
dengan record Pak Bas di KedungOmbo, saya berhasil
mencatat 2 ekor sikep-madu asia yang teramati bergerak
ke barat. Hehehe... (2 ekor dibilang enggak jauh?!)  

Sabtu (26/03), rencana mau ke Turgo lagi. Kali ini mau
pengamatan burung cabe gunung yang sedang bersarang. 

Ayo yang lain, KedungOmbo atau Turgo? :p

Imam T   


--- Kang Bas <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Salam
> 
> Hari Minggu melanjutkan perburuan raptor migran,
> mumpung masih banyak. Sasaran ke daerah Waduk Kedung
> Ombo. Waduk ini berada di pedalaman Jateng, daerah
> perbatasan Kab. Grobogan, Kab. Boyolali, dan Kab.
> Sragen.
> 
> Jam 5.00 saat hari masih gelap, kami sudah meluncur.
> Lewat Salatiga yang sejuk, sempat menggigil karena
> belum sarapan. Selepas kota Salatiga, belok ke
> Timur,
> lewat jalur alternatif menuju Kab. Sragen.
> Sampai di Boyolali sempat bertanya dua kali, karena
> lokasi sasaran sebelah barat waduk, bukan jalur
> utama
> wisata ke waduk, sehingga jarang yang tau arahnya.
> 
> Tepat jam 7.00 sampai di inlet waduk, setelah
> menempuh
> jarak 85 km. Sambil menunggu panas, kami sarapan
> dulu
> di pasar Kemusu, Boyolali. Setelah kenyang, meluncur
> lagi ke Utara ke arah perbukitan.
> Di atas bukit nampak waduk membentang di sisi timur.
> Satu jam scanning tidak ada yang melintas sisi
> selatan
> waduk. Saat scanning hutan sebelah utara, baru
> nampak
> migran soaring. Kami putuskan menuju arah hutan.
> 
> Masuk kawasan hutan jati, kami menyusuri sebelah
> utara
> waduk. Beberapa kali berjumpa migran, namun belum
> mendapatkan spot ideal.
> Masuk ke hutan lebih dalam dapat view luas. Yang
> muncul malah Elang-ular bido, 5 ekor soaring
> teritori
> berisik sekali. Pertanda bagus, biasanya akan
> melintas
> migran dalam jumlah banyak. Namun ditunggu 1/2 jam
> sepi....
> 
> Balik menuju jalur utama sambil terus jelalatan ke
> langit. Di kawasan terbuka tiba2 nampak ratusan
> soloensis melintas. Segera kami amati arah lintasan.
> 
> Dari spot ini nampak jelas lintasan pecah menuju dua
> arah. Yang utama menuju arah Penggaron (barat laut).
> Sebagian menuju arah Rawa Pening (barat).
> Tercatat 8 Sikep madu, 1 A. gularis, dan 420 A.
> soloensis.
> 
> Siang hari kami pulang, lewat jalur utara menuju
> arah
> Kab. Grobogan. Jalan hancur lebur, bikin badan
> pegal.
> Namun lumayan, dapat spot lintasan juga. Lintasan
> dari
> arah Purwodadi (timur), tepat menuju Penggaron
> (barat).
> 
> Masih menyimpan tanda tanya. Apakah sumber asal
> lintasan, menyebarang waduk atau menyusuri hutan
> sebelah utara. Target selanjutnya di sisi timur
> waduk.
> Untuk kesana harus berangkat lebih pagi lagi, karena
> sudah masuk Kab. Sragen dan memutar cukup jauh.
> 
> Ada yang mau ikut? Batak? Imam? Udin? Yang lain?
> 
> Kang Bas
> 
> 
>      
>
____________________________________________________________________________________
> Be a better friend, newshound, and 
> know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now. 
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ



      
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and 
know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.  
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ

Kirim email ke