fotonya dishare donk yak...!!!

jangan cuman cerita aja, sapa tahu ada yang lebih tertarik dan mau ikut 
berkegiatan di sana. sebenarnya aku mau ikutan nimbrung tapi belum bawa foto 
dan data penemuan sarang bulan april kemarin. besuk lagi ja nyambungnya.

jarot


----- Pesan Asli ----
Dari: Dewi Prawiradilaga <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: KB <[email protected]>
Terkirim: Senin, 9 Juni, 2008 14:31:10
Topik: Re: [SBI-InFo] Cerek Jawa Trisik


Pak Bas,
Sangat menarik ceritera anakan Cerek Jawa yang sudah bisa meninggalkan sarang 
pada umur < 1 hari. Apa seperti anak maleo yang sangat 'modern' menetas sendiri 
dan langsung lari setelah menetas?
Salam,
Dewi Prawiradilaga


2008/6/9 bambang baskoro <uya_baskoro@ yahoo.com>:

Sekedar info lapangan
 
Saat patroli penyu yang sudah mulai melakukan rutinitas bertelur, ada 4 sarang 
Cerek Jawa yang saya temukan (belum termasuk temuan dari Batak/KIBC, 
Imam/BIONIC atau yang lainnya). rata-rata jumlah telur 2-3 butir. selain telur 
Cerek Jawa, 2 sarang dan 4 telur Cabak Kota juga ditemukan disini. lokasinya 
mirip, berada di areal padang pasir dengan beratapkan rumput Spinifex sp, tidak 
ada material yang disusun, hanya diletakkan di atas pasir. Posisi sarang berada 
di laguna timur Trisik, sedangkan sarang cabak ada di laguna tengah (bagi yang 
tidak tahu, mungkin bisa melihat di Googleearth) . telur Cerek Jawa 
teridentifikasi selama 23 hari menetas, dan belum genap 1 hari anakan sudah 
bisa meninggalkan sarang. Perilaku kedua jenis ini sangat unik dalam menjaga 
sarang. Cerek Jawa terbang rendah dan berputar-putar menjauhi sarang. sedangkan 
Cabak pura-pura luka dan menggelepar, dan ketika didekati segera terbang 
menjauh. Niat keduanya jelas hanya memancing agar
 saya tidak mendekati sarang. tetapi saya manusia, bukan pemangsanya, bukan 
pula mau membunuhnya, sehingga saya bisa menemukan sarang-sarang 
mereka...(tipuan mereka tidak berguna!!! kasihan!!!). 
temuan ini tidak jauh berbeda dengan yang saya temukan di Muara Gembong, Demak, 
Indramayu dan Wonorejo. hanya struktur sarangnya yang berbeda. rata-rata di 
pertambakan mereka melindungi sarang dengan cangkang kerang tambak yang 
lincip-lincip. sedangkan di sini tidak ada pertambakan, hanya sampah-sampah 
bekas banjir yang digunakan... (biar menipu kaleee!!!)
Namun kesenangan ini belum tuntas, sebab Penyu yang saya nanti-nantikan belum 
juga muncul ke daratan..(Oh. ..kapankah kau akan datang sayang...??? )
 
Uya' dalam penantian
(Beda genus dengan Pak bas) 
 
    


      ________________________________________________________ 
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi 
Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/

Kirim email ke