Teman dicky yang baik, menarik sekali ceritanya. Memang menarik jika bisa 
mendapatkan informasi langsung dari lapangan. apa lagi tentang penjualan 
burung. ngomong2 kesana sendiri atau bersama teman? Karena perlu diantisipasi 
juga klo ingin mencari informasi ke lokasi penjualan satwa seperti itu. 
Usahakan tidak begitu mencolok. hal ini bisa dari pakaian, cara kita bertanya, 
dan gerak-gerik kita. Karena pernah ada kejadian teman dari suatu oraganisasi 
tertangkap tangan melakukan investigasi dan akhirnya dipukuli oleh penjual. 
Mungkin utnuk lebih baiknya kmu bisa minta info ke teman-teman JBC  untuk tahu 
bagaimana cara investigasi yang aman...karena beberapa waktu lalu mereka 
melakukan investigasi tentang perdagangan elang di Pasar burung Pramuka...


best regards,

Sephy

----- Original Message ----
From: dicky.wibowo <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Sunday, July 20, 2008 17:58:01
Subject: [SBI-InFo] misi nanya burung pada pedagang burung


tadi pagi setelah melihat-lihat sepeda mampir ke pedagang burung di
belakang BTM bogor, misi cuma nanya-nanya burung sama pedagang burung,
tapi sialnya pas nanya-nanya harga burung (cuma tanya tok), malah
dicuekin sama pedagangnya. di salah satu toko burung belakang BTM tadi
terdapat beberapa burung liar yang kemungkinan besar merupakan hasil
tangkapan dari alam yaitu kacamata biasa (sepertinya baru nangkap,
soalnya masih segar-segar) , kutilang dan cucak kuning  (sepertinya
masih menjadi idola para pedagang burung), tekukur biasa, gelatik jawa
(sepertinya hasil tangkapan), dederuk jawa, bondol, dan pelatuk (lupa
pelatuk apa), selain itu ada juga kalong (sepertinya nagkap dari KRB).
selain itu si pedagang tersebut juga tiba-tiba jadi galak dan sempat
nanya harga burung (kalo tidak salah pipit benggala) harganya berbeda
2 kalinya antar penjual. padahal masih dalam satu toko. karena
dicuekin akhirnya misi nanya-nanya burung tidak berhasil. entah
kenapa, kemungkinan besar gara-gara pakai kaos bertuliskan "selamatkan
fauna indonesia". setelah merasa dicuekin akhirnya pergi ke pasar
anyar, misi masih sama yaitu nanya-nanya burung sama pedagang burung.
lumayan juga di pasar anyar malah berhasil ngobrol-ngobrol sama pak
pedagang burung. katanya burung-burung hasil tangkapan alam yang biasa
dijual adalah hasil kiriman dari solo dan jogja. katanya lagi kalau di
bogor (katanya pak pedagang burung pasar anyar) kepala kehutananya
galak, tidak boleh nangkap burung lagi, kalau ketahuan nangkap
burungnya disita lalu dilepaskan lagi........ ....(dalam hati : bagus
juga, supaya para penangkap burung menjadi jera). tapi sayangnya kalau
burung tangkapan itu sudah berhasil masuk ke pedagang maka burung
tangkapan itu aman dari petugas.

    

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

Kirim email ke